http://go.onclasrv.com/afu.php?zoneid=1323360
BACA EMAIL DI BAYAR EURO ,MAU??

Saturday, October 20, 2012

Tentang Hak Ayah dari Anaknya

assalamualaikum warohmatullohi wabarokaatuhu.

Tentang Hak Ayah dari Anaknya

Rasulullah SHollallohu 'Alaihi wa-Sallam pernah berkata kepada seseorang, "Kamu dan hartamu adalah milik ayahmu." (Asy-Syafi'i dan Abu Dawud)

Keterangan:
Terdapat satu riwayat yang cukup panjang berkaitan dengan hal ini.
Dari Jabir Ra meriwayatkan, ada laki-laki yang datang menemui Nabi SHollallohu 'Alaihi wa-Sallam dan melapor. Dia berkata: "Ya Rasulullah, sesungguhnya ayahku ingin mengambil hartaku ...."

"Pergilah Kau membawa ayahmu kesini", perintah beliau.
Bersamaan dengan itu Malaikat Jibril turun menyampaikan salam dan pesan Allah kepada beliau.

Jibril berkata: "Ya, Muhammad, Allah 'Azza wa Jalla mengucapkan salam kepadamu, dan berpesan kepadamu, kalau orangtua itu datang, engkau harus menanyakan apa-apa yang dikatakan dalam hatinya dan tidak didengarkan oleh teliganya.

Ketika orang tua itu tiba, maka nabi pun bertanya kepadanya: "Mengapa anakmu mengadukanmu?
Apakah benar engkau ingin mengambil uangnya?"
Lelaki tua itu menjawab: "Tanyakan saja kepadanya, ya Rasulullah, bukankah saya menafkahkan uang itu untuk beberapa orang ammati (saudara ayahnya) atau khalati (saudara ibu) nya, atau untuk keperluan saya sendiri?"

Rasulullah bersabda lagi: "Lupakanlah hal itu. Sekarang ceritakanlah kepadaku apa yang engkau katakan di dalam hatimu dan tak pernah didengar oleh telingamu!" Maka wajah keriput lelaki itu tiba-tiba menjadi cerah dan tampak bahagia, dia berkata: "Demi Allah, ya Rasulullah, dengan ini Allah Subhanahu Wata'ala berkenan menambah kuat keimananku dengan ke-Rasul-anmu. Memang saya pernah menangisi nasib malangku dan kedua telingaku tak pernah mendengarnya ..."

Nabi mendesak: "Katakanlah, aku ingin mendengarnya." Orang tua itu berkata dengan sedih dan airmata yang berlinang: "Saya mengatakan kepadanya kata-kata ini:

'Aku mengasuhmu sejak bayi dan memeliharamu waktu muda. Semua hasil jerih-payahku kau minum dan kau reguk puas. Bila kau sakit di malam hari, hatiku gundah dan gelisah, lantaran sakit dan deritamu, aku tak bisa tidur dan resah, bagai akulah yang sakit, bukan kau yang menderita. Lalu airmataku berlinang-linan
g dan meluncur deras. Hatiku takut engkau disambar maut,padahal aku tahu ajal pasti akan datang.

Setelah engkau dewasa, dan mencapai apa yang kau cita-citakan, kau balas aku dengan kekerasan, kekasaran dan kekejaman, seolah kaulah pemberi kenikmatan dan keutamaan. Sayang..., kau tak mampu penuhi hak ayahmu, kau perlakukan daku seperti tetangga jauhmu. Engkau selalu menyalahkan dan membentakku, seolah-olah kebenaran selalu menempel di dirimu ..., seakan akan kesejukan bagi orang-orang yang benar sudah dipasrahkan.'

Selanjutnya Jabir berkata: "Pada saat itu Nabi langsung memegangi ujung baju pada leher anak itu seraya berkata: "Engkau dan hartamu milik ayahmu!" (HR. At-Thabarani dalam "As-Saghir" dan Al-Ausath).

Jangan mengabaikan (membenci dan menjauhi) orang tuamu. Barangsiapa mengabaikan orang tuanya maka dia kafir. (HR. Muslim)

Penjelasan:
Yang dimaksud kufur nikmat dan bukan kufur akidah.

Subhanakallohumma wabihamdika asyhadualla ilahaa illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika.

Silahkan di tag,share/copaz dan di sebarluaskan ,sekiranya ada manfaat.Semoga Alloh Azza wa Jalla berikan pahala kepada yang membaca, yang menulis, yang menyebarkan, yang mengajarkan dan yang mengamalkan… Aamiin yaa Alloh, Aamiin yaa Robbi, Aamiin yaa Alloh yaa Robbal’alaamiin

Orang tua pernah merasa muda Tapi orang muda BELUM TENTU merasa tua

Assalamualaikum
Warahmatullahi Wabarakatuh

بِســـمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْـــــم

Segala puji bagi ALLAH SWT
Selawat dan salam ke atas Nabi Muhammad Rasulullah SAW, keluarga dan para sahabat.

Bertaubat lah sebelum terlambat
Jangan tunggu tua baru nak bertaubat


Bak kata Dato' Dr. Haji Mohd Fadzilah Kamsah :

Orang tua pernah merasa muda
Tapi orang muda BELUM TENTU merasa tua

Selamat Menunaikan Solat Asar buat semua sahabat yang dikasihi ^_^

♥ ﷲ ♥

~ 3 Zulkaedah 1433H ~

Jadilah umat yang rajin hari ini!

Assalamualaikum
Warahmatullahi Wabarakatuh.

Banyak perkara yang kita tidak tahu - tapi itu bukan perkara terpenting untuk mencari rezeki dan alasan untuk hanya duduk menunggu pertolongan Allah tanpa melakukan apa-apa.

"Alat" wajib untuk mencari rezeki hanya dua - "rajin" dan "tidak berputus asa" - asalkan anda gunakan kedua-dua alat dalaman ini secara berterusan, percayalah Allah akan murahkan rezeki kita jika iman dan ketaqwaan kita pada Allah kuat.

Jangan dok malas dan mudah berputus asa - dan kemudian untuk berdoa untuk dimurahkan rezeki. Berusaha dulu dan doa - bukan sebaliknya tanpa melakukan apa-apa selain menunggu pertolongan daripada Allah.

Ingat balik bahawa kerajinan Rasullulah dan semangat tidak berputus asa beliaulah yang menjadi antara kunci terpenting kepada perkembangan Islam sehingga kini selain iman yang kuat.

Wahai diri…

Assalamualaikum
Warahmatullahi Wabarakatuh

بِســـمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْـــــم


Segala puji bagi ALLAH SWT
Selawat dan salam ke atas Nabi Muhammad Rasulullah SAW, keluarga dan para sahabat.

Wahai diri…

Ingatlah

Sekalipun kau berhijab daripada mengecapi nikmat ketaatan
Jangan sampai kau tertipu oleh nikmat kejahatan
Berhati-hatilah menjaga hati

Tidak mengapa kau selalu menangis kerana dosa
Tetapi jangan sampai kau tersenyum kerananya

Ingatlah selalu

Kejahatan yang menyebabkan kau menangis
Lebih baik daripada kebaikan yang menimbulkan rasa takbur

♥ ﷲ ♥

~ 3 Zulkaedah 1433H ~

RENUNGAN

Assalamualaikum
Warahmatullahi Wabarakatuh

بِســـمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْـــــم

Segala puji bagi ALLAH SWT
Selawat dan salam ke atas Nabi Muhammad Rasulullah SAW, keluarga dan para sahabat.

Dalam kita melangkah
Terkadang diuji dengan ujian yang terasa berat,
Hingga kita terduduk dan menangis
Peritnya terasa tetapi ketahuilah
Dan renungilah dalam diri kerana
Mungkin air mata tika itu hadir kerana
DIA mahu menjahit sejadah IMAN yang kian terkoyak
Lantaran ada langkah-langkah yang tersasar

Semoga tabah dan tetapkan iman
Biarlah kita keseorangan tanpa berteman
Biarlah malam tanpa sinar rembulan
Biarlah tidur tanpa dihiasi mimpi indah
Tetapi jangan biarkan hatimu sunyi
Tanpa sepotong ayat-ayat suci AL-QUR’AN & Zikrullah ♥

♥ ﷲ ♥

~ 3 Zulkaedah 1433H ~

WARNING...!!! WASPADAI KESYIRIKAN...

assalamualaikum warohmatullohi wabarokaatuhu.

