Jumat, 21 September 2012

HAMBA YANG DICINTAI ALLAH.

Assalamualaikum
Warahmatullahi Wabarakatuh.

HAMBA YANG DICINTAI ALLAH.

Ibn Majah dan al-Hakim meriwayatkan daripada Aslam: "Pada suatu hari, Umar bin al-Khattab melihat Mu'az bin Jabal sedang menangis di sisi kubur Nabi s.a.w.. Beliau lalu bertanya: "Apakah yang menyebabkan kamu menangis?"

Mu'az menjawab: "Aku teringat sesuatu yang aku dengar daripada penghuni kubur ini. Aku mendengar Rasulullah s.a.w. bersabda (yang bermaksud): 'Sesungguhnya sedikit riyak ialah syirik. Sesiapa yang memusuhi wali Allah, maka dia telah menyatakan perang kepadaNya. Sesungguhnya Allah mencintai hamba-hamba yang berbakti, bertaqwa dan tersembunyi. Jika mereka tidak hadir, tidak ada yang mencari. Jika mereka hadir, tidak ada yang mengenalinya. Hati mereka ialah lantera-lantera petunjuk."

Kekasih Allah tidak menyukai kemahsyuran. Mereka selalu khuatir andai amal ibadahnya ditolak, meskipun telah melakukannya dengan sempurna. Kesibukannya dengan Allah tidak meninggalkan baki masa baginya untuk mendengar pujian atau celaan orang lain.

Berkata Syeikh Abdul Qadir Dastutui: "Seseorang hamba tidak patut berbangga dengan ilmu, harta dan jabatan yang dimilikinya sebelum ia selamat melintasi titian sirat. Apa gunanya pujian jika ia tetap terjatuh ke dalam neraka pada hari kiamat nanti?

Semoga Allah memberikan keikhlasan di hati-hati kita, mengampuni dosa-dosa kita dan menerima amal ibadah kita. Amin ya Rabbal'alamin.

Berbuat baik kerana Allah, kita akan bahagia dan berjaya di sana

Assalamualaikum
Warahmatullahi Wabarakatuh.

Berbuat baik demi mendapatkan penghargaan dari manusia, kita akan kecewa. Berbuat baik kerana Allah, kita akan bahagia dan berjaya di sana.

Rabu, 12 September 2012

Azab Kubur




Alam kubur merupakan persinggahan pertama dari persinggahan-pe
rsinggahan akhirat. Setelah manusia mati dan hidupnya terputus, maka dia akan pindah ke akhirat melalui jalan persinggahannya yang pertama yaitu alam kubur. Untuk mulai mendapatkan balasan atas amal perbuatannya. Barangsiapa yang berbuat baik, maka dia akan dicukupkan oleh Allah atas kebaikannya dengan kenikmatan di dalam kubur. Dengan menggantinya menjadi salah satu taman dari taman-taman surgawi. Sedangkan orang yang berbuat tercela-na’udzubillah-akan dihukum oleh Allah dikuburnya dengan mengubah kuburannya menjadi salah satu lubang dari lubang-lubang neraka. Kemudian kenikmatan atau azab di kubur itu akan terus berlanjut hingga Hari Kiamat. Dan manusia dibangkitkan dari kuburan mereka untuk dihisab, kemudian dimasukkan ke dalam surga atau neraka.

Pendapat ulama salaf tentang azab kubur.

Imam Ahmad Rahimahullah berkata, “Azab kubur adalah benar. Yang mengingkarinya, kecuali orang yang sesat dan menyesatkan. (Thabaqoot Al-Hanabilah, I, 62)

Abu Hasan Al-Asy’ari setelah menjelaskan ushul Ahlu Sunnah wal Jama’ah yang mereka sepakati atasnya berkata, “Mereka sepakat bahwa azab kubur adalah benar dan bahwa manusia akan diuji di dalam kuburan mereka setelah mereka dihidupkan dan ditanya, maka Allah akan menolong orang-orang yang senang ditolong”. (Risalah ila Ahli Ats-Tsaghir, 179, karya Hasan Al-Asy’ari)

Muhammad bin Husain Al-Ajiri, setelah memaparkan hadits-hadits dan atsar yang menunjukkan atas adanya azab kubur dan kenikmatannya, beliau berkata, “Alangkah buruknya keadaan orang yang mendustakan hadits-hadits ini. Dia telah sesat dengan kesesatan yang jauh, dan telah merugi dengan kerugian yang nyata”. (Al-Ajiri, Asy-Syari’ah, 364)

Ibnu Abdul Barr setelah menyebutkan doa, “Allahumma inni a’udzu bika min ‘adzabi Jahannam wa a’udzu bika min ‘adzabi al-qobr” berkata, “Dalam hadits ini terdapat ketetapan tentang adanya azab kubur dan tidak ada perselisihan pendapat di antara Ahlu Sunnah wal Jama’ah tentang bolehnya membenarkannya, meyakininya dan mengimaninya”. (Ibnu Abdul Barr, XII, 186)

Syaikh Al-Ashbahani membuat satu pasal khusus dalam bukunya Al-Hujjah fi Bayani Al-Muhijjah dengan judul “Sanggahan kepada Orang yang Mengingkari Adanya Azab Kubur” kemudian memuat di dalamnya beberapa hadits untuk menetapkan adanya azab kubur. (Al-Ashbahani, Al-Hujjah fi Bayani Al-Muhijjah, I, 449)

Ibnu Rajab Al-Hanbali Rahimahullah menulis sebuah buku berjudul Ahwalu Al-Qubur yang di dalamnya, pada bab keenam, berbicara tentang azab kubur dan kenikmatannya seraya berkata, ”Al-Qur’an telah menunjukkan atas adanya azab kubur di banyak tempat. Kemudian dia menyebutkan beberapa ayat dan pendapat para mufasirin seputar masalah tersebut. Sebagaimana yang disebutkan, banyak hadits yang menunjukkan atas adanya azab kubur dan kenikmatannya”. (Ibnu Rajab, Ahwal Al-Qubur, 39-81)

Syaikh Abdul Qodir Al-Jailani juga menegaskan bahwa kita wajib beriman kepada Malaikat Munkar dan Nakir. Dan keduanya akan bertanya kepada mayit di kuburnya. Beliau berkata, “Kami beriman bahwa Malaikat Munkar dan Nakir akan turun kepada setiap orang, selain para nabi. Dan keduanya akan bertanya dan menguji agama apa yang dianut. Keduanya akan mendatangi kuburan lalu dikirimlah ruh kepadanya dan duduk. Jika ditanya dan bisa menjawab, maka ruhnya akan tercabut tanpa rasa sakit”. (Al-Jailani, Al-Ghinyah, I, 66)

Pendapat-pendapat tentang kewajiban mengimani azab kubur dan kenikmatannya sebagaimana di jelaskan oleh ulama salaf di atas merupakan akidah Ahlu Sunnah wal Jama’ah yang mereka tetapkan dalam ushul mereka.

Dalil-dalil Ahlu Sunnah wal Jama’ah

Ulama Ahlu Sunnah wal Jama’ah dalam menetapkan adanya azab kubur dan kenikmatannya ini berdasarkan pada nash-nash Al-Qur’an dan Sunnah yang suci.

Pertama: Dalil-Dalil dari Al-Qur’an

1. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,”Allah meneguhkan (iman) orang-orang yang beriman dengan ucapan yang teguh itu dalam kehidupan di dunia dan di akhirat; dan Allah menyesatkan orang-orang yang zhalim dan mengerjakan apa yang apa yang Dia kehendaki”. (QS. Ibrahim : 27). Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam menafsirkan bahwa ayat itu diturunkan untuk menjelaskan tentang azab kubur. Dari Al-Barra’ bin Azib radhiyallahu ‘anhu dari nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam brsabda, “Jika seorang mukmin telah diletakkan di dalam kuburnya, dia dating kemudian bersaksi, “Tiada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah Rasulullah,” Itulah maksud firman Allah, “Allah meneguhkan iman orang-orang yang beriman dengan ucapan yang teguh”. Hadits ini diturunkan dalam masalah azab kubur”. (Al-Bukhori no. 1369 dan Muslim no. 2871)

2. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman, “Kepada mereka ditampakkan neraka pada pagi dan petang, dan pada hari terjadinya Kiamat. (Dikatakan kepada malaikat), “Masukanlah Fir’aun dan kaumnya ke dalam azab yang sangat keras”.(QS. Al-Mukmin : 46), Ootadah berkata, “Dikataka kepada mereka, “Wahai keluarga Fir’aun! Inilah kedudukanmu”, untuk menghina, mengecilkan dan menguranginya”. Ibnu Sirin berkata, “Abu Huroiroh dating kepada kami setelah shalat Ashar, lalu dia berkata, “Malaikat naik dan turun, keluarga Fir’aun diseret ke dalam neraka, maka tidak seorang pun mendengarnya kecuali berlindung kepada Allah dari neraka”. (As-Suyuti, Ad-Dur Al-Manshur, VII, 291)

3. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman, “Dan sesungguhnya untuk orang-orang yang zalim ada azab selain itu. Tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui”. (QS. Ath-Thuur : 47), Ibnu Jarir Ath-Thabari berkata, “Para ahli ta’wil berselisih pendapat tentang azab yang dijanjikan oleh Allah kepada orang-orang yang zalim itu, di selain Hari Kiamat. Sebagian mereka berpendapat bahwa itu adalah azab kubur. Pendapat ini dinukil dari Al-Barra’ bin Azib dan Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhuma”. (Ath-Thabari, Jami’ Al-Bayan XXVII, 36)

Kedua: Dalil dari Sunnah

1. Diriwayatkan dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu berkata, “Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda, “Apabila seseorang hamba dikebumikan di dalam kuburnya, kemudian ditinggalkan oleh kawan-kawannya, niscaya dia akan mendengar bunyi hentakan tapak kaki mereka. Selanjutnya dia akan di datangi oleh dua malaikat lalu mendudukannya dan bertanya, “Apa pendapatmu tentang lelaki ini, yaitu Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam? Beliau bersabda lagi, “Sekiranya dia seorang mukmin, niscaya dia akan menjawab, ‘Aku bersaksi bahwa dia adalah hamba Allah dan utusannya.’ Lalu diberitahukan kepadanya, ‘Lihatlah tempatmu di Neraka, sesungguhnya Allah telah menggantikannya dengan Surga.’ Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda, “Dia dapat melihat keduanya, yaitu surga dan neraka”. (Al-Bukhori no. 1374 dan Muslim no. 2870) Ibnu Jarir berkata ketika menjelaskan hadits ini dan hadits lainnya, “Hadits-hadits dalam bab ini berguna untuk menetapkan adanya azab kubur dan azab itu akan diberikan kepada orang-orang kafir dan juga orang-orang bertauhid yang dikehendaki Allah”. (Ibnu Hajar, Fath Al-Baari, III, 283)

2. Diriwayatkan dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha berkata, “Dua orang perempuan tua dari kaum Yahudi Madinah telah dating menemuiku. Kedua perempuan itu berkata, “Sesungguhnya ahli kubur akan diazab dalam kubur mereka.” Lalu ‘Aisyah berkata, “Kamu berdua ini penipu dan aku tidak mau membenarkan kata-kata mereka itu, maka kedua perempuan itu meninggalkanku. Setelah itu Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam dating. Lalu aku berkata kepada beliau, “Wahai Rasulullah! Sesungguhnya dua orang perempuan tua dari kaum Yahudi Madinah telah dating menemuiku dan mereka mengatakan bahwa ahli kubur akan diazab di dalam kubur mereka”. Lalu Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda, “Memang benar kedua orang perempuan Yahudi itu, mereka akan diazab, hanya binatang saja yang mendengar azab itu. ‘Aisyah berkata lagi, “Aku selalu mendengar Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam memohon perlindungan dari azab kubur ketika beliau shalat”. (Al-Bukhori no. 1372)

3. Diriwayatkan dari Abu Huroiroh radhiyallahu ‘anhu berkata, “Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda, ‘Apabila seseorang dari kamu berada dalam keadaan tasyahhud, maka hendaklah dia memohon perlindungan kepada Allah dari empat perkara dengan doa: “Ya Allah! Sesungguhnya aku memohon perlindungan kepadaMu dari siksaan Neraka Jahannam, dari siksa kubur, dari fitnah semasa hidup dan selepas mati serta dari kejahatan fitnah Dajjal’. (Al-Bukhori no. 1377 dan Muslim no. 588)

Dari fokus pengambilan dalil dari hadits-hadits di atas dengan jelas menegaskan tentang adanya azab kubur dan kenikmatannya. Walhamdulillah.

