Pintu-Pintu Masuknya Setan Ke Manusia.



1. Al Jahlu (kebodohan)
2. Al qhadhab (kebohongan)
3. An naja' (marah)
4. Hubbu dunya (gila dunia)
5. Thulul amal (panjang angan-angan)
6. Al hirshu (tamak)
7. Al-bukhlu (pelit)
8. Al kibru (sombong)
9. Hubbul madhu ( gila pujian)
10. Ar riyaau (pamer)
11. Al 'ujubu (bangga diri)
12. Al jaza'ul wal hala'u (panik dan galau)
13. Ittiba'ul hawa (menuruti hawa nafsu).
14. Su'udzhon (prasangka buruk)
15. Ihtiqorul muslim (merendahkan orang islam)
16. Ihtiqorudz dzunub (meremehkan dosa)
17. Al amnu min makrillah ( merasa aman dari ancaman Allah)
18. Al qunuth min rahmatillah (pesimis dari rahmat Allah)

Semoga Allah melindungi kita semua muslimin wal muslimat dari sifat-sifat buruk ini , Aamiin...
READ MORE →
Bagikan Ke :

7 Manfaat Menangis Bagi Kesehatan

assalamualaikum warohmatullohi wabarokaatuhu.

7 Manfaat Menangis Bagi Kesehatan

Manfaat Manangis Bagi Kesehatan. Menangislah jika memang ingin menangis. Tak peduli kamu laki-laki ataupun perempuan. Konon katanya menangis itu adalah kegiatan yang bermanfaat. Dengan menangis, detak jantung akan bertambah, bisa sebagai latihan berguna bagi diafragma serta otot-otot dada dan pundak.


“Pria yang sering menahan amarah di tempat kerja berisiko tinggi terkena serangan jantung hingga menimbulkan kematian. Risiko serangan jantung juga lima kali lebih besar dibandingkan dengan orang yang memperlihatkan emosinya saat dalam keadaan marah. “ (sumber : vivanews)

Menangis ternyata bermanfaat. Tetapi kelamaan menangis juga bisa membuat mata merah dan bengkak. Menangis dan mengeluarkan air mata juga bisa menjadi obat ajaib yang berguna bagi kesehatan tubuh dan pikiran.
Ada beberapa alasan kenapa manusia menangis, diantaranya adalah karena kasih sayang dan kelembutan, karena rasa takut, karena cinta, karena penderitaan, terlalu sedih, karena merasa terhina, dan ada yang menangis untuk meluapkan rasa kegembiraan.
Berikut adalah 7 manfaat menangis untuk kesehatan yang bisa Anda dapatkan setelah menangis dan mengeluarkan air mata.


1. Membantu penglihatan
Air mata ternyata membantu penglihatan seseorang. Cairan yang keluar dari mata dapat mencegah dehidrasi pada membran mata yang bisa membuat penglihatan mata menjadi kabur.

2. Membunuh bakteri
Tak perlu tetes air mata, cukup air mata yang berfungsi sebagai antibakteri alami. Didalam air mata terkandung cairan yang disebut dengan “lisozom” yang dapat membunuh sekitar 90-95% bakteri yang tertiggal dari keyboard, pegangan tangga, bersin dan dari tempat-tempat yang mengandung bakteri, hanya dalam waktu 5 menit.

3. Meningkatkan mood
Seseorang yang menangis bisa menurunkan level depresi karena dengan menangis, mood seseorang akan terangkat kembali. Air mata yang dihasilkan dari tipe menangis karena emosi mengandung 24% protein albumin yang berguna dalam meregulasi sistem metabolisme tubuh dibanding air mata yang dihasilkan dari iritasi mata.

4. Mengeluarkan racun
Seorang ahli biokimia, William Frey telah melakukan beberapa studi dengan air mata dan menemukan bahwa air mata yang keluar dari hasil menangis karena emosional ternyata mengandung racun. Tapi jangan salah, kaeluarnya air mata yang beracun itu menandakan bahwa ia membawa racun dari dalam tubuh dan mengeluarkannya
lewat mata.

5. Mengurangi stres
Bagaimana menangis bisa mengurangi stres ? Air mata ternyata mengeluarkan hormon stres yang terdapat dalam tubuh, yaitu “endorphin leucine enkaphalin” dan “prolactin”.

6. Membangun komunitas
Selain baik untuk kesehatan fisik, menangis juga bisa membantu seseorang untuk membangun sebuah komunitas. Biasanya seseorang yang menangis setelah menceritakan masalahnya didepan teman-temannya atau seseorang yang bisa memberikan dukungan, dan hal ini meningkatkan kemampuan berkomunikasi dan bersosialisasi.