WARNING...!!!
WASPADAI KESYIRIKAN...

Doa Berlindung dari Kesyirikan

اللَّهُمَّ إنِّي أَعُوذُ بِك أَنْ أُشْرِكَ بِك وَأَنَا أَعْلَمُ وَأَسْتَغْفِرُك
لِمَا لَا أَعْلَمُ

Allaahumma Innii A'udzu bika an Usyrika bika wa Anaa A'lamuhuu wa Astaghfiruka Limaa Laa A'lamuhu

"Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari perbuatan syirik (menyekutukan-Mu) sedangkan aku mengetahuinya. Dan aku memohon ampun kepada-Mu terhadap kesyirikan yang tidak aku ketahui." (HR. Ahmad dan Shahih Abi Hatim serta yang lainnya, shahih)

اللَّهُمَّ إِنَّا نَعُوذُ بِكَ مِنْ أَنْ نُشْرِكَ بِكَ شَيْئًا نَعْلَمُهُ وَنَسْتَغْفِرُكَ لِمَا لَا نَعْلَمُ

Allaahumma Innaa Na'udzu bika min an Nusyrika bika wa Anaa A'lamuhuu wa Nastaghfiruka Limaa Laa A'lamuhu

"Ya Allah, sesungguhnya kami berlindung kepada-Mu dari perbuatan syirik (menyekutukan-Mu) sedangkan aku mengetahuinya. Dan kami memohon ampun kepada-Mu terhadap kesyirikan yang tidak aku ketahui." (HR. Ahmad IV/403 dari Abu Musa al Asy'ari. Dihasankan oleh Syaikh al Albani dalam Shahih al Targhib wa al Tarhib I/121-122 no. 36)

Isi Kandungan Doa

Kedua doa di atas berbentuk isti'adzah (memohon perlindungan). Biasanya dipanjatkan dari sesuatu yang ditakuti dan dikhawatirkan. Dalam hal ini adalah syirik. Karena syirik dapat mengakibatkan keburukan di dunia dan di akhirat, di antaranya:

1. Dosa syirik adalah dosa yang tidak terampuni, jika pelakunya meninggal di atasnya. Hal ini sesuai dengan firman Allah Ta'ala:

إِنَّ اللَّهَ لَا يَغْفِرُ أَنْ يُشْرَكَ بِهِ وَيَغْفِرُ مَا دُونَ ذَلِكَ لِمَنْ يَشَاءُ

"Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya." (QS. Al Nisa': 48 dan 116)

2. Syirik menghalangi pelakunya dari surga dan menjadikannya kekal di dalam neraka.

إِنَّهُ مَنْ يُشْرِكْ بِاللَّهِ فَقَدْ حَرَّمَ اللَّهُ عَلَيْهِ الْجَنَّةَ وَمَأْوَاهُ النَّارُ وَمَا لِلظَّالِمِينَ مِنْ أَنْصَارٍ

"Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang dzalim itu seorang penolong pun." (QS. Al Maidah: 72)

Dari Ibnu Mas'ud radliyallah 'anhu, Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:

مَنْ مَاتَ وَهْوَ يَدْعُو مِنْ دُونِ اللَّهِ نِدًّا دَخَلَ النَّارَ

"Barangsiapa yang mati dalam keadaan menyembah selain Allah, pasti ia masuk ke dalam neraka." (HR. al Bukhari)

3. Syirik menghapus pahala amal shalih yang telah dikerjakan oleh pelakunya.

وَلَقَدْ أُوحِيَ إِلَيْكَ وَإِلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكَ لَئِنْ أَشْرَكْتَ لَيَحْبَطَنَّ عَمَلُكَ وَلَتَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ

"Dan sesungguhnya telah diwahyukan kepadamu dan kepada (nabi-nabi) yang sebelummu: "Jika kamu mempersekutukan (Tuhan), niscaya akan hapuslah amalmu dan tentulah kamu termasuk orang-orang yang merugi." (QS. Al Zumar: 65)

Seseorang yang pahala amal-nya terhapus karena perbuaan syiriknya, maka Allah tidak memberikan balasan sedikitpun terhadap amal tersebut. Sebaliknya Allah akan mengadzabnya karena kedzaliman dan penghinaannya kepada Allah dengan kesyirikan yang dia lakukan.

Akibat buruk di atas pantas dijatuhkan kepada seorang musyrik, karena perbuatan syirik adalah perbuatan dzalim dan dosa yang sangat besar. "Sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar kedzaliman yang besar." (QS. Luqman: 13)

Abdullah bin Mas’ud radliyallah 'anhu berkata: Aku pernah bertanya kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, “Dosa apakah yang paling besar di sisi Allah?” Beliau menjawab, “Engkau menjadikan sekutu bagi Allah, padahal Dialah yang telah menciptakanmu.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Seorang musyrik telah berlaku jahat terhadap hak Allah. Padahal Allah-lah sang pencipta, pemberi rizki, yang menghidupkan dan mematikan. Namun, seorang musyrik telah menentang dan mengingkari semua itu, bahkan dia memberikan ibadah dan penghormatan yang hanya menjadi hak Allah kepada selain-Nya yang bukan pencipta, bukan pemberi rizki, tidak menghidupkan dan mematikan.

Seorang muslim harus takut dan khawatir terhadap perbuatan syirik. Dia harus berhati-hati, jangan sampai terjerumus ke dalam perbuatan yang sangat buruk ini karena samarnya permasalah ini. Yaitu, seperti yang disampaikan Ibnu 'Abbas, bagaikan semut kecil yang merayap di atas batu hitam di malam yang kelam. (Riwayat Ibnu Abi Hatim)

Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda, "Wahai umat manusia, takutlah kalian terhadap kesyirikan, karena syirik itu lebih samar dari merayapnya semut.” (HR. Ahmad)

"Wahai umat manusia, takutlah kalian terhadap kesyirikan, karena syirik itu lebih samar dari merayapnya semut.”
Karena sulitnya selamat dari perbuatan syirik -kacuali orang yang ditolong Allah untuk menjauhinya- Abu Bakar al Shiddiq mengadu kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dengan menyampaikan, “Wahai Rasulullah, bagaimana kita bisa selamat darinya padahal ia lebih lembut daripada semut yang kecil?

Rasulullah shalallahu ‘alaihi wassalam menjawab: "Maukah aku ajarkan kepadamu satu kalimat (doa), jika engkau membacanya pasti selamat dari syirik yang samar maupun yang jelas? Ucapkanlah :

اللَّهُمَّ إنِّي أَعُوذُ بِك أَنْ أُشْرِكَ بِك وَأَنَا أَعْلَمُ وَأَسْتَغْفِرُك لِمَا لَا أَعْلَمُ

"Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari perbuatan syirik (menyekutukan-Mu) sedangkan aku mengetahuinya. Dan aku memohon ampun kepada-Mu terhadap kesyirikan yang tidak aku ketahui." (HR. Ahmad, al Thabrani dan lainnya. Dihasankan oleh Syaikh al Albani dalam Shahih al Targhib wa al Tarhib. Ibnu Taimiyah dalam Majmu' Fatawa: 2/158, menyebutkannya dari Abi Hatim dalam shahihnya)

Diriwayatkan juga dari Umar bin Khathab radliyallah 'anhu, beliau sering berdoa :

اللَّهُمَّ اجْعَلْ عَمَلِي كُلَّهُ صَالِحًا وَاجْعَلْهُ لِوَجْهِكَ خَالِصًا وَلَا تَجْعَلْ لِأَحَدِ فِيهِ شَيْئًا

"Ya Allah, jadikan amalku seluruhnya adalah shalih (sesuai tuntunan Rasulullah) dan jadikan ia ikhlash mencari ridla-Mu, jangan jadikan sedikitpun dari amal itu untuk seseorang."

Di samping dengan berlindung kepada Allah dari kesyirikan dengan doa-doa di atas, kita juga harus melakukan usaha nyata dengan menuntut ilmu dan belajar, khususnya tentang tauhid dan syirik. Dengan ilmu tersebut pandangan kita semakin tajam dan jeli, dapat melihat kesyirikan sekecil apa pun. Sebaliknya tanpa ilmu sering manusia terjerumus ke dalam kesyirikan, bahkan syirik besar, dalam keadaan tidak sadar dan merasa dirinya sedang berbuat baik.

Sebaliknya tanpa ilmu sering manusia terjerumus ke dalam kesyirikan, bahkan syirik besar, dalam keadaan tidak sadar dan merasa dirinya sedang berbuat baik.