[Dinukil dari buku yang berjudul: Buku Putih Syaikh Abdul Qodir Al-Jailani karya Dr. Said bin Musfir Al-Qohthani, Penerbit Darul Falah]

Orang Hanya Melihat Sepintas Saja

Assalamualaikum
Warahmatullahi Wabarakatuh.

Kita memang tidak boleh puaskan hati semua orang.Kadang-kadang sebab takut orang mengata pada kita, kita takut nak melakukan sesuatu sedangkan perkara yang kita nak lakukan itu perkara yang baik.Tetapi, apa yang penting kita buat sesuatu itu ikut perintah Allah jangan hirau apa orang lain nak kata.

Sahabat

| Seorang sahabat yang tidak memiliki apa pun untuk disedekahkan bertanya, “Jika kami ingin bersedekah, namun kami tidak memiliki apa pun, lantas apa yang boleh kami sedekahkan dan bagaimana kami menyedekahkanny
a ?”

Rasulullah SAW bersabda, “Senyum kalian bagi saudaranya adalah sedekah, beramar makruf dan nahi mungkar yang kalian lakukan untuk saudaranya juga sedekah, dan kalian menunjukkan jalan bagi seseorang yang tersesat juga sedekah.” (HR Tirmizi dan Abu Dzar).

Dalam hadis lain disebutkan bahawa senyum itu ibadah,“Tersenyum ketika bertemu saudaramu adalah ibadah.” (HR Trimidzi, Ibnu Hibban, dan Baihaqi).

Salah seorang sahabat, Abdullah bin Harits, pernah menyatakan tentang Rasulullah SAW, “Tidak pernah aku melihat seseorang yang lebih banyak tersenyum daripada Rasulullah SAW.” (HR Tirmidzi). |

11 Pintu Masuknya Syetan

assalamualaikum warohmatullohi wabarokaatuhu.

11 Pintu Masuknya Syetan

1. Marah dan Nafsu,
2. Tamak dan Dengki,
3. Perut kenyang,
4. Senang menghiasi Rumah , Perabot dan Baju,
5. Tamak dengan Manusia,
6. Tergesa-gesa dalam melakukan Ibadah/suatu urusan,
7. Uang dan seluruh Harta Benda,
8. Bakhil dan Takut Miskin,
9. Fanatik dalam suatu keyakinan,satu Madzhab,satu Golongan atau satu kelompok,
10. Membawa manusia ke perselisihan,
11. Berdiskusi tentang ilmu yang tak perlu diperdebatkan.

Janganlah tunggu seseorang ajak melakukan apa jua bentuk kebaikan kepada kita barulah kita hendak melakukan kebaikan.

Assalamualaikum
Warahmatullahi Wabarakatuh.


Janganlah tunggu seseorang ajak melakukan apa jua bentuk kebaikan kepada kita barulah kita hendak melakukan kebaikan.

contoh,

"kenapa kau tak ajak aku gi masjid?"
"kenapa kau tak ajak aku gi ceramah?"

Usah tunggu!
Anda yang akan rugi kerna Allah sendiri telah mengajak anda melakukan kebaikan.

"...maka berlumba-lumbalah kamu dalam kebaikan..."(Surah Al-Baqarah 2:148)
"...maka berlumba-lumbalah berbuat kebaikan..."(Surah Al-Maidah 5:48)

Dalam Surah Al-Mu'minun, Allah turut menyebut di antara ciri-ciri orang yang takut akan azab Allah adalah orang yang bersegera berbuat baik.

"mereka itu bersegera dalam kebaikan-kebaikan, dan merekalah orang yang terlebih dahulu memperolehnya."(Surah Al-Mu'minun 23:61)

Azan berkumandang 5 kali sehari pun Allah mengajak kita solat dahulu, barulah memperolehi kejayaan di dunia dan akhirat.

Andainya kefahaman begini yang ada dalam kepala kita. Pasti semuanya berlumba-lumba melakukan amal soleh tanpa menunggu - nunggu lagi.

Itulah pentingnya kefahaman. Tarbiyah diri. Islah diri. Tajdid niat. Tarbiyah itu bukan hanya untuk manisan pada kata - kata, tetapi dengan beramal dengan kefahaman yang benar dan jelas, barulah rasa kemanisan tarbiyah itu.

Muhasabah bersama. moga Allah redha

Ikut Alloh Itu Indah

Rasulullah bersabda : "Barang siapa diantara remaja berkahwin dalam usia muda, maka menangis lah syaitan. Dan ia (syaitan) mengeluh : Aduh celaka aku, agamanya telah terpelihara dari godaanku..." - HR . Ibnu 'Addi

Bagaimana merasai kehebatan al-Quran??

Assalamualaikum
Warahmatullahi Wabarakatuh.

Bagaimana merasai kehebatan al-Quran??
Tak kenal maka tak cinta...
al-Quran yang di turunkan kepada Rasulullah s.a.w dinyatakan sebagai:
"Tali Allah yang terhulur dari langit ke bumi, dalamnya terdapat berita tentang umat terdahulu, dan khabar tentang situasi akan datang. Siapa yang berpegang dengan petunjuknya dia tidak akan sesat."

Bersangka baik ialah KUNCI sesuatu IKATAN..

Assalamualaikum
Warahmatullahi Wabarakatuh.

Bersangka baik ialah KUNCI sesuatu IKATAN..

"Jangan berkecil hati jika orang lain salah faham pada kita,
Kerana tuhan faham akan isi hati kita,
Jangan gusar jika ada yang menghakimi kita,
Kerana tiada hakim sebaik Tuhan

Nasehat Untuk Muslimmah Lihatlah, Siapa Temanmu…!


Apabila engkau berada di tengah-tengah suatu kaum maka pililhlah orang-orang yang balk sebagai sahabat, dan janganlah engkau bersahabat dengan orang-orang jahat sehingga engkau akan binasa bersamanya
Wanita adalah bagian dari kehidupan manusia, sehingga dia tak akan pernah lepas dari pola interaksi dengan sesama. Terlebih dominasi perasaan yang melekat pada dirinya, membuat dia butuh teman tempat mengadu, tempat bertukar pikiran dan bermusyawarah. Berbagai problem hidup yang dialami menjadikan dia berfikir bahwa, meminta pendapat, saran dan nasehat teman adalah suatu hal yang perlu. Maka teman sangat vital bagi kehidupannya, siapa sih yang tidak butuh teman dalam hidup ini..?.
Namun wanita muslimah adalah wanita yang dipupuk dengan keimanan dan dididik dengan pola interaksi Islami. Maka pandangan Islam dalam memilih teman adalah barometernya, karena dirinya sadar, teman yang baik (shalihah) memiliki pengaruh besar dalam menjaga keistiqomahan agamanya. Selain itu teman shalihah adalah sebenar-benar teman yang akan membawa mashlahat dan manfaat. Maka dalam pergaulannya dia akan memilih teman yang baik dan shalihah, yang benar-benar memberikan kecintaan yang tulus, selalu memberi nasihat, tidak curang dan menunjukan kebaikan. Karena bergaul dengan wanita-wanita shalihah dan menjadikannya sebagai teman selalu mendatangkan manfaat dan pahala yang besar, juga akan membuka hati untuk menerima kebenaran. maka kebanyakan teman akan jadi teladan bagi temannya yang lain dalam akhlak dan tingkah lake. Seperti ungkapan “Janganlah kau tanyakan seseorang pada orangnya, tapi tanyakan pada temannya. karena setiap orang mengikuti temannya“.
Bertolak dari sinilah maka wanita muslimah senantiasa dituntut untuk dapat memilih teman, juga lingkungan pergaulan yang tak akan menambah dirinya melainkan ketakwaan dan keluhuran jiwa. Sesungguhnya Rasulullah juga telah menganjurkan untuk memilih teman yang baik (shalihah) dan berhati-hati dari teman yang jelek.
Hal ini telah dimisalkan oleh Rasulullah melalui ungkapannya:
Sesungguhnya perumpamaan teman yang baik (shalihah) dan teman yang jahat adalah seperti pembawa minyak wangi dan peniup api pandai besi. Pembawa minyak wangi mungkin akan mencipratkan minyak wanginya itu atau engkau menibeli darinya atau engkau hanya akan mencium aroma harmznya itu. Sedangkan peniup api tukang besi mungkin akan membakar bajumu atau engkau akan mencium darinya bau yang tidak sedap“. (Riwayat Bukhari, kitab Buyuu’, Fathul Bari 4/323 dan Muslim kitab Albir 4/2026)
Dari petunjuk agamanya, wanita muslimah akan mengetahui bahwa teman itu ada dua macam. Pertama, teman yang shalihah, dia laksana pembawa minyak wangi yang menyebarkan aroma harum dan wewangian. Kedua teman yang jelek laksana peniup api pandai besi, orang yang disisinya akan terkena asap, percikan api atau sesak nafas, karena bau yang tak enak.
Maka alangkah bagusnya nasehat Bakr bin Abdullah Abu Zaid, ketika baliau berkata,” Hati-hatilah dari teman yang jelek …!, karena sesungguhnya tabiat itu suka meniru, dan manusia seperti serombongan burung yang mereka diberi naluri untuk meniru dengan yang lainnya. Maka hati-hatilah bergaul dengan orang yang seperti itu, karena dia akan celaka, hati- hatilah karena usaha preventif lebih mudah dari pada mengobati “.
Maka pandai-pandailah dalam memilih teman, carilah orang yang bisa membantumu untuk mencapai apa yang engkau cari . Dan bisa mendekatkan diri pada Rabbmu, bisa memberikan saran dan petunjuk untuk mencapai tujuan muliamu.
Maka perhatikanlah dengan detail teman-temanmu itu, karena teman ada bermacam-macam
1.ada teman yang bisa memberikan manfaat
2.ada teman yang bisa memberikan kesenangan (kelezatan)
3.dan ada yang bisa memberikan keutamaan.
Adapun dua jenis yang pertama itu rapuh dan mudah terputus karena terputus sebab-sebabnya. Adapun jenis ketiga, maka itulah yang dimaksud persahabatan sejati. Adanya interaksi timbal balik karena kokohnya keutamaan masing-masing keduanya. Namun jenis ini pula yang sulit dicari. (Hilyah Tholabul ‘ilmi, Bakr Abdullah Abu Zaid halarnan 47-48)
Memang tidak akan pernah lepas dari benak hati wanita muslimah yang benar-benar sadar pada saat memilih teman, bahwa manusia itu seperti barang tambang, ada kualitasnya bagus dan ada yang jelek. Demikian halnya manusia, seperti dijelaskan Rasulullah Shalallahu’alaihi Wassallam :
Manusia itu adalah barang tambang seperti emas dan perak, yang paling baik diantara mereka pada zaman jahiliyyah adalah yang paling baik pada zaman Islam jika mereka mengerti. Dan ruh-ruh itu seperti pasukan tentara yang dikerahkan, yang saling kenal akan akrab dan yang tidak dikenal akan dijauhi ” (Riwayat Muslim)
Wanita muslimah yang jujur hanya akan sejalan dengan wanita-wanita shalihah, bertakwa dan berakhlak mulia, sehingga tidak dengan setiap orang dan sembarang orang dia berteman, tetapi dia memilih dan melihat siapa temannya. Walaupun memang, jika kita mencari atau memilih teman yang benar-benar bersih sama sekali dari aib, tentu kita tidak akan mendapatkannya. Namun, seandainya kebaikannya itu lebih banyak daripada sifat jeleknya, itu sudah mencukupi.
Maka Syaikh Ahmad bin ‘Abdurrahman bin Qudamah al-Maqdisi atau terkenal dengan nama Ibnu Qudamah AlMaqdisi memberikan nasehatnya juga dalam memilih teman: “Ketahuilah, bahwasannya tidak dibenarkan seseorang mengambil setiap orang jadi sahabatnya, tetapi dia harus mampu memilih kriteria-kriteria orang yang dijadikannya teman, baik dari segi sifat-sifatnya, perangai-perangainya atau lainnya yang bisa menimbulkan gairah berteman sesuai pula dengan manfaat yang bisa diperoleh dari persahabatan tersebut itu. Ada manusia yang berteman karena tendensi dunia, seperti karena harta, kedudukan atau sekedar senang melihat-lihat dan bisa ngobrol saja, tetapi itu bukan tujuan kita.
Ada pula orang yang berteman karena kepentingan Dien (agama), dalarn hal inipun ada yang karena ingin mengambil faidah dari ilmu dan amalnya, karena kemuliaannya atau karena mengharap pertolongan dalam berbagai kepentingannya. Tapi, kesimpulan dari semua itu orang yang diharapkan jadi teman hendaklah memenuhi lima kriteria berikut; Dia cerdas (berakal), berakhlak baik, tidak fasiq, bukan ahli bid’ah dan tidak rakus dunia. Mengapa harus demikian ?, karena kecerdasan adalah sebagai modal utama, tak ada kabaikan jika berteman dengan orang dungu, karena terkadang ia ingin menolongmu tapi malah mencelakakanmu. Adapun orang yang berakhlak baik, itu harus. Karena terkadang orang yang cerdaspun kalau sedang marah atau dikuasai emosi, dia akan menuruti hawa nafsunya. Maka tak baik pula berteman dengan orang cerdas tetapi tidak berahlak. Sedangkan orang fasiq, dia tidak punya rasa takut kepada Allah. Dan barang siapa tidak takut pada Allah, maka kamu tidak akan aman dari tipu daya dan kedengkiannya, Dia juga tidak dapat dipercaya. Kalau ahli bid’ah jika kita bergaul dengannya dikhawatirkan kita akan terpengaruh dengan jeleknya kebid’ahannya itu. (Mukhtasor Minhajul Qasidin, Ibnu Qudamah hal 99).
Maka wanita muslimah yang benar-benar sadar dan mendapat pancaran sinar agama, tidak akan merasa terhina akibat bergaul dengan wanita-wanita shalihah meskipun secara lahiriyah, status sosial clan tingkat materinya tidak setingkat. Yang menjadi patokan adalah substansi kepribadiannya dan bukan penampilan dan kekayaan atau lainnya. “Pergaulan anda dengan orang mulia menjadikan anda termasuk golongan mereka, karenanya janganlah engkau mau bersahabat dengan selain mereka“.
Oleh karena itu datang petunjuk Al Qur’an yang menyerukan hal itu :
Dan bersabarlah kamu bersama dengan orang-orang yang menyeru Rabbnya dipagi dan disenja hari dengan mengharap keridhoan-Nya. Dan janganlah kedua matamu berpaling dari mereka karena mengharapkan perhiasan kehidupan dunia ini. Dan janganlah kamu mengikuti orang yang hatinya telah Kami lalaikan dari mengingat Kami, serta menuruti hawa nafsunya dan adalah keadaannya itu melewati batas” (Al-Kahfi:28)
Maraji :
Hilyah tolabul ‘ilmi, Bakr Abdullah Abu Zaed, Mukhtasor Minhajul Qasidin, Ibnu Qudamah, Bid’ah dhowabituha wa atsaruhas Sayyisil Ummah, Dr. Ali Muhammad Nashir AlFaqih, Sahsiyah Mar’ah, Dr M.Ali Al Hasyimi
Dikutip dari Buletin Dakwah Al-Atsari, Cileungsi Edisi X Sha’ban 1419 Dinukil dari Darussalaf.or.id offline, Penulis: Bintu Humron, Judul: Lihatlah, Siapa Temanmu…!