7. Melegakan perasaan
Setelah menangis biasanya akan muncul perasaan lega. Karena setelah menangis sistem limbik, otak dan jantung akan lancar, dan hal itu akan membuat perasaan menjadi lebih baik dan lega.
Sumber:http://ziesgallery.blogspot.com/2011/08/7-manfaat-menangis-bagi-kesehatan.html

Itulah 7 Manfaat Manangis Bagi Kesehatan kita, jika anda seorang pria, Anda tidak perlu merasa tidak jantan untuk menangis, silakan cari tempat sepi jika merasa malu. dan menangislah karena itu baik untuk kesehatan mata dan tubuh kita.

Subhanakallohumma wabihamdika asyhadualla ilahaa illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika.
READ MORE →
Bagikan Ke :

Tanyalah Diri Kita..

assalamualaikum warohmatullohi wabarokaatuhu.

Tanyalah Diri Kita...

seberapa besar engkau mencintai Rosululloh Shollallohu'Ala
ihi wa-Sallam...?
berapa sunnah-sunnahnya yang engkau ketahui dan engkau jalankan...?

subhanalloh suatu pertanyaan yang membuatku menangis...
dhoifnya diri ini....

Subhanakallohumma wabihamdika asyhadualla ilahaa illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika
READ MORE →
Bagikan Ke :

Sepuluh Ciri Orang yang Dicintai Allah Azza wa Jalla

assalamualaikum warohmatullohi wabarokaatuhu.

Sepuluh Ciri Orang yang Dicintai Allah Azza wa Jalla

Para wali Allah mencintai Rabb mereka Yang Maha Suci dengan kadar kecintaan yang amat besar.

Mereka mencintai Allah,dan Allah mencintai mereka. Sungguh mengagumkan firman-Nya, yang berbunyi “Mereka mencintai Allah." Yang lebih mengagumkan lagi yakni firman- Nya, "Allah mencintai mereka." Allah menciptakan mereka, memberi rizki, memberi kesehatan kepada mereka kemudian mencintai mereka.

Mahabbah kepada Allah mempunyai sepuluh ciri-ciri. Orang yang melakukannya berarti telah mencintai Allah dengan sebenar-benarny
a, bukan hanya mengaku-ngaku saja.

Sepuluh hal tersebut adalah;

1. Mencintai firman-Nya yang diturunkan berupa wahyu kepada rasul-Nya, Muhammad Shallallahu'Alaihi wa-Sallam. Ia rindu membaca firman-Nya, mentadabburinya dan mengakrabinya. Ia memperbaiki hati dengan ajaran-ajarannya, melapangkan jiwanya, terjaga dengannya di waktu malam dan pekat, mengamalkan tuntutan-tuntutannya dan hukum-hukumnya dalam seluruh aspek kehidupan.

2. Mencintai rasul-Nya, Muhammad Shallallahu'Alaihi wa-Sallam dan mengikuti jejaknya, memperbanyak shalawat kepadanya, berkeyakinan bahwa beliau dijaga dari berbuat maksiat, dan dijadikan teladan.

Allah berfirman,
"Sesungguhnya pada diri Rasulullah Shallallahu'Alaihi wa-Sallam itu terdapat suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut nama Allah." (QS. Al- Ahzab, 21).
Kecintaan kepada Rasulullah juga dapat dibuktikan dengan melaksanakan sunnah beliau tanpa merasa susah atau terpaksa. Melaksanakan segala ajaran Beliau Shallallahu'Alaihi wa-Sallam tanpa merasa takut atau ragu-ragu.

3. Berusaha keras menjauhi larangan Allah, menjaga batas- batas Allah agar tidak dilanggar, marah ketika melihat salah satu syiar Islam dihinakan oleh para ahli bid’ah dan perusak islam, berjuang semaksimal mungkin dengan hati, lidah dan tangan untuk menolong syari’ah Allah dan memperkokoh agama Allah di muka bumi.