Semoga Allah melindungi kita dari kesyirikan, yang besar maupun yang kecil, yang samar maupun yang jelas, sehingga tergolong sebagai hamba Allah mukhlisin. Harapannya, semoga dengan bersih dari syirik amal shalih kita diterima oleh Allah, segala kesalahan dan dosa kita diampuni, Allah masukkan kita ke dalam surga-Nya, dan dijauhkan dari neraka. "Barang siapa dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke dalam surga, maka sungguh ia telah beruntung." (QS. Ali Imran: 185)

Oleh: Badrul Tamam

(PurWD/voa-islam.com)

Subhanakallohumma wabihamdika asyhadualla ilahaa illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika.

Silahkan di tag,share/copaz dan di sebarluaskan ,sekiranya ada manfaat.Semoga Alloh Azza wa Jalla berikan pahala kepada yang membaca, yang menulis, yang menyebarkan, yang mengajarkan dan yang mengamalkan… Aamiin yaa Alloh, Aamiin yaa Robbi, Aamiin yaa Alloh yaa Robbal’alaamiin

Al-Qur'an Menjawab Persoalan Pasutri

Bismillaahir Rohmaanir Rohiim

Al-Qur'an Menjawab Persoalan Pasutri

1. Pertanyaan : Mengapa jika ia marah, lantas memukul diriku ?

Jawaban Al Anbiya ayat 3 : Hati Mereka Dalam Keadaan Lalai,( Biasanya orang yang marah dan emosional dengan pelampiasan secara fisik,
maka hatinya dalam keadaan lalai mengingat Allah )

2. Pertanyaan :Mengapa istriku/
suamiku marah-marah terus kepada-ku, tanpa permasalahan yang mendasar/masalah yang sepele?

Jawaban Al Anbiya ayat 20 :Mereka malaikat-malaikat bertasbih tidak henti-hentinya malam dan siang”( Jawaban saat kita kena marah dari pasangan paling tepat adalah berdzikir/tasbih kepada Allah baik lisan maupun hati )

3. Pertanyaan :Mengapa Allah memberiku jodoh,orang seperti dia yang memiliki banyak kekurangan & kelemahan ?

Jawaban Al Anbiya ayat 23 : Allah tidak ditanya tentang apa yang Allah kerjakan,tapi kamulah yang akan ditanya”( Karena Kehendak Allah menjadikan suami/istri kita dengan kelebihan dan kekurangannya maka jangan tanya mengapa Allah berbuat seperti ini kepada kita, tapi nanti kita yang akan ditanya,sebenarnya apa yang telah kita kerjakan untuk memperbaiki sifat buruk pasangan kita, dan kita sendiri sebenarnya bukan mahluk sempurna.
Maka jangan tanya apa yang ALLAH perbuat tapi engkau yang akan di tanya ALLAH,apa yang sudah engkau perbuat)

4. Pertanyaan :Mengapa Allah terus mengujiku dengan perangai suami/istriku yang tidak sesuai agama ?

Jawaban Al Anbiya ayat 35 : Setiap yang bernyawa akan merasakan mati. Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan. Dan kamu akan dikembalikan kepada kami” ( Bukankah hidup berarti adalah masalah?, jika tidak mau ada masalah, jangan hidup. Maka keburukan pasangan kita hendaknya kita sikapi dengan kesabaran dan teruslah berdoa agar Allah memberi petunjuk hidayah pada pasangan kita. Ajak pasangan kita untuk mau menghadiri pengajian, shalat tarawih jamaah di masjid, menjenguk orang sakit di rumah sakit, melihat/ziarah kubur dengan niat untuk banyak mengingat kematian.Semoga Al Quran dan kematian bisa menjadi nasihat baik buat pasangan kita)

5. Pertanyaan :Apa yang harus kulakukan saat ini, pasanganku marah dan pergi dari rumah,tak ada kabar ?

Jawaban Al Anbiya ayat 87: Dan ingatlah kisah Zun Nun (nabi Yunus as) ketika dia pergi dalam keadaan marah, lalu dia menyangka bahwa Kami tidak akan menyulitkannya, maka dia berdoa kepada Allah dalam keadaan yang gelap, Laa Ilaaha illaa anta Subhanaka Inni Kuntu minadholiimiin ” (Jika pasangan kita nusyuz (pergi dari rumah karena marah) sebaiknya kita banyak berdoa kepada Allah seperti doa Nabi Yunus saat berada di dalam perut ikan , di dalam dasar laut dan di kegelapan malam, yakni Laa Ilaaha illaa anta Subhanaka Inni Kuntu minadholiimiin)

6. Pertanyaan : Doa Apa yang harus kami baca bila saat ini kami belum memiliki keturunan ?

Jawaban Al Anbiya ayat 89 : Dan ingatlah ketika Zakaria berdoa kepada Allah, “Ya Tuhanku , janganlah Engkau biarkan aku seorang diri (tanpa keturunan) dan Engkaulah ahli waris yang terbaik”

Al Anbiya ayat 90 : Maka Kami kabulkan doanya dan Kami anugerahkan kepadanya Yahya, dan Kami jadikan istrinya dapat mengandung. Sungguh mereka selalu bersegera melakukan kebaikan dan mereka berdoa kepada Kami dengan penuh harap dan cemas. Dan mereka orang-orang yang khusyuk kepada Kami” ( Doa Nabi Zakaria ini dikabulkan dengan diiringi 3 syarat hingga mereka diberi Allah keturunan, yaitu:

1. Bersegera melakukan kebaikan dan ikhtiar
2. Berdoa dengan penuh keikhlasan berharap cemas
3. Menjadikan hidup khusyuk hanya kepada Allah Subhanahu wata'ala.

7. Pertanyaan :Lantas apa maksud surat Al Anbiya ini disajikan sebagai nasehat kepada kami ?

Jawaban Al Anbiya ayat 106 : Sungguh apa yang disebutkan di dalam Al Qur’an ini,benar-benar menjadi petunjuk (yang lengkap) bagi orang-orang yang menyembah Allah”

8. Pertanyaan : Apa balasan dari Allah, jika aku imani dan kukerjakan dalam surat Al Anbiya ini ?

Jawaban Al Anbiya ayat 105 : Dan Sungguh Kami tulis di dalam Zabur setelah tertulis di dalam Lauh Mahfuz bahwa bumi ini akan diwarisi oleh hamba-hamba Ku yang soleh”

semuga manfaat untuk kita bersama..

Artikel Share from: https://m.facebook.com/photo.php?fbid=422862427761857

Rahsia Garam... Amalan Sunnah yang tak diketahui.

7 Destinasi Pengembaraan Roh
Assalamualaikum
Warahmatullahi Wabarakatuh

بِســـمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْـــــم

Segala puji bagi ALLAH SWT
Selawat dan salam ke atas Nabi Muhammad Rasulullah SAW, keluarga dan para sahabat.

Rahsia Garam... Amalan Sunnah yang tak diketahui.

Amalan Rasulullah SAW memakan secubit garam sebelum dan selepas makan. Kini dibuktikan oleh sains bahawa tabiat ini menambahkan keberkesanan perut untuk menghadam makanan dan menghindarkan perut dari menyerap racun.

Pada zaman Yunani, Tentera Yunani (Askar Greek ) dibayar gaji menggunakan garam. Begitu juga dengan episod penjajahan negara kecil oleh negara besar dengan mengenakan hukuman penjara kepada penentang mereka. Apabila dipenjarakan, mereka (penentang) akan diberi makanan seperti roti dan air tanpa garam. Walaupun kerap dihidangkan dengan roti dan air tanpa garam, badan mereka tetap lemah memandangkan kurangnya kandungan garam dalam badan.

Dari Abdullah Bin Umar : “Sesungguhnya ALLAH menurunkan empat perkara berkat (mempunyai kebaikan) dari langit (menerusi hujan) ke bumi iaitu besi, api, air dan garam”

Dari Anas Bin Malik, Rasulullah SAW bersabda : “Penghulu segala lauk pauk kamu ialah garam”. (Hadis Riwayat Al-Baghawiy dalam tafsirnya).

Dalam kitab perubatan Islam, untuk penyakit dari laut maka untuk keluarkannya dari badan/merawatnya dari laut juga iaitu menggunakan air garam. Antaranya :

1. Penyakit Ghout – timbus anggota badan atau bahagian yang bengkak dengan pasir laut (tepi pantai) 1 – 2 jam kemudian mandi air laut.