Senin, 10 September 2012

~ Allah Maha Mengetahui ~

Assalamualaikum
Warahmatullahi Wabarakatuh.

Ketenangan tidak boleh dibeli
Tidak semudahnya ditemui di lembaran hari
Kerana ianya tersembunyi di dasar hati
Anugerah dari Dia Sang Pemilik hati

~ Allah Maha Mengetahui ~

" Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram." [ QS : Ar Ra'd : 28 ]

Al-Qur'an Penawar Jiwa

Assalamualaikum
Warahmatullahi Wabarakatuh.

Sabda Rasulullah s.a.w. : “Sesungguhnya hati manusia akan berkarat sebagaimana besi yang dikaratkan oleh air.” Bila seorang bertanya, “Apakah caranya untuk menjadikan hati-hati ini bersih kembali?” Rasulullah s.a.w. menjawab, “Selalulah ingat mati dan membaca Al Quran”

Contohilah Sikap SEMUT

Assalamualaikum
Warahmatullahi Wabarakatuh.

Contohilah sikap semut yang suka bekerjasama dalam hidup bermasyarakat dan rajin bekerja dan tidak kenal putus asa. Semut akan mempertahankan ‘rumah’ mereka daripada dicerobohi atau diganggu gugat oleh sesiapa saja. AllahuAkhbar!

Ahli kimia dan biologi telah bergabung untuk merungkai misteri dan rahsia di sebalik keunikan serangga jenis semut ini yang tidak dipecahkan sejak berabad-abad lamanya.

Saintis kimia dan biologi berusaha untuk menemukan sejenis sebatian kimia yang tersimpan di dalam jasad semut yang membolehkan mereka berinteraksi, kehidupan mereka yang tersusun, teratur, tekun dan juga berdisiplin dalam menjalankan kehidupan sebagai seekor semut di alam ini.

Semut bertasbih kepada Allah sebagaimana dinyatakan dalam hadis. Allah telah memberitakan bahwa segala sesuatu bertasbih dengan memuji Allah, “Dan tidak ada suatupun melainkan bertasbih dengan memuji-Nya, tetapi kamu sekalian tidak mengerti tasbih mereka.” (Al-Isra: 44).

Hadis ini menyampaikan bahwa semut adalah sebuah umat. Allah telah memberitakan bahwa makhluk-makhluk, burung-burung dan hewan-hewan, semuanya adalah umat seperti kita. “Dan tiadalah binatang-binatang yang ada di bumi dan burung-burung yang terbang dengan kedua sayapnya melainkan umat-umat juga seperti kamu.” (Al-An'am 38)

HIDUP CUMA DALAM 2 NAFAS

Assalamualaikum
Warahmatullahi Wabarakatuh.

HIDUP CUMA DALAM 2 NAFAS:

Nafas Naik. Nafas Turun. Hargailah Nafas yang naik kerana udara yang disedut adalah pemberian ALlah secara percuma dan carilah keredhaan~Nya dalam menggunakannya.

Bertaubatlah dalam Nafas yang kedua kerana mungkin itu nafas yang terakhir keluar dari tubuh bersama nyawa dan roh untuk meninggalkan dunia yang fana ini

SEBAB HATI TIDAK BAHAGIA IALAH KERANA ADANYA MAZMUMMAH DIDALAM HATI.

Antara mazmummah utama yang menghilangkan bahagia di hati ialah :

1. Pemarah .

 Paling mudah dilihat dan paling banyak di dalam diri manusia. Orang seperti ini jarang mendapat kawan dan hati tentunya tidak tenang.

2. Pendendam .
Tersembunyi iaitu ibarat mengumpul lahar di dalam dada. Orang seperti ini sentiasa mencari-cari peluang untuk membalas dendam.
Sebab itulah orang pendendam mudah kena sakit jantung.

3. Hasad dengki .
Amalanya hangus akibat hasad dengkinya itu.

4. Bakhil .
Sentiasa merasakan orang lain menginginkan harta, kesenangan, pangkat dll dari dirinya.

5. Tamak .
Orang yang tidak puas dengan yang sedikit nescaya tidak akan puas dengan yang banyak kerana dunia ini ibarat meminum air laut…walau berapa banyak yg diminum tetap tak abis juga.

Ingat ! yang dikatakan harta atau rezeki kita bila ia dipakai atau digunakan. Selagi tidak digunakan alias disimpan, itu belum bisa dikatakan rezeki kita. (mungkin ada hak orang lain di situ) Biarlah rezeki itu sedikit tetapi mendapat keberkahan iaitu dapat dimanfaatkan.

6. Tidak sabar .
Andainya perkara yang kecil pun tidak bisa bersabar apalagi hal-hal yang lebih besar.

7. Ego .
Ibu segala mazmummah jadi ia membuatkan seseorang paling tidak tenang. Orang yang memiliki sifat ini pantang di tantang dari sudut lahir mahupun batin.semua orang punya ego tapi beda kadar keegoannya.

8. Riya' .
Tersiksa sendiri kerana sentiasa mencari-cari peluang untuk dipuji dan di nilai oranglain.

9. Cinta dunia .
Tidak dapat menderita,dapat pun menderita kerana bila sudah dapat susah juga menjaganya. Berhartalah tidak mengapa tetapi kawal hati jangan diletakkan pada harta itu.

 Cinta dunia merupakan neraka dunia kerana dunia itu panas akibat ia merupakan barang buruan dan rebutan. Jadi letakkanlah akhirat itu di hati dan dunia itu di tangan supaya dunia itu senang dibagi-bagi dan akhirat dibawa mati.

Kesimpulan:

Jadi yang meragut kebahagiaan sebenarnya bukanlah secara TOTALnya disebabkan kemiskinan, musibah, kesibukan dllnya. tetapi ialah MAZMUMMAH.wAllohu'alaam

Sabtu, 08 September 2012

◈◐◈ Kebebasan dalam pekerjaan bagi kaum hawa.◈◑◈

◈◐◈ Kebebasan dalam pekerjaan bagi kaum hawa.◈◑◈


Assalamu'alaiku
m warohmatullohi wabarokatuh.

Islam menganggap perempuan sebagai salah satu dari dua fondasi masyarakat dan meletakkan tanggung jawab-tanggung jawab ke atas pundaknya. Perempuan tidak bisa dan tidak boleh menjadi anggota yang lumpuh dan makhluk pengangguran yang tidak berguna. Islam menganggap bahwa pekerjaan adalah tugas dan termasuk ibadah yang terbaik sehingga memerintahkan kepada para pengikutnya untuk mewaspadai pengangguran bermalas-malasan dan berhela-hela. Terdapat banyak hadist yang berkaitan dengan hal ini.

Rasulullah bersabda

"Ibadah ada 70 bagian dan yang paling utama adalah mencari rejeki yang halal."

Imam Musa bin Ja'far as berkata

"Sesungguhnya Allah 'Azza Wajalla sangat membenci hamba yang selalu tidur dan pengangguran."

Bekerja menurut perspektif Islam bukan merupakan hak melainkan tugas dan baik laki-laki maupun perempuan dalam hal ini tidak berbeda. Perempuan juga harus melaksanakan tugasnya dalam hal-hal sosial dan bebas memilih pekerjaannya. Namun dengan memperhatikan penciptaan khusus secara fisik dan kejiwaan maka tidaklah setiap pekerjaan baik baginya dan bagi seluruh individu masyarakat. Perempuan adalah eksistensi yang lembut dan cantik. Karena kelembutan dan kecantikannya yang menarik bagi laki-laki maka dia harus berusaha untuk memilih pekerjaan yang tidak merusak kecantikannya.(menimbulkan pandangan buruk terhadapnya). Oleh karena itu melakukan pekerjaan-pekerjaan yang berat susah dan melelahkan tidak baik bagi kaum perempuan seperti mengendarai mobil-mobil berat pekejaan (lembur) malam buruh tambang buruh pelebur besi buruh perusahaan semen buruh perusahaan pembuatan mobil pertanian peternakan dan semacamnya.

Melakukan pekerjaan-pekerjaan seperti itu kebanyakan berada di luar kemampuan banyak perempuan dan membahayakan kecantikan kelembutan serta daya tarik yang mereka miliki.

Dengan alasan ini Islam memerintahkan kepada kaum laki-laki supaya tidak mendorong kaum perempuan kepada pekerjaan-pekerjaan tersebut.