4. Merasa terhormat menjadi wali Allah dan berusaha keras memperoleh derajat ini. Allah memberikan gambaran tentang para wali-Nya dalam salah satu Firman-Nya,
"Ingatlah, sesungguhnya wali-wali Allah itu, tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak pula mereka bersedih hati. Yaitu orang-orang yang beriman dan mereka selalu bertakwa." (QS. Yunus, 62-63).
Demikian pula firman-Nya,
"Sesungguhnya penolong kamu hanyalah Allah, Rasul- Nya, dan orang-orang yang beriman, yang mendirikan shalat dan menunaikan zakat, seraya mereka tunduk kepada Allah. Dan barangsiapa mengambil Allah, Rasul-Nya dan orang-orang yang beriman menjadi penolongnya, maka sesungguhnya pengikut agama Allah itulah yang menang." (QS. Al-Maidah, 55-56).
5. Menyuruh kepada kebajikan dan mencegah dari kemungkaran. Ia mengorbankan jiwanya dan segala yang berharga untuk itu. Allah berfirman,
"Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan ummat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar; merekalah orang-orang yang beruntung." (QS. Ali Imran, 103)
Sifat ini akan semakin bersinar pada bulan Ramadhan, orang yang berpuasa dengan sungguh-sungguh akan menyampaikan nasehat seruan mereka kepada hamba- hamba Allah dengan semata-mata mengharap pahala dari sisi Allah Azza wa Jalla.

6. Bergaul bersama orang-orang shaleh. Hal ini terwujud dengan mencintai orang- orang baik, akrab bergaul dengan para wali Allah, mendengarkan percakapan mereka, rindu bertemu mereka, rindu berkunjung dan menduakan mereka, membela kehormatan mereka, mengingat kebaikan dan jasa mereka sedapat yang mereka lakukan.

Allah Azza wa Jalla berfirman,
"Sesungguhnya orang-orang beriman itu bersaudara." (QS. Al-Hujurat, 10).
Kemudian Firman-Nya,
"Dan berpegang teguhlah kamu semuanya kepada tali agama Allah, dan jangan bercerai berai." (QS. Ali Imran, 103).
7. Mendekatkan diri kepada Allah dengan ibadah-ibadah sunnah dan berusaha menggapai ridha Allah dengan amal shaleh, baik berupa shalat, puasa, sedekah haji, umrah, membaca Alquran, berdzikir, berbuat kebajikan, silaturahmi dan amalan-amalan lainnya.

Allah Azza wa Jalla berfirman,
"Dan hamba-Ku masih mendekatkan diri kepada-Ku dengan ibadah-ibadah sunah, sampai Aku mencintainya.”
8. Mendahulukan cinta akhirat yang abadi atas dunia fana, bersiap sedia bertemu dengan Allah ’Azza wa Jalla, berbekal diri untuk akhirat, dan mempersiapkan bekal untuk perjalanan yang dinanti-nanti tersebut.

Sebuah syair Arab mengatakan, "Berbekallah untuk perjalanan yang pasti kau lalui, Karena sesungguhnya kematian telah ditetapkan. Apakah engkau rela menjadi teman satu kaum yang memiliki bekal, sedang engkau sendiri tak berbekal."

9. Tobat yang ikhlas dan sungguh-sungguh, meninggalkan maksiat dan menyalahi perintah Allah, menjauhi orang- orang yang lalai yang gemar menyimpang dan berdosa kepada Allah. Bergaul dengan mereka sungguh merupakan demam tak kunjung habis, racun yang ganas dan penyakit berkepanjangan.

Allah berfirman,
"Teman-teman akrab pada hari itu sebagiannya menjadi musuh bagi sebagian yang lain kecuali orang- orang yang bertakwa." (QS. Az Zukhruf, 67).
Dalam sebuah hadits shahih Rasulullah Shallallahu'Alaihi wa-Sallam bersabda, "Manusia akan dikumpulkan di alam mahsyar bersama orang yang ia cintai."

10. Mencita-citakan syahid di jalan Allah, menanti-nanti datangnya saat tersebut dimana jiwa dipersembahkan dengan ikhlas kehadapan Allah Azza wa Jalla dengan jiwa, harta dan anak dijual kepada Allah. Dalam jual beli agung ini tidak kembalian, tidak ada pula jabat tangan transaksi.

Allah berfirman,
"Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mukmin, diri dan harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka. Mereka berperang di jalan Allah, lalu mereka membunuh atau terbunuh." (QS. At Taubah, 111).
Sumber : Republika

Subhanakallohumma wabihamdika asyhadualla ilahaa illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika.
READ MORE →
Bagikan Ke :

Dari ‘Belenggu Salib’ Menuju ‘Keteduhan Islam

بِســـمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْـــــم

Kisah berikut adalah kisah seorang mu’alaf dari kota Malang mantan Pendeta Militan pelaku Pemurtadan yang banyak mengandung pelajaran berharga dan bahan renungan bagi kita bersama, berikut ini penuturannya.