2. Kalau tinggal di bandar seperti , goreng 1 – 2 genggam garam kasar sampai kekuningan kemudian demah/tuam di bahagian yang bengkak atau sakit. Garam itu dibungkus dengan kain.

3. Guna cara yang sama seperti di atas untuk penyakit lenguh-lenguh sendi, sakit kepala, senggugut. Kalau sakit lelah demah/tuam pada tapak kaki.

4. Elak mabuk semasa perjalanan dengan meminum madu dan secubit garam atau air suam dan secubit garam sebelum memulakan perjalanan

5. Mengembalikan tenaga untuk orang yang bekerja berat seperti bertani, bersukan dan seumpamanya – minum air suam dan sedikit garam.

6. Cuci perut : minum air suam dan satu butir garam kasar sebelah pagi.

Petua berdasarkan kajian

Merendam kerang supaya hilang tahinya. Dalam kaedah perubatan Islam, sesuatu perkara yang buruk diubat dengan asalnya. Kerang berasal dari laut, dan garam digunakan untuk meneutralkan keburukannya.

Mengurang tahap kemasinan ikan masin. Ikan kering yang terlalu masin boleh dikurangkan kadar kemasinannya dengan merendam dalam air garam juga.

Merawat cirit-birit. Ia boleh diubati dengan meminum air yang dicampur sedikit garam.

Garam diguna untuk merawat kegatalan. Air yang dicampur garam disapukan pada kulit yang gatal.

Menambah imuniti badan akibat perubahan hawa/angin. Hal ini berlaku di sesetengah tempat di negeri Arab. Misalnya pelajar Malaysia yang berkunjung ke Arab akan mengalami alahan terhadap hawa/angin tempat baharu. Air garam diminum sebagai ubatnya.

Semoga Bermanfaat

♥ ﷲ ♥

~ 2 Zulkaedah 1433H ~

Kita sering memaafkan dosa sendiri, tapi berlebihan menghukum kesalahan dan dosa orang lain.. Jika kita percaya Tuhan akan ampuni kita begitu juga Tuhan akan ampunkan dosa orang lain.

Assalamualaikum
Warahmatullahi Wabarakatuh.

Kita sering memaafkan dosa sendiri, tapi berlebihan menghukum kesalahan dan dosa orang lain.. Jika kita percaya Tuhan akan ampuni kita begitu juga Tuhan akan ampunkan dosa orang lain.

FACEBOOK DAN FITNAH

Assalamualaikum
Warahmatullahi Wabarakatuh

بِســـمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْـــــم

Segala puji bagi ALLAH SWT
Selawat dan salam ke atas Nabi Muhammad Rasulullah SAW, keluarga dan para sahabat.

Facebook bagaikan pisau bermata dua, jika kita tak berhati-hati, maka akan karamlah kita bersama dengan apa yang diperbuat.

Facebook ini adalah wasilah, yang hukumnya sesuai dengan tujuannya. Jika tujuannya haram, maka hukumnya akan haram. Jika dimanfaatkan sebaiknya, maka pahalalah ganjaranya, InsyaALLAH.

Allah Maha Melihat, apa yang sedang kita tulis di facebook ini, ALLAH SWT Maha Mengetahui apa niat-niat kita.

Iman itu naik turun, akan berkurang dengan maksiat, dan akan bertambah dengan ketaatan kepada ALLAH SWT.

Elakan kontroversi, banyakkan ingat mati, InsyaALLAH. ^_^

Renung-renungkanlah dan Selamat Beramal

♥ ﷲ ♥

~ 2 Zulkaedah 1433H ~

Biasa kah kita merenungi bagaimana kualitas kita sebagai hamba Alloh Subhanahu wata'ala ?

assalamualaikum warohmatullohi wabarokaatuhu.

Biasa kah kita merenungi bagaimana kualitas kita sebagai hamba Alloh Subhanahu wata'ala ?

Bagaimana kualitas kita sebagai umat Nabi Muhammad Shollallahu 'Alaihi wa-Sallam ?

Setiap saat, menit, jam, hari, minggu, bulan bahkan tahun, kita diberi oleh-Nya nikmat yg tak terhitung jumlahnya,..
Terpikirkah kita nikmat itu kita gunakan untuk apa?

Pernahkah kita merenungi bagaimana beratnya perjuangan baginda Rosullullah dalam menegakkan agama Islam? Sehingga sekarang kita bisa merasakan Iman, Islam dan Ihsan.

Pernahkah kita merenung dan berpikir untuk apa kita dilahirkan ke dunia?
Pernahkah kita sebentar dan sesaat saja RISAU agamanya Alloh ??

senyum santun dalam renungan hati

Subhanakallohum
ma wabihamdika asyhadualla ilahaa illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika.

Silahkan di tag,share/copaz dan di sebarluaskan ,sekiranya ada manfaat.Semoga Alloh Azza wa Jalla berikan pahala kepada yang membaca, yang menulis, yang menyebarkan, yang mengajarkan dan yang mengamalkan… Aamiin yaa Alloh, Aamiin yaa Robbi, Aamiin yaa Alloh yaa Robbal’alaamiin

Ciri-ciri perempuan baik seharusnya dihiasi dengan empat sifat supaya layak dijadikan isteri terbaik iaitu; BERAKHLAK MULIA - JAGA MARUAH DIRI - AMANAH PADA DIRI - BERAGAMA.

Assalamualaikum
Warahmatullahi Wabarakatuh.

Ciri-ciri perempuan baik seharusnya dihiasi dengan empat sifat supaya layak dijadikan isteri terbaik iaitu; BERAKHLAK MULIA - JAGA MARUAH DIRI - AMANAH PADA DIRI - BERAGAMA.
Rasulullah s.a.w. bersabda : ''Dinikahi seseorang wanita kerana empat perkara; kerana hartanya, keturunannya, kecantikannya dan kerana agamanya. Namun pilihlah yang beragama kerana demikian itu kamu akan beroleh keuntungan.''
(HR Bukhari dan Muslim )

Surah Al Baqarah, Ayat 250

Assalamualaikum
Warahmatullahi Wabarakatuh.

"Wahai Tuhan kami! Limpahkanlah sabar kepada kami, dan teguhkanlah tapak pendirian kami serta menangkanlah kami terhadap kaum yang kafir"

Surah Al Baqarah, Ayat 250

Sesungguhnya Kebanyakan Jeritan Penghuni Neraka Adalah Disebabkan oleh Penangguhan Taubat.

Assalamualaikum
Warahmatullahi Wabarakatuh.

Sesungguhnya Kebanyakan Jeritan Penghuni Neraka Adalah Disebabkan oleh Penangguhan Taubat.

- Imam al-Ghazali

ADAB-ADAB SEMASA BERADA DALAM MAJLIS ILMU

Assalamualaikum
Warahmatullahi Wabarakatuh

بِســـمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْـــــم

Segala puji bagi ALLAH SWT
Selawat dan salam ke atas Nabi Muhammad Rasulullah SAW, keluarga dan para sahabat.

ADAB-ADAB SEMASA BERADA DALAM MAJLIS ILMU

1. Berwudhuk.

2. Solat sunat 2 rakaat sebelum majlis (dengan harapan ALLAH SWT mengampunkan dosa-dosa kita dan memudahkan kita untuk memahami, mengingati, mengamalkan dan menyampaikan)

3. Pakaian bersih dan menutup aurat.

4. Memakai wangi-wangian.

5. Pandang wajah guru yang mengajar. Anggaplah hadis-hadis yang kita dengar sebagai sabdaan-sabdaan Rasulullah SAW yang datang dari mulut baginda sendiri.

6. Mendengar dengan penuh konsentrasi. Ketika para Sahabat ra duduk dalam majlis ilmu yang dikendalikan oleh Rasulullah SAW, mereka tumpukan sepenuh perhatian hinggakan mereka tidak mempedulikan burung-burung yang bertenggek di atas bahu dan kepala mereka.

7. Anggaplah firman2 ALLAH dan hadis yang kita dengar itu seolah-olah inilah kali pertama kita mendengarkannya.

8. Duduk rapat-rapat (supaya syaitan tidak mencelah di antara kita dan supaya
ALLAH SWT satukan hati kita dan wujudkan sifat kasih sayang di antara kita). Ketika para Sahabat ra duduk dalam majlis ilmu yang dikendalikan oleh Rasulullah SAW, mereka duduk rapat-rapat hinggakan daun yang gugur dari pokok tidak jatuh ke tanah, tetapi jatuh ke riba dan bahu mereka.

