http://go.onclasrv.com/afu.php?zoneid=1323360
BACA EMAIL DI BAYAR EURO ,MAU??

Tuesday, August 27, 2013

Filled Under:
, ,

Status ,,JANDA... apakah SEBUAH AIB ?




Assalamualaikum Warahmatulloh Wabarokatuh !!!!!!

Bismillaah ………………


Janda adalah sebuah status sosial.

Sama
halnya dengan “menikah”, “tidak menikah”,
“duda”, “perjaka”, “perawan” dan kata
sandang lainnya yang beredar di masyarakat.
Dalam mengarungi biduk rumah tangga,
bukan tidak mungkin status itu

"hinggap"

kepada istri. Siapapun dia. Bisa karena
perceraian ataupun karena meninggalnya
suami. Tanpa pernah ia minta, tanpa pernah
ia harapkan.
Ketika kita memberikan label tertentu pada
sebuah status janda, tengoklah kembali siapa
diri kita ini.

Kenapa kita tidak bisa melihat
seseorang karena kepribadiannya yang
menarik, baik hati, suka membantu teman
atau periang?

Kenapa kita tidak bisa
mengukur seseorang karena kepandaiannya
memasak, merangkai bunga, atau bahkan
ilmu dan agamanya?

Status JANDA mestinya menyadarkan kita
bagaimana beratnya wanita itu menafkahi
dirinya dan keluarganya (jika sudah memiliki
anak), bahkan sebagian masih juga harus
menghidupi orang tuanya yang renta, atau
membiayai sekolah adik-adiknya yang masih
kecil.

** Berpikir bagaimana bisa berlaku
profesional di kantor, bukan malah
menggunjing, menyulut gosip-gosip iseng
tentang kawan kerja yang seorang janda.

Semestinya kita terus belajar dengan berkaca
pada orang lain, karena di beberapa hal bisa
jadi kita ini lebih beruntung.

Atau bisa jadi,
suatu ketika status itu menghinggapi diri kita
tanpa terencana. Karena hari esok kita tidak
tahu.

** Saat terbersit di benak kita untuk memberi
label "miring" atas status JANDA seseorang,
coba bayangkan jika dia adalah ibu, adik atau
kakak perempuan kita.

Relakah kita jika
mereka dipandang sebelah mata, dicibir dan

"dianaktirikan" di masyarakat hanya karena
dia janda?

Tentu tidak, bukan?

Dia hanya
menjalani ketentuan Rabbnya. Sebagai
bentuk ujian baginya, atau bahkan sebagai
bentuk kasih sayang Allah kepadanya.

Seharusnya mereka para JANDA dibantu,
dimotivasi dan diberi semangat. Bukan
dipandang sebelah mata sebagaimana yang
dilakukan sebagian orang yang belum
mengenal dan mengerti kebenaran.

Menggunjing, membuat gosip2 tak bermutu,
atau perbuatan menyusahkan lainnya adalah
ciri orang-orang yang belum mempelajari
ilmu dien dengan benar.

Jika tidak bisa
membantu, maka diam adalah bantuan
terbaik.

..... Mari tanyakan pada diri sendiri.
Dimanakah ilmu yang telah dipelajari?

Dimanakah akhlak baik dan keteladanan pada
para salafus shalih yang telah diberi
petunjuk?

Sudah amankah kita dari sikap sombong,
lidah tak terjaga, merendahkan orang lain?

*** Siapa yang sanggup menjamin esok atau lusa,
Wanita yang merendahkan kehormatan
saudaranya tak akan mengalami hal serupa?

Marilah kita gunakan lidah kita untuk
mendekatkan diri kepada ALlah dan
mendapatkan pertolongannya dengan
menjauhi kecenderungan dan kebiasaan
menggunjing dan GHIBAH ……………

Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam
mengingatkan:

ﺍﻟْـﻤُﺴْﻠِﻢُ ﻣَﻦْ ﺳَﻠِﻢَ ﺍﻟْـﻤُﺴْﻠِﻤُﻮْﻥَ ﻣِﻦْ ﻟِﺴَﺎﻧِﻪِ ﻭَﻳَﺪِﻩِ

“Seorang muslim adalah orang yang kaum
muslimin lainnya selamat dari gangguan lisan
dan tangannya.” (HR. Al-Bukhari no. 6484
dan Muslim no. 161)

♀♀ Lihatlah ummahatul mukminin Radhiyallahu
'anhunna, mereka kebanyakan JANDA

** Lihat ibu-ibu para ulama, banyak yang JANDA
pula.

Lalu dimana keteladanan kita pada mereka
yang jauh lebih dalam Ilmu agama dan
pengamalannya?

Janda bukanlah penghalang masuk surga. Dan
belum tentu juga yang gadis ataupun istri
lebih baik darinya di hadapan Allah ta'ala.

Apa yang kita banggakan bukanlah jaminan,
karena Allah melihat ketakwaan seseorang,
bukan melihat paras wajah dan status sosial
kita.

Mampukah kita para istri dan gadis
menanggung penderitaan, hinaan, perih dan
getirnya hidup yang mereka rasakan??????

Sebagian para gadis dan para istri yang
mereka tahu mungkin serba tersedia,
menerima dan meminta tanpa tau bagaimana
sulitnya mencari nafkah, membagi,
membelanjakan, dan menafkahi keluarganya.

◎◎ Semoga keangkuhan dan kesombongan tidak
menjangkiti hati tanpa disadari.

Persembahan untuk saudari-saudariku,
akhowat dan ummahat yang diuji dengan
status JANDA …………

dan yang sedang diuji dengan
kebiasaan menggunjing saudarinya yang
berstatus JANDA !!!!!

0 comments:

Post a Comment

Labels

loading...

Copyright @ 2017 Titian Tasbih.

Designed by Aufa | Probiotik