Amirul Mukminin Ali bin Abi Thalib berkata kepada putranya Imam Hasan

"Janganlah engkau mendorong perempuan untuk melakukan pekerjaan di luar kemampuannya. Maka hal yang demikian lebih baik bagi keadaannnya dan lebih menenangkan hatinya serta lebih menjaga kecantikannya. Maka sesungguhnya perempuan adalah lembut seperti bunga dan bukan seorang yang gagah."

Hal penting lainnya adalah kelembutan kecantikan dan daya tarik perempuan yang identik dengan ketidakmampuan kaum pria untuk menghadapi gelora seks. Ini merupakan sesuatu yang wajar. Oleh karena itu berguna bagi kaum perempuan dan demi kemaslahatan sosial apabila mereka menerima pekerjaan-pekerjaan yang berada di lingkungan yang sedikit berhubungan dengan para pria asing sehingga mereka terjaga dari bahaya-bahaya yang mungkin terjadi dan yang merusak keimanan serta harga diri.

Ini membantu keselamatan dan kesucian lingkungan sosial khususnya bagi para pemuda dan pria lajang.

Poin paling penting yang juga harus diperhatikan bahwa perempuan adalah eksistensi sentimentil (berperasaan) dan kebanyakan lebih cepat dipengaruhi perasaan dibandingkan para laki-laki. Oleh karena itu melakukan pekerjaan-pekerjaan yang lebih membutuhkan ketajaman dan kekerasan tidak baik bagi kaum perempuan seperti pekerjaan-pekerjaan militer ketentaraan dan pengadilan.( walau kenyataan sekarang banyak dari kaum hawa yang bekerja dibidang ini)

Hal terakhir yang harus diperhatikan oleh para perempuan dalam memilih pekerjaan adalah menjaga kondisi anak-anak dan melindungi keluarga. Apabila seorang perempuan telah menikah dan mempunyai anak maka ia harus menyadari bahwa tanggung jawab yang satu ini lebih berat yaitu mendidik secara benar anak-anak yang penciptaan khususnya dibebankan di atas pundaknya. Benar bahwa memilih pekerjaan adalah bebas tetapi harus menerima pekerjaan yang tidak menggoncangkan fondasi kehangatan keluarga dan tidak menghilangkan kasih sayang simpati ibu dan pendidikan yang benar terhadap anak-anak.

Dalam kasus-kasus ini intinya adalah kesepahaman. Para lelaki juga harus berhenti dari segala fanatisme yang salah kesombongan diskriminasi dan tradisi dominasi lelaki dan harus mengizinkan para perempuan untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan yang sesuai dan layak berdasarkan atas kemaslahatan baik individu maupun sosial.

Sejernih Hati Orang Yang Beriman

Assalamualaikum
Warahmatullahi Wabarakatuh

بِســـمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْـــــم

Sejernih Hati Orang Yang Beriman

"Orang arif (yang mencapai makrifat) terlepas dari kesibukan (mengatur takdirnya) kerana yakin dengan jaminan dan janji ALLAH SWT. Bukan menafikan usaha namun setiap usaha disandarkan untuk mendapatkan keredhaan ALLAH SWT. Orang yang beriman hatinya sentiasa tenang kerana mengetahui ALLAH SWT sentiasa bersamanya. Mempercayai jaminan ALLAH SWT dan meyakini kebenaran janjiNYA. Mereka mencari rezeki dengan hati tenang dan sesuai dengan batasan yang telah ditetapkanNYA. Hatinya berada di samudera luas dan bergantung sepenuhnya pada Zat Yang Maha Dermawan.

Kala mengingat anugerah, hatinya tenggelam.
Kala mengingat ampunan, hatinya berdebar.
Kala mengingat mati, hatinya bercahaya.
Kala mengingat cela, hatinya gementar.
Kala mengingat perhatian dan pemeliharaan ALLAH SWT, hatinya bahagia.
Kala mengingat nikmat dalam ibadah, hatinya gembira.
Kala mengingatNYA, hatinya berharap-harap cemas.
Kala disapa gundah, hatinya tenang ALLAH bersama.
Kala merindukan ALLAH, ia larut dalam lautan anugerah
dan lebih mengharapkan kurniaan di sisiNYA.

Ia sentiasa gelisah, khuatir imannya hilang.
Kesedihan terpancar jelas darinya kerana merasa lama terpenjara di dunia.

Ia tenggelam dalam rasa malu setelah menginsafi kebaikan dan kelembutanNYA, keindahan tatapanNYA, keutamaan balasanNYA dan kesempurnaan ciptaanNYA, sementara dirinya jauh dari ALLAH, melanggar hak-hakNYA dan bermaksiat kepadaNYA.

Berkat keagungan dan kasih sayang ALLAH,
Ia dijaga, dipelihara dan dilindungi.
Ia bahagia kerana ALLAH telah membuka pintu hatinya, memuliakannya dengan ibadah, dan mendekatkannya kepadaNYA, sehingga ia benar-benar mengabdi.

Ia juga tak pernah menyalahkan ALLAH atas segala musibah.
Hatinya tak pernah berprasangka buruk kepada ALLAH.
Ia tahu benar bahawa ALLAH itu Al Qarib.. Maha Dekat, Maha Pemaaf, Maha Pengasih, Maha Halus, Maha Mensyukuri, Maha Terpuji, Maha Luhur, Maha Esa, Maha Kekal,Maha Berdiri Sendiri, Maha Mencukupi, Maha Melindungi, Maha Dermawan,Maha Mulia, Maha Penyayang, Maha Pemberi, Maha Hidup dan tak pernah mati,Maha Lembut kepada hamba-Nya, Maha Berterima kasih, Maha Pengampun,Maha Bijaksana, Maha Penyantun, Maha Membalas kebaikan dengan kebaikan, Maha Baik, dan Maha Penganugerah.

AnugerahNYA begitu luas, kebaikanNYA begitu abadi dan keagunganNYA begitu nyata.."

[Imam Al-Hakim Al-Tirmidzi ra]

~ 10 Syawal 1433H ~

Doa Mohon Keringanan dan Kemudahan


KEAJAIBAN SUJUD KETIKA SHOLAT

KEAJAIBAN SUJUD KETIKA SHOLAT

Seorang profesor wanita bidang saraf (Neurosains) asal Amerika, Dr. Fidelma Bersyahadat masuk Islam Karena Keajaiban Sujud...

Mungkin anda belum tahu bahwa setiap inci otak kita memerlukan suplai darah, hanya beberapa menit saja, untuk kinerja otak tersebut. Dan penyuplaian darah tersebut di dapat hanya di saat manusia sujud dalam Sholat.

Dr. Fidelma, terobsesi dengan apapun yang berhubungan dengan syaraf-syaraf pada otak manusia, dan ia menemukan suatu fakta bawah terdapat sejumlah syaraf pada otak manusia yang tidak dimasuki oleh darah. Sedangkan kita ketahui, bahwa seluruh bagian otak kita perlu suplai darah.

Di dalam penyeledikannya
Fidelma, mendapati fakta bahwa darah hanya bisa memasuki daerah pada bagian otak tersebut, disaat manusia sujud Sholat. Dan urat syaraf tersebut perlu darah hanya hitungan saat, yakni sewaktu sujud dalam Sholat.

Kemudian muncullah ketertarikannya kepada Islam setelah penemuan fakta luar biasa itu, ia mulai mempelajari Islam lewat buku-buku dan juga mengadakan diskusi dengan kolega Muslim. Hingga akhirnya hatinya mantap untuk memeluk agama Islam,...

Setelah memeluk Islam, dia amat yakin akan pengobatan secara Islam dan dengan itu telah membuka sebuah klinik yang bertemakan "Pengobatan Melalui Al-Quran".

Kajian pengobatan melalui Al-Quran membuatkan obat-obatannya berpatokan apa yang terdapat di dalam Al-quran. Diantara cara-cara yang digunakan adalah berpuasa, mengkonsumsi madu, biji hitam (blackseed) dan sebagainya.

Apabila ditanya bagaimana dia tertarik untuk memeluk Islam, maka doktor tersebut memberitahu bahwa semasa beliau melakukan kajian urat saraf, terdapat beberapa urat saraf di dalam urat manusia yang tidak dimasuki oleh darah. Padahal setiap inci otak manusia memerlukan darah yang cukup untuk berfungsi secara normal.

Setelah membuat kajian yang memakan waktu cukup lama, akhirnya beliau mendapati bahwa darah tidak akan memasuki urat saraf di dalam otak manusia melainkan pada saat seseorang itu sedang sujud ketika mengerjakan Sholat. Urat tersebut memerlukan darah hanya untuk beberapa saat saja. Yakni, darah hanya akan memasuki urat tersebut mengikut kadar Sholat waktu yang diwajibkan oleh Islam.

Columbia University State pernah melakukan penelitian tentang otak. Ternyata, di otak terdapat sebuah bagian yang tidak teraliri darah. Tapi, bagian tersebut dapat teraliri darah bila kita melakukan gerakan khusus seperti sujud yang dilakukan pada waktu-waktu tertentu.

Efek dari teraliri-nya bagian dari otak tersebut adalah dapat membuat kerja otak menjadi maksimal. Sehingga, kemampuan otak dalam bekerja (seperti, menghitung, menghapal, belajar dan lain-lain) bisa lebih baik dan tentunya menambah kecerdasan otak kita.

Begitulah keagungan ciptaan Alloh. Jadi barang siapa yang tidak menunaikan Sholat, maka otaknya tidak akan dapat menerima darah yang secukupnya untuk berfungsi secara normal. Dengan demikian, kejadian manusia ini sebenarnya adalah untuk menganut agama Islam 'sepenuhnya' kerana sifat fitrah kejadiannya memang telah dikaitkan oleh Alloh dengan agama-Nya yang indah ini.


Maka apakah mereka tidak memperhatikan Al Quran? Kalau kiranya Al Quran itu bukan dari sisi Allah, tentulah mereka mendapat pertentangan yang banyak di dalamnya.[QS. An-Nisaa’ (4) 82]

Maha Suci Alloh dengan segala kekuasaan-Nya. Sungguh, apa-apa yang ditetapkan Alloh, ada manfaat yang bisa diambil.

Barangsiapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi.[QS Ali Imran (3) 85]


Sujud dalam sholat dilakukan dengan benar banyak sekali manfaat di antaranya:

1. Memperkuat saraf mata.

2. Memperkuat saraf hidung.

3. Memperkuat saraf telinga.

4. Memperkuat saraf leher.

5. Memperkuat saraf otak atau kepala.

6. Memperkuat lutut.

7. Memperkuat saraf pada kaki.

8. Memperkuat organ-organ dalam tubuh, jantung, hati, pancreas, dan sebagainya.

Lantas bagaimaman sujud yang benar? Tentunya sujud yang benar adalah sujud yang diajarkan Nabi Shollallohu 'Alaihi wa-Sallam...
sebagai berikut :

1. Anggota sujud harus menempel pada tempat sujud yaitu dahi, hidung, kedua telapak tangan, kedua lutut, dan semua ujung-ujung jari kaki memancat.

2. Untuk tangan dijauhkan dari perut atau ditarik kekanan atau kekiri. Kecuali saat berjamaah jangan dibentangkan yang jauh karena bisa mengganggu jamaah lain.

3. Jadikanlah dahi sebagai tumpuan sujud.

4. Kedua telapak tangan jangan dijadikan tumpuan sujud yang utama melainkan mengimbangi tumpuan dahi.

5. Kemiringan punggung 45 derajat.

6. Jangan terlalu cepat saat sujud harus tumakninah.

Agar kita mendapatkan kemanfaatan sholat hendaklah kita lakukan dengan benar. Akan tetapi didalam niat sholat jangan berniat untuk sehat melainkan niat ikhlas menhgarap redha Alloh Azza wa Jalla.

Kesimpulannya: Makhluk Alloh yang bergelar manusia yang tidak Sholat, apalagi yang tidak beragama Islam, walaupun akal mereka berfungsi dengan secara normal tetapi sebenarnya dalam sesuatu keadaan mereka akan kehilangan keseimbangan dalam membuat keputusan yang normal. Terbukti kembali jika kitalah sebenarnya yang memiliki dasar darah yang baik, ketimbang pemeluk agama lain.