9. Sebaik-baiknya duduk dalam posisi tahiyat awal dan kalau boleh, lutut kita bertemu dengan lutut si pembaca ta'alim. Kalau penat duduk tahiyat awal, bolehlah berubah kepada posisi tahiyat akhir. Kalau tidak mampu juga, bolehlah duduk bersila. (Cara duduk beginilah yang ditunjukkan oleh Malaikat Jibril AS ketika dia datang kepada Rasulullah SAW dan mengajukan beberapa soalan kepada Baginda, dengan disaksikan oleh para Sahabat.)

10. Apabila disebut nama ALLAH, kita sambut dengan Allahu azza wajalla atau Allahu Jalla Jallaluhu atau Subhanallah.

11. Apabila disebut nama Rasulullah SAW, hendaklah kita berselawat ke atas Baginda. (Malaikat melaknat orang yang tidak berselawat bila nama Baginda disebut)

12. Bila disebut nama para Sahabat atau Sahabiah, kita sambut dengan RadhiAllahu Anhu / Anha.

13. Bila disebut nama orang-orang alim (seperti tabi'en, imam-imam besar dan sebagainya), kita sambut dengan Rahmatullah Alaih.

14. Bila disebut nama musuh-musuh ALLAH (seperti Iblis, Fir'aun, Namrud, Abu Lahab dan sebagainya), kita dibolehkan menyambut dengan Laknatullah Alaih.

15. Rasa gembira bila disebut tentang syurga dan takut bila disebut tentang neraka. (Kalau tak boleh, cuba latih diri)

16. Jangan mengganggu perjalanan majlis (seperti berbual-bual atau bersalam-salam bila datang lewat)

17. Menghadiri majlis ilmu adalah lebih baik daripada melakukan ibadat-ibadat sunat yang dilakukan bersendirian. Seandainya kita datang ke masjid dan mendapati majlis ilmu sedang berlangsung, kita digalakkan supaya duduk dalam majlis ilmu dan menggantikan solat tahiyatul masjid dengan zikir "Subhanallah Walhamdulillah Wa lah Ilaha Ilallah Wallahu Akbar" 3 kali.

18. Ta'azeem bil Qalbi (Memuliakan dan membesarkan majlis di dalam hati)

19. Tashdiq wa Yaqin (Membenarkan dan meyakini akan segala yang didengar)

20. Tabligh wa Amal (Mempunyai niat untuk menyampaikan dan mengamalkannya)

21. Off atau silent kan telefon bimbit.

APABILA KITA MENUNAIKAN HAK MENDENGAR, ALLAH AKAN MEMUDAHKAN 3 PERKARA :
1. ALLAH mudahkan ilmu masuk ke dalam hati kita.
2. ALLAH mudahkan kita untuk memahami apa yang kita dengar.
3. ALLAH mudahkan kita untuk bercakap tentang ilmu tadi bila diperlukan.


AGAMA ITU NASIHAT
Daripada Abu Ruqaiyyah Tamim ibn Aus al-Daarie ra bahawa Rasulullah SAW telah bersabda : “Agama itu adalah nasihat. Kami berkata : Untuk siapa? Baginda bersabda : Untuk ALLAH, untuk kitabNYA, untuk RasulNYA, untuk para lmam kaum muslimin dan untuk umat lslam seluruhnya.” (Hadis riwayat al-lmam Muslim)

UBAT HATI
Berkata seorang ulama, Ibrahim Al-Khawas ra : “ Sesungguhnya ubat hati itu ada lima perkara, maka ubatilah hati kamu dengan lima perkara tersebut. Pertamanya, bacalah Al-Quran dengan menghayati isi kandunganya. Kedua, mengosongkan perut dari terlalu kenyang atau berpuasa. Ketiga, bangun ( beribadah ) di waktu malam. Keempat, menghampirkan diri kepada ALLAH ( beribadah ) di sepertiga malam dan yang kelimanya, sentiasa bersama-sama di dalam majlis orang-orang yang soleh ”.

KATA-KATA LUQMAN AL HAKIM MENGENAI MAJLIS ILMU.
“Wahai anakku, sentiasalah kamu berada dalam majlis alim ulama (orang-orang yang soleh) dan dengarlah kata-kata hikmah dari mereka. Sesungguhnya ALLAH SWT akan menghidupkan hati yang mati dengan cahaya hikmah sebagaimana ALLAH SWT menghidupkan bumi dengan siraman hujan yang lebat ”.

♥ ﷲ ♥

~ 1 Zulkaedah 1433H ~

SYARIAT DAN ADAT

assalamualaikum warohmatullohi wabarokaatuhu.

kita hidup dalam masyarakat
tentunya tak terlepas dari adat
tapi jangan sampai kita lupa syariat

...
adat di setiap daerah pasti berbeda
kerna adat adalah buatan manusia
dan syariat di setiap daerah pasti sama
kerna syariat hukum dan ketentuan Alloh

kita bisa meninggalkan adat
kita bisa menolak adat
tapi kita tidak boleh meninggalkan syariat
dan tentunya kita tidak akan menolak syariat

oleh kerna itu
jika adat bersimpangan dengan syariat
sudah semestinya kita menolak,meningg
alkan dan menghapusnya

bagaimana caranya ,sedangkan adat sudah mendarah daging?

kembali kepada kita sendiri
tidak perlu menguar-uar di luaran
ini bid'ah,ini sesat
itu tidak penting...
yang terpenting dan lebih utama
mulailah dari diri sendiri

jika kita sendiri tidak berusaha menghilangkan adat
yang menyimpang dari syariat dan tuntunan Rosullulloh

bagaimana anak turun kita kelak???!

Subhanakallohumma wabihamdika asyhadualla ilahaa illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika.

Silahkan di tag,share/copaz dan di sebarluaskan ,sekiranya ada manfaat.Semoga Alloh Azza wa Jalla berikan pahala kepada yang membaca, yang menulis, yang menyebarkan, yang mengajarkan dan yang mengamalkan… Aamiin yaa Alloh, Aamiin yaa Robbi, Aamiin yaa Alloh yaa Robbal’alaamiin

“Siapakah yang perlu kita hormati dan kasihi selepas ALLAH dan Nabi?”

Assalamualaikum
Warahmatullahi Wabarakatuh

بِســـمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْـــــم

Segala puji bagi ALLAH SWT
Selawat dan salam ke atas Nabi Muhammad Rasulullah SAW, keluarga dan para sahabat.

Apabila seorang lelaki Muslim berkahwin ia bertanggungjawab memberi nafkah dan segala keperluan kepada isterinya. Samaada nafkah zahir dan batin dan asas pendidikan Islam. Dengan kadar keperluan mengikut kemampuan suami. Bila dikurniakan anak-anak maka tanggungjawabnya akan bertambah kerana telah menjadi ayah untuk menyara segala keperluan nafkah dan pendidikan anak-anaknya pula.

Walaupun ia telah memiliki keluarganya sendiri tetapi tanggungjawab kepada kedua ibu bapanya tidak boleh diabaikan kerana ia masih terikat dengan tanggungjawab tersebut.

Dalam Hadith Sahih Bukhari, seorang lelaki bertanya kepada Nabi Muhammad SAW maksudnya :

“Siapakah yang perlu kita hormati dan kasihi selepas ALLAH dan Nabi?”
Jawab Nabi “Ibu kamu”
“Selepas itu?”-
“Ibu kamu”
“Selepas itu?”-
“Ibu kamu”
Kali ke 4 lelaki itu bertanya, “Selepas itu?”
Jawab Nabi “Ayah kamu”

Lihatlah betapa tingginya nilai ibu di dalam Islam. Seorang ibu tidak ada apa cara sekalipun dapat kita membalasnya. Seorang lelaki datang kepada Sayyidian Umar al-Khattab ra dan berkata, "Saya telah mendokong ibu saya sepanjang tawaf dan haji, sudahkah saya dapat membalas jasa ibu." Jawab Umar ra, "Kamu belum dapat membalas jasa ibumu walaupun setitis air mata ibumu semasa melahirkanmu."

Hadis di atas menjelaskan selepas ALLAH SWT dan RasulNYA, orang yang perlu dihormati dan dikasihi adalah ibu dan bapa. Bukan setakat menghormati dan mengasihi mereka tetapi segala keperluan hidup, keselamatan dan hak-hak mereka perlulah di penuhi sekadar kemampuan si anak tadi.