Justru itu, tidak heranlah jika manusia ini kadang kala tidak segan-segan untuk melakukan perkara-perkara yang bertentangan dengan fitrah kejadiannya, walaupun akal mereka mengetahui bahwa perbuatan yang akan dilakukan itu adalah salah dengan kehendak mereka kerna otak mereka ERROR.

Subhanakallahumma wabihamdika asyhadualla ilahaa illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika.

 
resent KOMENT;

Manfaat dan Hikmah
Sujud dalam Sholat
bagi Kesehatan
Para pakar kesehatan mengatakan bahwa pada saat suj ud da l am sho l at ada l ah saat semua organ tubuh kemba l i pada kedudukan semu l a . Anda percaya atau t i dak ber i kut i n i h i kmah dan manfaat yang dapat k i ta pero l eh pada saat k i ta suj ud : 1. Membetu l kan kedudukan buah p i nggang (g i nj a l ) yang berubah dar i tempat asa l nya . 2. Membetu l kan uterus yang j atuh . 3. Mer i ngankan sak i t hern i a . 4. Mengurangkan nyer i ket i ka ha i d . 5. Me l egakan paru-paru dar i ketegangan . 6. Mengurangkan kesak i tan bag i pender i ta apend i ks atau l impa . Kedudukan suj ud ada l ah pa l i ng ba i k untuk memper i st i raha tkan dan meng imbangkan l i ngkungan bahag i an be l akang tubuh . 7. Mer i ngankan bag i an pe l v i s . 8. Mengobat i i nsomn i a (susah t i dur ) . 9. Menggerakkan otot bahu, dada, l eher , perut serta punggung ket i ka akan suj ud dan bangun dar i suj ud . Pergerakan otot i n i akan menj ad i kan ototnya l eb i h kuat dan e l ast i k, dan j uga me l ancarkan peredaran darah . 10. Bag i wan i ta, pergerakan otot i tu menj ad i kan buah dadanya l eb i h ba i k, mudah ber fungs i untuk menyusukan bay i dan terh i ndar dar i pada sak i t buah dada . 11. Suj ud j uga dapat mengurang i kegemukan . 12. Pergerakan bag i an otot sewaktu suj ud j uga dapat memudahkan wan i ta bersa l i n . 13. Organ terpent i ng ya i tu otak k i ta j uga akan mener ima banyak asupan darah dan oks i gen . 14. Dapat memper l ancar peredaran darah d i otak seh i ngga terh i ndar penyak i t yang berhubungan dengan pedaran darah sepert i mi gra i n, struk dsb . 15. J i ka k i ta suj ut maka akan menambah a l i ran darah ke otak yang dapat men i ngkatkan kecerdasan seseorang . O l eh karena i tu mar i l ah k i ta semua dapat mengama l kan sho l at dengan sebenar-benarnya agar dapat d i ter ima o l eh A l l ah SWT dan tentunya mendapatkan manfaat yang sangat berguna bag i kesehatan k i ta .

ADA APA DENGAN KENTUT SERTA MANFAAT BAGI TUBUH KITA


ADA APA DENGAN KENTUT SERTA MANFAAT BAGI TUBUH KITA

Akan kami uraikan dari beberapa sumber menjadi 3 bagian dan semuga bawa manfaat...

KENTUT I

Banyak orang yang merasa malu jika ketahuan kentut, karena masalah perkentutan seringkali dinilai salah dari sisi etika dan kesopanan. Tapi jangan remehkan kentut, karena orang bisa meninggal hanya gara-gara tak bisa mengeluarkan gas dari tubuh.

Dalam frekuensi normal, kentut merupakan hal yang sehat karena menandakan sistem pencernaan khususnya gerakan peristaltik usus hingga anus berjalan dengan normal.

Bila frekuensinya berlebihan, maka menandakan adanya gangguan di perut. Tapi yang lebih buruk dan dapat mengancam nyawa adalah bila orang tidak bisa mengeluarkan gas dari dalam tubuhnya alias tidak bisa kentut.

Ketidakmampuan tubuh mengeluarkan gas atau kentut dari dalam tubuh dapat mengancam jiwa karena disebabkan oleh kondisi peritonitis. Peritonitis adalah peradangan (iritasi) dari peritoneum, yaitu jaringan tipis yang melapisi dinding bagian dalam perut dan mencakup sebagian besar organ perut.


Gejala dari peritonitis secara umum adalah sebagai berikut:

1. Perut (abdomen) sangat sakit, kembung dan kadang lembek. Rasa sakit akan semakin memburuk ketika perut disentuh atau bergerak.
2. Ketidakmampuan mengeluarkan gas atau kentut dari tubuh
3. Demam dan menggigil
4. Terdapat cairan di perut
5. Susah buang air besar
6. Kelelahan berlebihan
7. Hanya sedikit buang air kecil
8. Mual dan muntah


Peritonitis dapat mengancam kehidupan dan dapat menyebabkan beberapa komplikasi yang berbeda. Ada tiga jenis peritonitis, yaitu sebagai berikut:

1. Peritonitis spontan
Peritonitis spontan biasanya disebabkan oleh infeksi ascitesascites,
yaitu pengumpulan cairan dalam rongga peritoneal. Hal ini biasanya terjadi karena gagal hati atau ginjal.

Faktor risiko meliputi penderita penyakit hati termasuk orang yang mengosumsi alkohol berlebihan dan penyakit lainnya yang mengarah ke sirosis, seperti virus hepatitis kronis (hepatitis B atau hepatitis C).

2. Peritonitis sekunder
Peritonitis sekunder memiliki beberapa penyebab
utama, salah satunya karena bakteri. Bakteri dapat memasuki peritoneum melalui lubang (perforasi) pada saluran pencernaan. Lubang tersebut dapat disebabkan oleh usus buntu yang pecah, radang lambung, perforasi usus, atau luka, seperti luka tembak atau pisau.

Peritonitis sekunder juga dapat terjadi jika empedu atau bahan kimia yang dilepaskan oleh pankreas (enzim pankreas) bocor ke selaput rongga perut.

Kontaminan asing juga dapat menyebabkan peritonitis sekunder jika masuk ke dalam rongga peritoneal. Hal ini dapat terjadi selama penggunaan kateter dialisis peritoneal atau tabung makan.

3. Peritonitis dialisis

Peritonitis dialisis adalah peradangan pada selaput rongga perut (peritoneum) yang terjadi ketika seseorang menerima dialisis peritoneal, yang disebabkan oleh bakteri yang masuk ke wilayah tersebut pada prosedur dialisis. Bakteri kulit atau jamur dapat menyebabkan infeksi.

Penyebab peritonitis harus diidentifikasi dan segera diobati. Bila Anda mengalami gejala-gejala tersebut, segeralah menghubungi dokter atau rumah sakit, karena kondisi ini bisa sangat berbahaya dan mengancam nyawa. Pengobatan biasanya melibatkan operasi dan antibiotik.

Sumber http://wahw33d.blogspot.com/


KENTUT II

Kentut (flatus) merupakan proses keluarnya gas yang telah dihasilkan di saluran pencernaan melalui anus. Kentut seringkali dianggap sebagai suatu tindakan yang tidak sopan jika dilakukan di depan publik oleh kebanyakan kalangan budaya, termasuk oleh kebudayaan di Indonesia.

Bahkan untuk sekedar menghormati norma tata krama atau bagian dari aktualisasi diri, tidak jarang membuat seseorang cenderung berusaha untuk menahan kentutnya saat berada di tempat umum. Namun, tahukah Anda betapa pentingnya proses pengeluaran gas dari anus ini?
Pernahkah Anda berpikir apa yang akan terjadi jika gas tersebut terus tertahan di dalam tubuh Anda?
Berikut Kami akan menguraikan makna-makna dibalik proses pengeluaran gas tersebut dari saluran pencernaan.

Mengapa Bisa Terjadi Kentut?

Kentut berasal dari gas-gas yang terdapat di dalam usus. Gas-gas ini berasal dari udara yang tertelan saat seseorang makan/minum dan dari hasil pencernaan makanan yang tidak sempurna di dalam usus. Produksi gas dalam usus biasanya akan meningkat setelah makan.
Gas yang terbentuk akan dibawa menuju ke rektum (bagian akhir dari usus) melalui gerakan peristaltik usus yang juga akan membawa sisa pencernaan (feses). Gas atapun feses yang telah mencapai rektum akan menimbulkan keluhan yang serupa, yaitu rasa tidak nyaman di sekitar perut dan mulas.
Selanjutnya kentut akan dikeluarkan melalui anus secara tidak sengaja ketika tekanan di dalam rektum lebih besar daripada kekuatan sphincter anus, misal saat batuk, bersin atau orgasme ataupun dikeluarkan secara sengaja (sadar) dengan meningkatkan tekanan rektum dan mengurangi tekanan spincter anus sehingga gas tersebut mudah keluar.

Mengapa Kentut Berbunyi?

Pengeluaran gas melalui sphincter anus biasanya akan menghasilkan suara yang khas akibat adanya vibrasi dari sphincter anus atau akibat gerakan menutup pantat. Suara yang dihasilkan dapat bervariasi (bisa keras, bisa juga tidak terdengar), tergantung dari kekuatan sphincter anus, kecepatan dari pelepasan gas dan faktor-faktor lain seperi air dan lemak tubuh.

Mengapa Kentut Berbau?

Gas yang dikeluarkan saat kentut terdiri atas campuran beberapa macam gas. Nitrogen dan karbondioksida merupakan gas paling utama yang terdapat pada kentut. Komposisi gas lain yang terdapat dalam kentut, antara lain hidrogen, methana, oksigen, dll.
Gas yang dihasilkan saat kentut seringkali menimbulkan bau yang tidak sedap. Selama bertahun-tahun diduga bahwa bau tersebut berasal dari skatole dan indole, yang merupakan hasil proses pencernaan dari daging. Namun, dengan pemeriksaan lebih lanjut ditemukan bahwa bau tak sedap tersebut berasal dari gas yang mengandung sulfur, seperti methanethiol, hidrogen sulfida, dan dimethyl sulfida. Disamping itu, bau-bau tak sedap tersebut juga berasal dari sejumlah besar bakteri mikroflora di dalam usus dan adanya feses yang tertahan di dalam rektum.

Makanan Apa Yang Dapat Memicu Kentut?

Terdapat beberapa makanan yang dapat meningkatkan produksi gas dalam usus, diantaranya adalah makanan yang kaya akan akan polisakarida (terutama oligosakarida), seperti kacang-kacangan, produk susu, bawang, bawang putih, daun bawang, lobak, ubi jalar, kacang mete, gandum, ragi dalam roti, dan sayuran lainnya.

Apa Akibatnya Jika Kentut Tidak Dilepaskan?

Kentut bukanlah sebuah racun, namun merupakan gas alami yang dihasilkan dari tubuh seseorang dan harus dikeluarkan. Seseorang yang menahan kentutnya akan merasakan beberapa keluhan yang tidak nyaman akibat pengingkatan tekanan oleh gas tersebut dan pelebaran usus yang abnormal. Kentut yang ditahan dapat menyebabkan seseorang sulit untuk buang air besar.
Tertahannya gas di dalam usus akan menyebabkan tekanan parsial di rongga usus lebih tinggi daripada tekanan parsial di dalam darah. Akibatnya, gas tersebut akan berdifusi masuk ke dalam pembuluh darah di dinding usus, dan beredar ke seluruh tubuh. Darah yang sudah mencapai paru-paru akan melepaskan gas ini bersama-sama dengan udara pernapasan.
Seseorang yang menahan kentutnya sepanjang hari, maka kentut tersebut akan dilepaskan saat dirinya tidur, yaitu ketika tubuh berada dalam kondisi relaksasi

Apa Manfaat Kentut Bagi Kesehatan?

Dari sisi kesehatan, kentut menunjukkan adanya aktivitas usus yang baik. Seseorang yang baru menjalani operasi dengan bius total perlu menunggu hingga tiba saatnya kentut sebelum dirinya diizinkan dokter untuk makan dan minum. Kentut sering dijadikan petunjuk oleh dokter dan petugas kesehatan lainnya bahwa fungsi usus telah kembali normal.
Menurut penelitian yang dilakukan oleh sub-departement of Human Gastrointestinal Physiology and Nutrition dari Royal Hallamshire Hospital, volume gas yang dikeluarkan saat kentut dalam keadaan normal dapat mencapai kira-kira 476-1490 ml (rat-rata 705 ml) dalam 24 jam. Seseorang yang terlalu sering kentut atau bahkan tidak bisa kentut sama sekali menunjukkan adanya kelainan tertentu pada saluran pencernaannya. Terjadinya gangguan dalam pelepasan gas pencernaan yang diikuti dengan timbulnya gejala lain merupakan salah satu alasan untuk dilakukannya pemeriksaan lebih lanjut oleh dokter.

Sumber: http://id.shvoong.com/


KENTUT III

Kentut Hidrogen sulfida, salah satu gas penyebab bau kentut, ternyata bermanfaat. Selain sebagai anti-pembengkakan, gas ini turut mengatur tekanan darah.

Terkadang, kemunculannya dianggap memalukan. Kebanyakan orang menilai tak sopan bila mengeluarkannya sembarangan. Bila ia terlanjur keluar, tak jarang orang berusaha menahan dan menyembunyikan.

Baunya khas seperti kotoran. Ada pula yang mengatakan mirip telur busuk bahkan sampah dekat selokan di pinggir jalan. Gas kentut, atau lebih tepat yang akan dibicarakan adalah gas hidrogen sulfida, sejak dulu memang dipandang sebelah mata.

Sedikit sekali yang memikirkan hikmah di balik ciptaan-Nya. Bahkan, di antara manusia ada yang berpaling setelah diperlihatkan tanda kekuasaan Allah.

Menghadapi yang demikian, Allah telah mengingatkan manusia agar tidak berpaling dari tanda kekuasaan-Nya, meski berbau dan dianggap hina seperti hidrogen sulfida. “Dan banyak sekali tanda-tanda (kekuasaan Allah) di langit dan di bumi yang mereka melaluinya, sedang mereka berpaling daripadanya”. (QS. Yusuf 12:105)

Hidrogen Sulfida dan Kehidupan

Hidrogen sulfida merupakan gas alami yang sering dijumpai manusia. Di alam bebas, gas dengan rumus kimia H2S ini dihasilkan oleh tumpukan sampah dan gunung berapi. Tak hanya berbau busuk, gas tersebut juga berbahaya dan dapat menyebabkan keracunan jika dihirup dalam jumlah tertentu.

Bagi manusia, gas ini juga tak asing didengar telinga. Di dalam tubuh, hidrogen sulfida secara alami dihasilkan oleh bakteri penghuni usus besar manusia. Gas tersebut adalah hasil samping pembusukan makanan yang dicerna. Seperti gas lain yang dihasilkan tubuh, ketakseimbangan produksi H2S menimbulkan berbagai penyakit.

Dahulu, manusia enggan menelisik jauh makna dibalik kentut. Namun, kini agaknya orang perlu berpikir ulang atas sikap yang demikian. Sebagaimana hasil penelitian yang akan dipaparkan, gas tersebut ternyata bermanfaat bagi kesehatan.

Penelitian Gas Kentut

Penelitian yang sudah dirintis beberapa tahun lalu, sedikit demi sedikit kini membuahkan hasil. Berdasarkan penelitian, ada beberapa kegunaan hidrogen sulfida di dalam tubuh. Di antaranya, gas tersebut berperan dalam mengatur tekanan darah dan mencegah terjadinya pembengkakan (anti-pembengkakan/ anti-inflamasi) .

Para peneliti dari Peninsula Medical School dan Kings College di London telah berhasil mengetahui mekanisme peran gas hidrogen sulfida dalam pengaturan tekanan darah. Gas tersebut bekerja dengan melonggarkan jaringan pembuluh darah serta meningkatkan kelenturan pembuluh vena dan arteri. Akibatnya, peredaran darah dalam tubuh lebih lancar.

Hasil penelitian juga dapat menjelaskan keterkaitan fungsi H2S dengan gas-gas lainnya, semisal oksida nitrit (NO), dopamin, dan asetilkolin. Gas-gas tersebut sangat berperan dalam penyampaian sinyal antar sel saraf serta dapat membangkitkan atau meredam aktivitas pemikiran di otak.

Terkuaknya mekanisme peran gas kentut di dalam tubuh membawa angin segar bagi perkembangan dunia kesehatan. Penemuan ini dapat menginspirasi pembuatan dan modifikasi obat sehingga lebih tepat sasaran. Tak hanya itu, efek samping penggunaan obat juga dapat berkurang.

“Sekarang kita tahu peranan hidrogen sulfida dalam pengaturan tekanan darah. Adalah mungkin untuk merancang terapi obat yang meningkatkan pembentukan [pengaturan tekanan darah] itu sebagai alternatif cara menangani tekanan darah tinggi yang ada saat ini”, kata Solomon H. Snyder, MD dari John Hopkins Medical Institutions.

Selain berperan dalam pengaturan tekanan darah, gas hidrogen sulfida juga ternyata lebih aman dan efektif sebagai obat anti-pembengkakan (anti-inflamasi) . Hal tersebut merupakan temuan terkini para peneliti dari Peninsula Medical School.

“Meskipun obat-obatan anti-pembengkakan tradisional sangat ampuh dan aman, keduanya dapat merusak lapisan permukaan dalam dinding lambung pada sebagian orang sehingga menimbulkan gangguan lebih lanjut. Pelepasan H2S secara terkendali dan terus-menerus memberikan peluang bagi pengembangan kelompok baru obat-obatan anti-pembengkakan atau mendorong perbaikan obat-obatan yang ada sekarang sehingga [obat-obatan] itu juga melepaskan H2S dan harapannya menimbulkan lebih sedikit akibat samping pada lambung-usus”, papar Dr. Matt Whiteman.

Ia juga menambahkan, “kami baru saja mulai mengungkap peran mengejutkan H2S dalam tubuh. Tak hanya dalam sistem jantung-pembuluh darah, tetapi juga peranannya dalam anti-pembengkakan, pelemahan saraf, dan diabetes, serta perananya dalam kesehatan” .

Dianggap Hina, Tapi Berguna

Demikianlah Allah menciptakan sesuatu dengan rancangan dan fungsi yang tepat. Tak satu pun di dunia ini yang Dia ciptakan tanpa manfaat. Bahkan, barang yang dianggap hina semisal gas kentut, ternyata membawa maslahat.

Bayangkan, jika tak ada hidrogen sulfida dalam tubuh. Boleh jadi sistem peredaran darah tidak akan sebaik sebagaimana seharusnya. Pun, proses anti-pembengkakan tidak akan terjadi sesempurna sekarang, serta berkemungkinaan membawa masalah kesehatan.

Oleh karena tidak adanya kesia-siaan dalam ciptaan Allah mana pun, termasuk seremeh gas kentut, maka sudah sepantasnya bagi manusia untuk berupaya memikirkan penciptaan oleh Allah. Hal ini senada dengan firman Allah dalam Al Quran yang menjelaskan ciri orang berakal: “(yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): ”Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia. Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka” . (QS. Ali Imron 3:191)

Oleh: Syaefudin, Asisten Dosen Metabolisme, Departemen Biokimia, FMIPA-Institut Pertanian Bogor


Naah sekarang sudah tahukan tentang dunia kentut...
selamat tunaikan sholat maghrib...

Subhanakallahumma wabihamdika asyhadualla ilahaa illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika.

Semua orang akan rusak kecuali orang yang berilmu. Semua orang yang berilmu akan rusak kecuali orang yang beramal. Semua orang yang beramal akan rusak kecuali orang yang ikhlas. (Al-Ghazali)

Yaa Alloh...

Ketika semua cara tak mampu menyelesaikan, setiap jalan terasa menyempit, harapan terputus, dan semua jalan pintas membuntu, maka akan menyeru...
" Yaa Alloh !!"

Ketika di timpa musibah,kesakit
an,kepergian orang yang di sayangi,ketika jatuh maka akan menyeru...
"Yaa Alloh !!"

Bukankah Alloh yang kita sebut,kita harap,kita mohon....
tidak akan kiita menyebut
Yaa Ibu...
Yaa Ayah...
Yaa Sahabat...
Yaa kakak...
Yaa aku...

tidaaaaaak,kita akan memanggil Alloh ,kerna itu sedarlah hati bahwa semua tak akan bisa dan mampu melakukan sesuatu selain Alloh dan kepadaNYA lah kita minta pertolongan...
Apakah kita masih menanti teguran AzabNya baru mendekat kepadaNYA...
dan masih adakah kesempatan dapat teguran...???
seandainya tidak ada teguran,tapi kematian yang menjemput,apa yang mau di kata selain penyesalan...

Semua orang akan rusak kecuali orang yang berilmu.
Semua orang yang berilmu akan rusak kecuali orang yang beramal.
Semua orang yang beramal akan rusak kecuali orang yang ikhlas.
(Al-Ghazali)

Subhanakallahumma wabihamdika asyhadualla ilahaa illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika.

Doa Sebelum Tidur

Telah menceritakan kepada kami ‘Ubaidullah bin Mu’adz telah menceritakan kepada kami Bapakku telah menceritakan kepada kami Syu’bah dari ‘Abdullah bin Abus Safar dari Abu Bakr bin Abu Musa dari Al Barra’ bahwasanya apabila Rasulullah SAW. hendak tidur, maka beliau membaca doa:
"ALLOOHUMMA, BISMIKA AHYAA WABISMIKA AMUUTU" Ya Allah, dengan nama-Mu aku hidup dan dengan nama-Mu aku mati.” Apabila bangun dari tidur, maka beliau membaca doa:
"ALHAMDU LILLAAHIL LADZII AHYAANAA BA’DA MAA AMAATANAA WAILAIHINNUSYUU
RU" (HR. Muslim: 4886 ).

Dari Al Barra` bin ‘Azib r.a., Rasulullah SAW. bersabda kepadaku: “Apabila kamu hendak tidur, maka berwudlulah sebagaimana kamu berwudlu untuk shalat. Setelah itu berbaringlah dengan miring ke kanan, dan ucapkanlah: "ALLAHUMMA ASLAMTU NAFSI ILAIKA WAFAWADLTU AMRII ILAIKA WA ALJA`TU ZHAHRI ILAIKA RAHBATAN WA RAGHBATAN ILAIKA LAA MALJA`A WALAA MANJAA MINKA ILLA ILAIKA AMANTU BIKITAABIKA ALLADZII ANZALTA WA BINABIYYIKA ALLADZII ARSALTA"

(Ya AIlah ya Tuhanku, aku berserah diri kepada-Mu, aku serahkan urusanku kepada-Mu dan aku berlindung kepada-Mu dalam keadaan harap dan cemas, karena tidak ada tempat berlindung dan tempat yang aman dari adzab-Mu kecuali dengan berlindung kepada-Mu. Aku beriman kepada kitab-Mu yang telah Engkau turunkan dan aku beriman kepada Nabi-Mu yang telah Engkau utus).

‘Apabila kamu meninggal (pada malam itu) maka kamu mati dalam keadaan fitrah (suci). Dan jadikan bacaan tersebut sebagai penutup ucapanmu (menjelang tidur).’ Maka aku berkata; ‘Apakah saya menyebutkan; ‘Saya beriman kepada Rasul-Mu yang telah Engkau utus? ‘ Beliau menjawab: ‘Tidak, namun saya beriman kepada Nabi-Mu yang telah Engkau utus.’ (HR.Bukhari:5836)

Imam al-Ghazali ada menerangkan kawan yang baik dan kawan yang tidak baik

Imam al-Ghazali ada menerangkan kawan yang baik dan kawan yang tidak baik
@ Pilih kawan yang berakal, jangan pilih kawan yang bodoh kerana akan menjadi musuh dan menyakitkan hati
@ Pilih kawan yang berakhlak, jangan pilih kawan yang jahat kerana akan di ransang nafsu jahatnya
@ Pilih kawan yang soleh, jangan pilih kawan yang fasik kerana akan di ajar kita kepada pekerjaan dosa dan maksiat
@ Pilih kawan yang bersederhana, jangan pilih kawan yang tamak kerana akan menjadi racun berbisa kepada sifat pemurah
@ Pilih kawan yang bercakap benar. Jangan pilih kawan yg selalu bercakap bohong kerana akan memusnahkan jiwa

Nah. Rasulullah sudah berpesan. Jadi, apa tindakan kita?