Menurut Al Qurthubi, derhaka kepada kedua orang tua ialah menyalahi perintah keduanya, sebagaimana bakti keduanya bererti mematuhi perintah mereka berdua. Berdasarkan ini jika keduanya atau salah seorang dari mereka menyuruh anaknya, maka anaknya wajib mentaatinya, jika perintah itu bukan maksiat. Meskipun pada asalnya perintah itu termasuk jenis mubah, begitu pula bila termasuk jenis mandub (sunat).

Dalam sebuah hadis dijelaskan, Dari Abdullah bin Amr, Rasulullah SAW bersabda : "Seorang lelaki datang kepada Rasulullah, lalu berkata : “Wahai Rasulullah, aku datang untuk berjihad bersama baginda kerana aku ingin mencari redha ALLAH dan hari akhirat. Tetapi aku datang ke sini dengan meninggalkan ibu bapaku dalam keadaan menangis'. Lalu sabda baginda : "Pulanglah kepada mereka. Jadikanlah mereka tertawa seperti tadi engkau jadikan mereka menangis". (Hadis Riwayat Ibnu Majah)

Jadi perintah ibu atau bapa yang bukan bersifat maksiat atau mempersekutukan ALLAH, maka kita wajib mentaatinya. Namun jika perintahnya bersifat melawan kehendak dan hukum agama, maka tolaklah dengan cara yang baik.

Seorang wanita apabila telah berkahwin, segala tanggungan dirinya adalah di bawah tanggungan suaminya. Amanah ini terlah diserahkan oleh bapa wanita tadi kepada suaminya.

Islam amat menitik beratkan soal silaturahim, perhubungan sebagai anak dan ibu bapa perlu diteruskan seperti biasa. Wanita harus mentaati suaminya dan diberi keutamaan daripada arahan ibu bapanya kerana tanggungjawab dan ketaatan isteri perlu diberikan kepada suaminya. Walaubagaimana pun Islam melarang suami berlaku tidak adil kepada isterinya jika ada sesuatu keperluan ia ingin membantu ibu bapanya yang susah dan memerlukan bantuan.

Pihak suami perlu ingat bahawa setelah ia mengahwini wanita tersebut, ibu bapa mertuanya adalah telah menjadi mahramnya dan sama taraf dengan ibu bapanya sendiri. Perlulah diberi kasih sayang dan segala keperluan dan hajat mereka berdua jika mereka terdiri daripada orang miskin perlulah diberi bantuan .

Kedua-duanya (suami dan isteri) wajib berbuat baik kepada kedua orang tua (kedua-dua belah pihak) selagi ada hayat mereka di dunia ini. Berbuat baik dalam erti kata menyenangkan hati kedua-duanya dan menjaga serta memberikan apa-apa keperluan mereka. Anak perempuan tidak terlepas tanggungjawab dan berbakti kepada orang tuanya. Jika dia mampu dia juga hendaklah berbuat baik kepada kedua ibu bapanya.

Dalam Islam, lelaki adalah ketua keluarga, sebab itulah anak lelaki diberikan lebih tanggungjawab untuk menyara orang tuanya walaupun selepas berkahwin jika dibandingkan dengan perempuan yang kurang tanggungjawabnya untuk berbuat demikian selepas berumah tangga. Sebab itulah dalam Islam anak lelaki beroleh 1/2 nisbah faraid berbanding dengan anak perempuan, ini menunjukkan betapa Islam menghargai tanggungjawab yang dipikul oleh anak lelaki sebagai ketua keluarga.

Namun pendapat yang mengatakan anak perempuan langsung tidak mempunyai tanggungjawab terhadap ibu bapa selepas berkahwin adalah salah sama sekali. Cuba bayangkan jika ibu bapa itu mempunyai 6 orang anak dan kesemuanya adalah perempuan adakah penat lelah selama mereka membesarkan anak-anaknya langsung tidak akan dihargai anak-anaknya selepas anak-anak tersebut berumah tangga? Ini adalah sesuatu yang tidak adil memandangkan mereka tidak merancang untuk mempunyai anak perempuan semuanya.

Di zaman sekarang telah berubah, semua perempuan telah berkerjaya, seharusnya kedua-duanya anak lelaki dan perempuan sama-sama membantu untuk menyara kedua ibu bapa mereka yang telah tua sebagaimana kedua ibu dan bapa telah menyara mereka semuanya.

Walaubagaimana pun sebelum apa-apa bantuan yang ingin diberikan, isteri perlulah meminta keizinan dan redha daripada suami, sesungguhnya seorang suami yang Mukmin tidak akan menghalang sekiranya isterinya ingin membantu dan memberi khidmat kepada kedua ibu bapanya yang memerlukannya. Isteri perlu faham bahawa redha ALLAH SWT bergantung kepada redha suami tetapi bagi anak lelaki redha ALLAH SWT bergantung pada redha ibu bapa.

Di akhirat kelak, seorang lelaki akan dipertanggungjawabkan terhadap empat wanita ini: isterinya, ibunya, anak perempuannya dan saudara perempuannya (yang belum berkahwin).

♥ ﷲ ♥

~ 29 Syawal 1433H ~

"Jika kamu tidak lagi memilki cinta manusia, langit tak akan berkurang birunya. Tetapi jika kamu kehilangan cinta ALLAH SWT, nescaya harimu gelap walau dihias beribu bintang."

Assalamualaikum
Warahmatullahi Wabarakatuh

بِســـمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْـــــم

Segala puji bagi ALLAH SWT
Selawat dan salam ke atas Nabi Muhammad Rasulullah SAW, keluarga dan para sahabat.

"Jika kamu tidak lagi memilki cinta manusia, langit tak akan berkurang birunya. Tetapi jika kamu kehilangan cinta ALLAH SWT, nescaya harimu gelap walau dihias beribu bintang."

♥ ﷲ ♥

~ 29 Syawal 1433H ~

Mutiara kata

Assalamualaikum
Warahmatullahi Wabarakatuh.

Mutiara kata;"Kita hidup antara dua tangis. Tangis pertama di waktu kita dilahirkan, dan tangis kedua ketika malaikat maut mencabutkan nyawa, kerana itu pergunakanlah sisa umur untuk beramal. kita lahir tidak membawa harta dan mati pun tidak membawa harta"

Sungguh ajaib perihal orang mukmin

Assalamualaikum
Warahmatullahi Wabarakatuh.

Rasulullah SAW bersabda: "Sungguh ajaib perihal orang mukmin, sesungguhnya semua urusan mereka adalah kebaikan. Dan keadaan ini tidak ada melainkan kepada orang yang beriman sahaja. Sekiranya beroleh kurniaan dia akan bersyukur, maka jadilah kurniaan itu baik untuknya. Manakala apabila ditimpa musibah, dia bersabar. Maka jadilah musibah itu kebaikan untuknya." (Riwayat Muslim)

3 Cara menundukan Hawa Nafsu

assalamualaikum warohmatullohi wabarokaatuhu.

3 Cara menundukan Hawa Nafsu :
1.Mengurangi makanan
2.Amal ibadah harus ditambah
3.Memohon pertolongan ALLOH
dalam menundukan hawa nafsu

Share by alfakir,alhakir

Subhanakallohum
ma wabihamdika asyhadualla ilahaa illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika.

Sepuluh Jalan Penghapus Dosa

assalamualaikum
warohmatullohi wa barokaatuh

Sepuluh Jalan Penghapus Dosa

Diantara banyak amalan bagi seorang muslim dan mukmin, ada sepuluh jalan penghapus dosa. Diantaranya,


Pertama, Membaca istighfar dan selalu ingat Allah SWT (memohon ampun)

Kedua, Taubat Nasuha
Allah SWT Maha Pengampun dan Maha penerima taubat hamba-hamba-Nya yang mau kembali kepada-Nya, bertaubat dengan taubat nasuha, yaitu : memohon ampunan kepada-Nya, menyesali perbuatan buruknya itu, bertekad untuk tidak mengulanginya di masa-masa yang akan datang dan melakukan berbagai amal shaleh, sebagaimana firman Allah swt :

Artinya : “Dan sesungguhnya aku Maha Pengampun bagi orang yang bertaubat, beriman, beramal saleh, kemudian tetap di jalan yang benar.” (QS. Thaha : 82)

Ketiga, Mengerjakan amal-amal kebaikan yang dapat menghapuskan dosa, sebagaimana yang disebutkan dalam firman Allah SWT :


إِنَّ الْحَسَنَاتِ يُذْهِبْنَ السَّيِّئَاتِ ذَلِكَ ذِكْرَى لِلذَّاكِرِينَ


“Sesungguhnya perbuatan-perbuatan yang baik itu menghapuskan (dosa) perbuatan-perbuatan yang buruk. Itulah peringatan bagi orang-orang yang ingat”. (QS : Hud :114)


Keempat, Berbagai musibah yang menimpa diri manusia yang lemah karena dosa yang sudah dilakukannya. Yang paling berat adalah musibah yang bisa mengantarkannya pada kematian serta yang paling ringan adalah duri yang menusuk dirinya dan teriknya sinar matahari yang menyengat.