Assalamualaikum
Warahmatullahi Wabarakatuh.

Umur semakin meningkat, hitungan umur semakin bertambah tetapi amalan masih juga cukup-cukup makan, tiada bertambah seiring bertambahnya usia.

Padahal kita, semakin hari, semakin 'selesa' dengan kehidupan dunia. Allah.

Kita saban hari seperti mahu 'mengekalkan' hidup di dunia, enggan melepaskan apa yang telah ada.

Nikmat yang diberi sudah dianggap tidak ubah seperti 'harta' sendiri. Betapa kita, sudah berpenyakit! Parah benar penyakitnya!

Itulah dia penyakit, cinta akan dunia, takut akan mati!

Rasulullah s.a.w bersabda : "Hampir tiba suatu masa di mana bangsa-bangsa dari seluruh dunia akan datang mengerumuni kamu bagaikan orang-orang yang hendak makan mengerumuni talam hidangan mereka". Maka salah seorang sahabat bertanya, "Apakah dari kerana kami sedikit pada hari itu?" Nabi s.a.w menjawab, "Bahkan kamu pada hari itu banyak sekali, tetapi kamu umpama buih di waktu banjir, dan Allah akan mencabut rasa gerun terhadap kamu dari hati musuh-musuh kamu, dan Allah akan mencampakkan ke dalam hati kamu penyakit 'wahan'. Seorang sahabat bertanya, "Apakah wahan itu wahai Rasulullah?". Nabi menjawab : "Cinta pada dunia dan takut pada mati". (H.R. Abu Daud)

Nah. Rasulullah sudah berpesan. Jadi, apa tindakan kita?

La Tahzan… Lakukan semua hanya kerana ALLAH SWT

Assalamualaikum
Warahmatullahi Wabarakatuh

بِســـمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْـــــم

Apabila semua yang kita lakukan tidak membuahkan hasil dan
tidak tahu lagi apa yang akan kita lakukan
Ingatlah kita masih boleh bersandar pada DIA Yang Maha Pengasih.

Apabila hidup diselubungi kegelapan
Carilah cahaya itu dari DIA Yang Memberi Cahaya.

Apabila dibelenggu masalah sedangkan tiada satupun yang mahu membantu
Ingatlah pada DIA yang tak pernah melukai hati kita
DIA Yang Maha Baik dan Maha Adil.

Apabila hati terluka dan sakit, menumbangkan segala harapan
Jangan berputus asa kerana DIA melihat segala-galanya.

Apabila lemah tak berdaya, sedangkan perjalanan yang harus ditempuh masih jauh
Carilah kekuatan itu dari DIA Yang Maha Perkasa.

Apabila hidup ini dirasakan seperti beban
Bangunkanlah semangat kita dengan keyakinan akan IradatNYA.

Apabila jalan di depan berselimut mendung
sedangkan tiada sesiapapun yang sudi menemani
Carilah jalan lurus itu dari DIA Yang Satu-satunya Panduan Hidup.

Apabila orang-orang di sekeliling tidak mahu mendengar suara dan keluh kesah kita
Jangan merasa kecewa kerana DIA Yang Maha Mendengar.

Apabila kita dalam kedukaan, sedangkan tak ada tempat untuk melarikan diri
Mengadulah pada DIA Yang Maha Esa.

Apabila bersendirian dan kedukaan tiada penghujung
Serahkan diri pada DIA satu-satunya tempat yang boleh digantungkan harapan nyata.

Apabila hati terluka dan diri dihantui kebimbangan
Ingatlah bahawa DIA bersama-sama orang yang sabar.

Semangatlah sahabatku…
La Tahzan…
Lakukan semua hanya kerana ALLAH SWT

~ 12 Syawal 1433H ~

Jika berpeluang untuk berucap, berucaplah perkara yang baik-baik Jika berpeluang untuk mendengar, dengarlah perkara yang baik-baik Jika berpeluang untuk menulis, menulislah sesuatu yang berfaedah Jika berpeluang untuk membaca, bacalah tulisan yang berfaedah

Assalamualaikum
Warahmatullahi Wabarakatuh

بِســـمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْـــــم

Jika berpeluang untuk berucap, berucaplah perkara yang baik-baik
Jika berpeluang untuk mendengar, dengarlah perkara yang baik-baik
Jika berpeluang untuk menulis, menulislah sesuatu yang berfaedah
Jika berpeluang untuk membaca, bacalah tulisan yang berfaedah
Jika berpeluang menggunakan FACEBOOK, gunakanlah ia SEBAIK-BAIKNYA untuk manfaat bersama!.. ♥

~ 12 Syawal 1433H ~

Dunia ini hanya ada tiga hari sahaja: semalam, esok dan hari ini. Adapun semalam, maka ia telah pergi membawa apa yang ada di dalamnya. Esok pula, mungkin engkau tidak sempat menyusulinya. Dan hari ini, itulah untukmu. Maka beramallah pada hari ini. - Al-Hasan al-Basri -

Assalamualaikum
Warahmatullahi Wabarakatuh.


Dunia ini hanya ada tiga hari sahaja: semalam, esok dan hari ini. Adapun semalam, maka ia telah pergi membawa apa yang ada di dalamnya. Esok pula, mungkin engkau tidak sempat menyusulinya. Dan hari ini, itulah untukmu. Maka beramallah pada hari ini.

- Al-Hasan al-Basri -

Sabda Rasulullah s.a.w :Lihatlah orang yang lebih bawah daripada kamu, jangan melihat orang yang tinggi daripada kamu, kerana dengan demikian kamu tidak akan lupa segala nikmat Allah kepadamu.” (Hadis riwayat Bukhari dan Muslim)

Sabda Rasulullah s.a.w :Lihatlah orang yang lebih bawah daripada kamu, jangan melihat orang yang tinggi daripada kamu, kerana dengan demikian kamu tidak akan lupa segala nikmat Allah kepadamu.”

(Hadis riwayat Bukhari dan Muslim)

HIKMAH HIKMAH KEHIDUPAN.



• Dakwah dan jihad tidak mempercepatkan ajal, begitu juga sebaliknya, duduk santai tanpa dakwah tidak akan melambatkan ajal.

• Adakah kita sadar bahwa kita akan kehilangan peluang untuk menikmati indahnya persahabatan setiap kali kita membenci seseorang?

• Jika kita melakukan sesuatu dengan keikhlasan, niscaya ganjaran yang kita terima juga sebanding dengan apa yang kita usahakan.

• Orang yang bijak mempelajari banyak perkara dari musuhnya sendiri.

• Ketika ditimpa bencana, kita akan mengenali yang mana lawan dan yang mana kawan.

• Pemimpin yang baik akan memikul kesalahan dan tidak mengejar nama.

• Jika anda hanya berbuat baik kepada diri sendiri maka anda sebenarnya tidak pernah membuat kebaikan.

• Tiada hadiah yang lebih berharga daripada nasehat yang baik.

• Kebodohan ialah kesilapan bagi seseorang yang mempunyai peluang untuk menjadi pandai.

• Bacaan Al Qur’an ibu untuk menidurkan anaknya ketika kecil adalah suara yang paling merdu di dunia.

• Adalah lebih baik untuk mengetahui kelemahan & kegagalan sendiri daripada menuding kesalahan kepada pihak lain.

• Jgn putus asa jk otak tumpul & krg cerdas, kadang kala sesorg yg tumpul otaknya ttpi tdk putus asa, lbh maju drpd sesorg yg cerdas ttpi pemalas…

• Kenaikan pangkat, kedudukan, dan jabatan yang tidak wajar adalah penyebab kehancuran.

• Org yg paling buruk keadaannya ialah org yg tdk mnaruh kprcayaan kpd spapun krn prasangka buruknya & dia tdk dprcya oleh spapun krn krndahan budi & akhlaknya.

• Jangan merendahkan orang yg ditinggikan oleh ketaqwaannya dan jangan meninggikan orang yg ditinggikan oleh dunianya.

• 3 hal yg mncelakakn yaitu makan brlebih2n dgn alasan msh sehat, mmikul beban yg berat dgn mngandalkn kkuatan & mngurangi pngamalan krn mngandalkan takdir.

• 3 perkara yg slalu mnyelamatkan yaitu slalu takut kpd Allah lahir & batin. Hemat saat melarat & di wkt kaya. Berlaku adil saat marah & di wkt senang.

• Sebaik2 ucapan ialah yg bermanfaat. Tdk ada kebaikan bagi ilmu yg tdk bermanfaat dan tdk patut dipelajari serta diajarkan bagi ilmu yg tdk bermanfaat.

• Jangan menjadi budak bagi orang lain karena Allah menciptakan manusia dalam keadaan bebas dan merdeka.

• Dua orang rakus yang tidak pernah kenyang yaitu penuntut ilmu dan penuntut dunia.

• Batasi cintamu kpd kawan krn mungkin suatu hari dia menjadi lawan dan batasi permusuhanmu dgn lawan krn mungkin suatu hari dia menjadi kawan.

• Tiada amal tanpa niat yg baik, tidak ada harta kekayaan bagi yg tidak mempunyai kawan dan tidak ada kehormatan bagi orang yang tidak beragama (Islam).

• Barangsiapa mau menerima pendapat orang lain maka ia akan mengetahui kesalahan-kesal
ahan (kekurangan) yang ada pada dirinya.

• Orang yg rugi adalah orang yg tidak dapat memperoleh kawan-kawan dan yg paling rugi adalah orang yg ditinggalkan kawan-kawannya.

• “Tidaklah seseorang diberikan suatu pemberian yg lebih baik dan lebih lapang daripada kesabaran.” (HR. Bukhari)

“Sesungguhnya hati manusia akan berkarat sebagaimana besi yang dikaratkan oleh air.” Bila seorang bertanya, “Apakah caranya untuk menjadikan hati-hati ini bersih kembali?” Rasulullah s.a.w. menjawab, “Selalulah ingat mati dan membaca Al Quran”

Sabda Rasulullah s.a.w. : “Sesungguhnya hati manusia akan berkarat sebagaimana besi yang dikaratkan oleh air.” Bila seorang bertanya, “Apakah caranya untuk menjadikan hati-hati ini bersih kembali?” Rasulullah s.a.w. menjawab, “Selalulah ingat mati dan membaca Al Quran”

Rasulullah Shollallohu 'Alaihi wa-Sallam bersabda: “Wahai Abu Al-Munzir, adakah kamu tahu apakah ayat dalam Kitab Allah yang bersama kamu, paling agung?”. Aku (Ubay) berkata: “Allah dan Rasul-Nya yang lebih mengetahui”. Sabda baginda: “Wahai Abu Al-Munzir, adakah kamu tahu apakah ayat dalam Kitab Allah yang bersama kamu, paling agung?”. Aku berkata: “Allahu La Ilaha Illa Huwal Hayyul Qayyum”. Lalu baginda menepuk dadaku, dan bersabda: “Semoga dipermudahkan ilmu bagimu, Abul Munzir”. (Sahih Muslim : 810).

Disebutkan dalam hadis Ubay Bin Kaab:

قال رسول الله صلى الله عليه و سلم يا أبا المنذر أتدري أي آية من كتاب الله معك أعظم ؟ قال قلت الله ورسوله أعلم قال يا أبا المنذر أتدري أي آية من كتاب الله معك أعظم ؟ قال قلت الله لا إله إلا هو الحي القيوم قال فضرب في صدري وقال والله ليهنك العلم أبا المنذر

Maksudnya: Rasulullah Shollallohu 'Alaihi wa-Sallam bersabda: “Wahai Abu Al-Munzir, adakah kamu tahu apakah ayat dalam Kitab Allah yang bersama kamu, paling agung?”.
Aku (Ubay) berkata: “Allah dan Rasul-Nya yang lebih mengetahui”.
Sabda baginda: “Wahai Abu Al-Munzir, adakah kamu tahu apakah ayat dalam Kitab Allah yang bersama kamu, paling agung?”.
Aku berkata: “Allahu La Ilaha Illa Huwal Hayyul Qayyum”.
Lalu baginda menepuk dadaku, dan bersabda: “Semoga dipermudahkan ilmu bagimu, Abul Munzir”.
(Sahih Muslim : 810).


Nabi Rasulullah Shollallohu 'Alaihi wa-Sallam bersabda:

إذا أويت إلى فراشك فاقرأ آية الكرسي { الله لا إله إلا هو الحي القيوم } . حتى تختم الآية فإنك لن يزال عليك من الله حافظ ولا يقربنك شيطان حتى تصبح

Maksudnya: “Apabila kamu masuk ke tempat tidurmu, maka bacalah ayat Kursi ‘Allahu La Ilaha Illa Huwal Hayyul Qayyum’, sehingga habis ayat ini. Maka sesungguhnya, akan sentiasa ada penjaga dari Allah untuk kamu, dan syaitan tidak akan dapat mendekati kamu sehingga pagi”.
(Hr.Bukhari : 2187)

MEMOTONG KUKU FITRAH ROSULULLOH SHOLLALLOHU 'ALAIHI WASALLAM



Kuku ialah selaput atau bahagian keras yang tumbuh pada ujung jari manusia, benda keras yang menganjur yang tumbuh pada ujung kaki binatang (ada yang besar dan ada yang panjang dan tajam).

Kuku yang diciptakan Allah Subhanahu wa Ta'ala mempunyai peranan dan kepentingannya yang tersendiri kepada manusia. Dalam hukum Islam, kuku berperan alam beberapa perkara hukum yang tidak seharusnya diabaikan oleh umat Islam. Walaupun ia dilihat hanya seolah-olah perkara kecil, namun kadang-kadang ia adalah perkara besar, sebagai contoh kuku bisa menyebabkan tidak sah wudhu atau mandi junub, jika air tidak atau terhalang sampai ke kuku.

Beberapa permasalahan yang berhubungan dengan kuku dari segi hukum, hikmah memotong kuku, memanjangkan dan mewarnanya

1. Hukum Dan Hikmah Memotong Kuku

Memotong kuku adalah termasuk dalam amalan sunah. Sebagaimana disebutkan dalam hadis dari 'Aisyah Radhiallahu 'anha yang maksudnya: "Sepuluh perkara dikira sebagai fitrah (sunnah): memotong kumis, memelihara jenggot, bersiwak, memasukkan air ke hidung, memotong kuku, membasuh sendi-sendi, mencabut bulu ketiak, mencukur bulu ari-ari, bersuci dengan air (beristinja), berkata Zakaria: "berkata Mus'ab: "Aku lupa yang kesepuluh kecuali berkumur." (Hadis riwayat Muslim)

Memotong kuku adalah sunah bagi lelaki dan perempuan sama ada kuku tangan atau kaki.

Adapun hikmah daripada memotong kuku ialah menghilangkan segala kotoran yang melekat atau berkumpul di celah kuku, yang mana kotoran tersebut bisa menghalangi sampainya air ketika bersuci.

Selain daripada itu, jika kuku itu pula dibiarkan panjang dan segala kotoran atau najis melekat di dalamnya, nescaya ia bisa berpengaruh pada kesihatan.

2. Cara Dan Benda Untuk Memotong Kuku

Sunah memotong kuku dimulai daripada tangan kanan kemudian tangan kiri, memotong kuku kaki kanan kemudian kaki kiri.

Menurut Imam an-Nawawi, sunah memotong kuku dimulai jari tangan kanan keseluruhannya daripada jari telunjuk sehingga jari kelingking kemudian tangan kiri dari jari kelingking sehingga ibu jari.

Sementara kuku kaki pula, dimulai kaki kanan dari jari kelingking sehinggalah ibu jari kemudian kaki kiri daripada ibu jari sehinggalah kelingking.

Harus seseorang itu memotong kukunya dengan menggunakan gunting, pisau atau benda yang khas yang tidak menyebabkan mudharat pada kuku atau jari seperti yang dikenali sebagai alat pemotong kuku.

Setelah selesai memotong kuku, sayogyanya segera membasuh tangan (tempat kuku yang telah dipotong) dengan air. Ini kerana jika seseorang itu menggaruk pada anggota lain, ditakuti akan menghidap penyakit kusta.

Menurut kitab al-Fatawa al-Hindiyah dalam mazhab Hanafi bahawa makruh memotong kuku dengan menggunakan gigi kerana ia boleh mewarisi penyakit kusta.

3. Waktu Memotong Kuku

Dalam perkara memotong kuku, waktu juga diambil kira dan diambil perhatian dalam Islam. Adapun waktu memotong kuku itu tergantung pada panjang kuku tersebut. Kapanpun diharuskan memotong kuku apabila seseorang itu berkehendak pada memotongnya.

Akan tetapi janganlah membiarkan kuku tersebut tidak dipotong sehingga melebihi empat puluh hari. Sebagaimana diriwayatkan daripada Anas bin Malik yang maksudnya :

"Telah ditentukan waktu kepada kami memotong kumis, memotong kuku, mencabut bulu ketiak dan mencukur bulu ari-ari agar kami tidak membiarkannya lebih daripada empat puluh malam."
(Hadis riwayat Muslim)

Adapun menurut Imam asy-Syafi'e dan ulama-ulama asy-Syafi'yah, sunah memotong kuku itu sebelum mengerjakan sembahyang Juma'at, sebagaimana disunahkan mandi, bersiwak, berharuman, berpakaian rapi sebelum pergi ke masjid untuk mengerjakan sembahyang Juma'at.

Diriwayatkan oleh Abu Sa'id al-Khudri dan Abu Hurairah

Radhiallahu 'anhuma berkata yang maksudnya :

Maksudnya: "Bersabda Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam: "Sesiapa yang mandi pada hari Juma'at, bersiwak, berwangian jika memilikinya dan memakai pakaian yang terbaik kemudian keluar rumah sehingga sampai ke masjid, dia tidak melangkahi (menerobos masuk) orang-orang yang telah bersaf, kemudian dia mengerjakan sembahyang sembahyang sunah, dia diam ketika imam keluar (berkhutbah) dan tidak berkata-kata sehingga selesai mengerjakan sembahyang, maka jadilah penebus dosa di antara Juma'at itu dan Juma'at sebelumnya."
(Hadis riwayat Ahmad)

Daripada Abu Hurairah katanya yang

maksudnya : "Bahawasanya Rasulullah Shallallahu 'alahi wasallam memotong kuku dan mengunting kumis pada hari Juma'at sebelum Baginda keluar untuk bersembahyang."


Hari-Hari Memotong kuku

(Riwayat al-Bazzar dan ath-Thabrani) Sementara menurut Ibnu Hajar Rahimahullah pula, sunah memotong kuku itu pada hari Khamis atau pagi Juma'at atau pada hari Isnin.

Terdapat dalam sebuah hadith Nabi Rasulullah Shallallahu 'alahi wasallam bermaksud;
“Barangsiapa memotong kuku atau mengerat kuku pada hari;
SABTU -> Mempusakai penyakit akilah (yang disebabkan banyak makan)
AHAD -> Hilang berkat
ISNIN-> Mempusakai alim fadhil (berilmu dan mempunyai kelebihan)
SELASA -> Mempusakai kebinasaan
RABU -> Mempusakai jahat perangai
KHAMIS -> Mempusakai kaya
JUMAAT -> Mempusakai ilmu dan lemah lembut
(Dipetk dari kitab Al-Jauharul Mauhub Wa Munabbahatul

Qulub Jilid 1)


4. Menanam Potongan Kuku

Islam sangat perihatin terhadap memuliakan anak Adam termasuk memuliakan anggota badan manusia. Potongan-potong
an kuku sunah ditanam di dalam tanah sebagai tanda menghormatinya, kerana ia salah satu daripada anggota manusia. Sebagaimana disebutkan dalam kitab Fath al-Bari, bahawa Ibnu 'Umar Radhiallahu 'anhu menanam potongan kuku.

5. Memotong Kuku Ketika Haid, Nifas Dan Junub

Menurut kitab Al-Ihya', jika seseorang itu dalam keadaan junub atau berhadas besar, jangan dia memotong rambut, kuku atau mengeluarkan darah atau memotong sesuatu yang jelas daripada badannya sebelum dia mandi junub. Kerana segala potongan itu di akhirat kelak akan kembali kepadanya dengan keadaan junub.

6. Memanjangkan Kuku Dan Mewarnainya ( Cutex)

Tabiat memanjangkan kuku dan membiarkannya tanpa dipotong adalah perbuatan yang bertentangan dengan sunnah Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihhi wasallam , kerana Baginda menggalakkan supaya memotong kuku. Jika dibiarkan kuku itu panjang, nescaya banyak perkara-perkara yang membabitkan hukum seperti wudhu, mandi wajib dan sebagainya.

Adapun dalam hal mewarnai kuku (cutex), perempuan yang bersuami adalah haram mewarnai kuku jika suaminya tidak mengizinkan. Sementara perempuan yang tidak bersuami pula, haram baginya mewarnai kuku. Demikian juga jika pewarna itu diperbuat daripada benda najis adalah haram digunakan melainkan ada hajat seperti berubat.

Jika pewarna kuku itu boleh menghalang daripada masuknya air, maka wajiblah dibersihkan pewarna tersebut. Jika tidak dibersihkan ia daripada kuku tangan atau kaki, maka tidaklah sah wudhu apabila dia berhadas kecil, atau mandi wajib apabila dia berhadas besar iaitu haid, nifas atau junub.

Hal ini berbeza pula dengan berinai, kerana perempuan yang bersuami atau perempuan yang hendak berihram sunah baginya berinai atau berpacar. Walau bagaimanapun cara berinai yang disunahkan itu ialah dengan menggunakan daun inai pada seluruh dua telapak tangan hingga ke pergelangan tangan. Disunahkan juga menyapukan sedikit inai kemuka, sebab ketika ihram, perempuan disuruh membuka muka dan kadang-kadang kedua telapak tangannya akan terbuka. Maka dengan berinai itu akan menutupi warna kulit tangan dan muka.

Adapun perempuan yang tidak bersuami, adalah makruh berinai (menginai seluruh dua telapak tangan hingga ke pergelangan tangan) tanpa ada sesuatu sebab keuzuran dan tidak pula bermaksud untuk melakukan ihram. Ini kerana ditakuti akan menimbulkan fitnah.

Sementara cara berinai dengan hanya menginaikan ujung-ujung jari sahaja dan membuat ukiran-ukiran tertentu adalah tidak dianjurkan, bahkan haram hukumnya berbuat begitu. Akan tetapi diharuskan bagi perempuan yang bersuami berinai dengan cara berkenaan dengan syarat ada keizinan daripada suami. Ini memandangkan ada tujuan isteri berhias untuk suami. Jika tanpa ada keizinan suami maka hukumnya tetap haram.

Manakala hukum berinai bagi kaum lelaki pada dua tangan dan kaki adalah haram. Sebagaimana diriwayatkan oleh Anas bin Malik katanya yang maksudnya :

"Bahawa Nabi Shallallahu 'alaihi wasallam melarang kaum lelaki memakai za'faran (kuma-kuma)." (Hadis riwayat Muslim)

Tambahan lagi, perbuatan berinai pada tangan dan kaki itu terdapat di dalamnya unsur-unsur menyerupai cara kaum wanita berhias. Akan tetapi jika lelaki itu berinai kerana ada keuzuran iaitu ada keperluan atau hajat seperti untuk berubat, tidaklah diharamkan malahan tidak juga dimakruhkan ke atasnya

berinai..wAllohu'alaam


Referensi:tasik-puteri.com
Di edit seperlunya agar mudah di pahami...

Subhanakallohumma wabihamdika asyhadualla ilahaa illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika.

Labels

Copyright @ 2017 Titian Tasbih.

Designed by Aufa | Probiotik