Kelima, Doa orang - orang mukmin sholeh yang diperuntukkan bagi yang bersangkutan ( yang berdoa ).

Keenam, Kerasnya rasa sakit pada saat meregang nyawa serta kesulitan yang dialami oleh orang yang bersangkutan pada saat menghadapi kematiannya yang kepedihan serta rasa sakitnya tak terperikan. Semoga Allah meringankan penderitaannya bagi diri kami dan juga bagi diri kita semua pada saat yang kritis itu. Sesungguhnya Allah SWT Mahakuasa atas segala sesuatu.

Ketujuh, Adzab kubur. Tahukah anda apakah adzab khubur itu? Adzab khubur pasti akan mencabut kalbu orang-orang yang mengesakan dan pasti akan terasa hampir melayangkannya, jika mereka mempunyai sedikit keyakinan tentangnya.

Kedelapan, Ketakutan yang sangat pada hari menghadap kepada Allah Ta’ala pada hari Kiamat nanti. Itulah saat kita keluar dari kuburan kita dalam keadaan menangis karena berdosa seraya memilkul seluruh kesalahan serta kedurahakaan yang telah kita perbuat, lalu kita datang untuk dihadapkan kepada pengadilan Allah SWT.

Kesembilan, Syafa’at Rasulullah Shallahu Alaihi Wa Sallam, syafaat para wali, dan syafaat orang - orang yang sholeh. Sesungguhnya hal ini telah dinyatakan kebenarannya oleh kalangan ulama ahli sunnah.

Sepuluh, Rahmat dari Yang Maha Penyayang diantara para penyayang. Saat semua rahmat telah habis, semua pintu telah tertutup, dan habislah semua kemampuan para hamba. Saat itulah datang pertolongan dari Allah Yang Maha Esa lagi Maha Membalas dan datanglah rahmah dari Allah SWT, lalu Dia merahmati, menolong, dan menyayangi. Maka rahmat-Nya adalah akhir dari segalanya, yaitu rahmat dari Yang Maha Penyayang diantara para penyayang.

Selanjutnya Ibnu Taimiyah mengatakan, bahwa barang siapa yang terlewatkan dari sepuluh macam amalan penghapus dosa ini. Maka sesungguhnya dia pasti masuk neraka dengan sebenarnya, karena sesungguhnya dia telah lari dari Allah SWT seperti unta yang lari dari pemilikinya dan dia telah pergi dari Allah SWT, sebagaimana seorang budak pembangkang yang pergi dari tuannya.

Oleh Aidh Abdullah al-Qarni

Sumber: KabarIslam
Amalan Penghapus Dosa

Sesungguhnya ALLAH selalu rindukan kita

Assalamualaikum
Warahmatullahi Wabarakatuh

بِســـمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْـــــم

Segala puji bagi ALLAH SWT
Selawat dan salam ke atas Nabi Muhammad Rasulullah SAW, keluarga dan para sahabat.

˙•٠•●❤ Sahabat,
Sesungguhnya ALLAH selalu rindukan kita.
Setiap detik DIA memanggil nama kita agar selalu mengingatiNYA.
Tapi ramai di antara kita yang berpaling dariNYA.
Maka ALLAH datangkan musibah pada kita bukan kerana benci kepada kita.

Tetapi kerana SAYANG dan RINDU pada kita.
Agar kita selalu bertaubat dan mengingatiNYA.
SUBHANALLAH❤●•٠

♥ ﷲ ♥

~ 27 Syawal 1433H ~

AJAL TIDAK MENUNGGU TAUBATMU

Assalamualaikum
Warahmatullahi Wabarakatuh

بِســـمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْـــــم

Segala puji bagi ALLAH SWT
Selawat dan salam ke atas Nabi Muhammad Rasulullah SAW, keluarga dan para sahabat.

Alhamdulillah ALLAH SWT masih memanjangkan usia, meminjamkan nyawa dan masih memberikan kesempatan kepada kita untuk memohon keampunan dariNYA dan menegakkan Islam tercinta supaya kita boleh terus mengejar redhaNYA.

Ibnu Umar berkata: “Aku bersama Rasulullah, lalu seorang lelaki Ansar datang kepada Baginda mengucapkan salam lalu bertanya : Wahai Rasulullah. Manakah antara kaum mukminin yang paling utama? Baginda menjawab : Yang paling baik akhlaknya antara mereka. Dia bertanya lagi : Manakah di antara kaum mukminin yang paling cerdik?

“Baginda menjawab : Yang paling banyak mengingati kematian antara mereka dan paling bagus persiapannya selepas kematian. Mereka itu orang cerdik,”
(Hadis Riwayat Imam Ibnu Majah)

Sentiasa mengingati mati bukanlah mengabaikan setiap perkara di dunia tetapi sentiasa mengingati mati ialah menghindarkan diri dari tertipu dengan kenikmatan dunia yang serba sementara.

"Genggamlah dunia jangan biarkan dunia menggenggam diri mu. Kawallah nafsumu dan jangan biarkan nafsu mengawalmu."

Sentiasa mengingati mati dan sentiasa bersedia menghadapi mati bermaksud sentiasa membuat persiapan untuk ke alam kubur dan alam akhirat. Di akhirat kelak kita akan ditanya apakah yang telah kita lakukan di dunia. Bukankah kita diturunkan ke dunia untuk menjadi khalifah dan untuk memakmurkan bumi ALLAH SWT?

“Katakanlah (wahai Muhammad): “Sebenarnya maut yang kamu larikan diri daripadanya itu, tetap menemui kamu; kemudian kamu akan dikembalikan kepada ALLAH yang mengetahui segala yang ghaib dan yang nyata, lalu DIA memberitahu kepada kamu apa yang kamu telah lakukan (serta membalasnya).”
(Surah Al-Jumu’ah : Ayat 8.)

Dan perlu diingat, memakmurkan bumi ALLAH SWT bukanlah bermaksud hidup di dunia dengan bersenang-lenang semata-mata tetapi bermaksud berusaha bersungguh-sungguh mengamalkan suruhan ALLAH SWT dan RasulNYA. Matlamat hidup manusia di dunia yang sebenar adalah mencari dan untuk mendapatkan redha ALLAH SWT, bukan untuk mencari kesenangan dunia yang semetara. Mencari redha ALLAH SWT dengan mengamalkan ajaran agama dan menyebarkannya.

Sungguh berbahagia orang yang sentiasa mengingati segala dosa yang telah dilakukan oleh dirinya sendiri demi sebuah perubahan diri menuju taubat nasuha.

Tetapi alangkah ngerinya apabila kita selalu menunda amal perbuatan baik dan taubat kerana merasakan usia masih muda dan merasakan akan hidup lama di dunia ini padahal maut akan menjemput pada bila-bila masa sahaja.

Firman ALLAH SWT : "Sesiapa yang tidak bertaubat, maka mereka itu adalah orang-orang yang zalim" (Surah al-Hujurat : Ayat 11)

"Orang yang bertaubat itu kekasih ALLAH, orang yang bertaubat daripada dosa adalah seperti orang yang tidak mempunyai dosa." (HR Ibnu Majah & Ibnu Mas'ud)

Orang yang cerdik adalah orang yang sentiasa mengingati mati dan sentiasa bersedia menghadapinya.

♥ ﷲ ♥

~ 27 Syawal 1433H ~

Marilah kita tunduk di bawah kekuasaan ALLAH dan bersandar padaNYA

Assalamualaikum
Warahmatullahi Wabarakatuh

بِســـمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْـــــم

Segala puji bagi ALLAH SWT
Selawat dan salam ke atas Nabi Muhammad Rasulullah SAW, keluarga dan para sahabat.

♥ Sahabat Yang Dirahmati ALLAH ♥

Marilah kita tunduk di bawah kekuasaan ALLAH dan bersandar padaNYA dengan penuh kesabaran, mengikut segala arahanNYA dengan penuh penghayatan dan beribadah dengan penuh ketulusan. Apabila engkau mampu melakukan hal itu, nescaya turun kepadamu anugerah dan pemberianNYA yang selama ini mungkin tidak engkau cari dan tidak engkau harapkan.

Moga hari ini penuh makna. Diiringi dengan doa agar kalian beroleh kebahagiaan dunia juga akhirat. May Allah Bless U All..♥ (◠‿◠。)

~ 27 Syawal 1433H ~

Nafkah Zahir Hak Mutlak Seorang Isteri

Assalamualaikum
Warahmatullahi Wabarakatuh

بِســـمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْـــــم

Segala puji bagi ALLAH SWT
Selawat dan salam ke atas Nabi Muhammad Rasulullah SAW, keluarga dan para sahabat.


Nafkah Zahir Hak Mutlak Seorang Isteri

Ramai lelaki tidak menyedari bahawa antara tanggungjawab terpenting mereka sebagai suami adalah untuk menanggung dan memberi nafkah zahir. Ia dalam bentuk wang ringgit secara bulanan kepada isteri bagi memastikan segala keperluan rumah tangga cukup dan selesa mengikut kemampuan.

Suami perlu akur bahawa hak isteri untuk mendapatkan nafkah zahir dalam bentuk wang ringgit adalah hak mutlak mereka. Jika suami ingkar, terdapat peruntukan undang-undang yang membolehkan pihak Mahkamah Syariah mahupun Sivil untuk campur tangan dan mengeluarkan perintah yang sewajarnya bagi memaksa suami menunaikan tanggungjawab tersebut.

Malahan kegagalan suami untuk membayar nafkah zahir kepada isteri tanpa kerelaan dan keredhaan isteri akan dianggap sebagai hutang tertunggak yang boleh dituntut oleh isteri jika berlaku sebarang tindakan atau tuntutan di mahkamah.

Hukum atau peruntukan bagi suami menunaikan tanggungjawab itu jelas melalui firman ALLAH SWT : “Hendaklah orang yang mampu memberi nafkah mengikut kemampuannya. Dan orang yang disempitkan rezekinya, maka hendaklah dia memberi nafkah dari apa yang diberikan ALLAH kepada (sekadar yang mampu)…” (Surah at-Talaq : Ayat 7)

Melalui perintah ALLAH SWT ini, jelas dalam apa jua keadaan (melainkan jika isteri telah tamat idah setelah bercerai, hidup dalam perzinaan atau diisytiharkan nusyuz), suami tidak boleh atau tidak sepatutnya melalaikan atau cuai dalam menunaikan hak isteri tersebut.

Sekiranya suami menghadapi masalah kewangan, jika rezekinya disempitkan oleh ALLAH SWT, dia tetap perlu menunaikan tanggungjawab itu melainkan suami tersebut meminta kerelaan dan keredhaan isteri dalam hal yang berkenaan.

Namun, apa yang berlaku pada hari, sebilangan besar suami tidak pernah atau tidak berani menyatakan secara jelas kedudukan kewangan mereka kepada isteri. Lebih menyedihkan apabila mereka berandaian urusan wang ringgit dalam rumah tangga adalah kuasa dan hak mutlak suami.

Hakikatnya, isterilah yang berhak untuk meredhakan dan melepaskan tanggungjawab suami dalam hal-hal kesempitan hidup sekiranya berlaku dalam rumah tangga terutamanya apabila suami tidak mempunyai pekerjaan atau berhadapan dengan masalah kewangan.

Ada juga suami yang mempunyai persepsi sekiranya mereka membenarkan isteri bekerja untuk mencari pendapatan sendiri, maka secara automatik tanggungan nafkah zahir itu akan gugur terhadap mereka.

Persepsi ini adalah suatu penyelewengan kerana tanggungan suami terhadap isteri ialah dalam menyediakan wang ringgit bagi kehidupan yang selesa. Suami perlu faham walaupun dalam situasi isteri bekerja dan mempunyai pendapatan sendiri, tanggungan suami bagi memberikan nafkah zahir itu tidak hilang secara automatik.

- Artikel oleh Dr. Tengku Naufal Tengku Mansor
Peguam Syarie

~ 26 Syawal 1433H ~

Kita tak pernah doa kpd Allah untuk di lahirkan sebagai umat Muhammad saw.

Assalamualaikum
Warahmatullahi Wabarakatuh.

Kita tak pernah doa kpd Allah untuk di lahirkan sebagai umat Muhammad saw..

Tetapi dengan rahmat Allah kita adalah umat penghulu segala Nabi..
Umat terakhir tetapi akan masuk syurga terdahulu dari umat terdahulu..

Umat yg boleh sujud dan doa dimana saja atas muka bumi ini..
Umat yg banyak dosa tetapi di ampunkan perantaran istighfar dan taubat..
Umat yg di anugerahkan Alquran pelengkap segala kitab..
Umat yg mampu amalkan agama walau tanpa Nabi disisi..
Umat yg akan menjadi saksi dan pembela kpd Nabi terdahulu..

..dan hanya umat ini yg di wariskan kerja kenabian (dakwah) sebagai kemuliaan melebihi umat terdahulu..

Nasihat Luqmanul Hakim

Assalamualaikum
Warahmatullahi Wabarakatuh.

Nasihat Luqmanul Hakim kepada anaknya;

“Wahai anakku, dampingilah selalu para ulama dan engkau jangan banyak berdebat dengan mereka agar jangan dibenci oleh mereka itu.”

“Ambillah daripada dunia sekadar keperluan dan biayakan (belanjakan) lebihan hasil usahamu untuk akhirat. Dunia jangan ditolak semuanya agar engkau tidak jadi ‘parasit’ (orang yang hidup menumpang pada orang lain dan tidak membalas apaapa)
yang menyusahkan manusia (orang) lain.”

“Selalulah berpuasa untuk menundukkan nafsumu. Tetapi janganlah sampai meletihkan badan dan merosakkan solatmu kerana solat lebih utama daripada puasa.”

“Janganlah engkau berteman dengan orang yang bodoh
sombong dan usah dirapati orang yang bermuka dua.”

LUBANG HIDUNG TEMPAT SYAITAN ISTIREHAT

Assalamualaikum
Warahmatullahi Wabarakatuh

بِســـمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْـــــم


Segala puji bagi ALLAH SWT
Selawat dan salam ke atas Nabi Muhammad Rasulullah SAW, keluarga dan para sahabat.

LUBANG HIDUNG TEMPAT SYAITAN ISTIREHAT

Ramai di kalangan umat Islam mengetahui bahawa syaitan laknatullah ni sering mencari jalan untuk menyesatkan anak-anak Adam as dan sanggup bersusah payah untuk melaksanakan kerja jahatnya itu tanpa memilih tempat atau waktu.

Sebab itulah ALLAH SWT suruh diri kita sentiasa berada di dalam keadaan yang bersih. Syaitan ini amat pengotor dan berada di mana2 dan sentiasa berusaha demi untuk menyesatkan umat Muhamamad SAW.

Namun, mungkin tidak ramai yang menyangka bahawa makhluk yang menderhaka kepada ALLAH SWT itu menjadikan lubang hidung kita ini sebagai tempat untuk tidur ketika kita semua sedang lena diulit mimpi.

Sahabat baginda, Abu Hurairah ra berkata bahawa Rasulullah SAW pernah bersabda di dalam hadisnya yang bermaksud ; “Apabila kamu bangun dari tidurmu, hendaklah kamu istintsar (membersihkan lubang hidungmu) tiga kali kerana syaitan tidur di dalamnya,” – [Riwayat Muslim] (sahih).

Justeru itu, umat Islam diseru agar membersihkan lubang hidung sebanyak tiga kali selepas bangun dari tidur bagi memastikan syaitan-syaitan yang berada di lubang hidung tersebut dinyahkan dari tubuh badan kita.

Kita juga disunatkan untuk membersihkan lubang hidung dengan memasukkan dan mengeluarkan air dari hidung masing-masing ketika berwudhu untuk menunaikan solat.

Semoga kita umat Islam di akhir zaman ini terhindar dari syaitan dan iblis yang sentiasa cuba menyesatkan umat Muhammad SAW sehingga ke hari kiamat.

~ 26 Syawal 1433H ~

Labels

loading...

Copyright @ 2017 Titian Tasbih.

Designed by Aufa | Probiotik