Saya dilahirkan 14-Juli 1943 di kota Malang Jawa Timur, hari Minggu pukul 09.00 WIB saat lagu kidung suci dikumandangkan di Gereja. Ayah saya seorang militer AD yang ditokohkan dan disegani oleh warga Kristiani (Protestan). Hidup dalam kedisiplinan yang tinggi adalah ciri keluarga kami. Sebagai seorang anggota militer, ayah saya telah menerapkan kedisiplinan yang tinggi dalam kehidupan kami dan sebagai seorang Kristiani yang ditokohkan, maka ayah saya termasuk yang sangat tidak bersahabat dengan umat Islam. Saya masih ingat betapa hebatnya orang tua menanamkan kebencian-kebencian dalam hati saya terhadap Islam. Menurut penuturan ibu, hal itu bermula dari tingkah laku oknum-oknum orang Islam yang banyak membikin sakit hati ayah. Itulah sebabnya saya dilarang bergaul dengan mereka dan selalu diawasi dengan ketat.

Dari ‘Belenggu Salib’ Menuju ‘Keteduhan Islam
Pada usia tiga bulan saya di babtis di gereja GPI Malang dengan nama Jonathan Arnold. Tiga tahun kemudian saya mulai sekolah di sekolah Minggu (Zondaag School) di gereja, sampai kemudian melanjutkan ke SMP dan SLTA Kristen.


1. Menjadi Pengkabar Injil

Kelebihan-kelebihan saya dalam sastra, kelancaran lidah saya dalam menyampaikan nas-nas suci BIBLE, ditunjang dengan keberanian dan penamplan saya yang meyakinkan, maka beberapa sesepuh Gereja menyatakan bahwa saya cocok sekali untuk menjadi pengkabar Injil. Inilah alasan ayah saya mengirim saya ke sekolah Theologia di kota Batu-Malang. Nilai akhir yang gemilang dan suksesnya theater yang saya tangani, para pendeta dan tokoh gereja mendesak orang tua saya agar mau mengirimkan saya ke Universitas Leiden-Belanda.

Perjalanan ke negeri Kincir Angin saya lewati dengan mulus, saya memilih jurusan Pekabaran Injil dan filosofia, prinsip mata kuliahnya tidak jauh berbeda dengan yang saya terima di STI Batu-Malang.

Setelah lulus dari Belanda, saya diangkat menjadi pendeta di kabupaten Lumajang pada akhir tahun 1967, saya langsung membentuk misi pekabaran yang sering dikenal dengan istilah kristenisasi, apa yang saya lakukan ini bukanlah hal yang baru. Hal ini telah dilakukan sejak zaman Belanda.

2. Perjalanan hidupku sebagai penginjil

Saya susun personil-personil yang cukup terlatih, terampil dan mau bekerja untuk Tuhan, ramah tamah, murah senyum dan tak kalah pentingnya bekal yang harus dimiliki anggota misi adalah sabar dan tahan pukul. Karena tugas meraka memang sangat berat. Mereka harus berani menyampaikan berita dari Allah dengan ‘door to door system’, Semua harus dilaksanakan dengan iklash, bersih hati dan senang. Karena Tuhan Yesus ( padahal Yudas-lah yang memanggul salib) telah rela memanggul salib sengsaranya yang cukup jauh. Oleh karena itu tidak ada alasan untuk berberat hati.

3. Mencari kelemahan orang Islam
Sebelum operasi benar-benar mulai, saya tebarkan anggota misi untuk meneliti dari dekat kehidupan orang-orang muslim. Ternyata ada 3 kelemahan :

Pertama, Banyak orang Islam yang ikut-ikutan, Islamnya hanya Islam KTP dan tidak paham tentang Islam.
Kedua, seringkali terjadi perpecahan antar umat Islam.
Ketiga, banyak umat Islam yang serakah, tamak, bakhil tidak mau menolong fakir miskin dan yatim piatu. Dengan tiga faktor ini saya mulai misi, darah militer orang tua rupanya mengalir dalam tubuh saya, seperti seorang jendral mengatur pasukan tempur, saya sebar anggota saya ke daerah-daerah terpencil, berpendidikan rendah dan berekonomi rendah.

4. Strategi memurtadkan orang Islam

Saya menyebut misi ini dengan sebutan ‘Operasi Simpati’, yaitu agar memperoleh simpati orang-orang Islam dengan jalan menolong fakir miskin. Dana yang kami peroleh cukup besar, karena di samping bersumber dari jemaat sendiri juga dari luar negeri seperti : Belanda, Amerika dan Australia. Saya juga berpesan kepada anggota misi agar segala sesuatunya tidak berkesan menarik orang masuk Kristen. Yang kesulitan biaya untuk sekolah di beri bea siswa, yang sakit diberi obat-obatan, yang susah dihibur, yang lapar diberi makan, yang lemah ekonomi diberi modal, bahkan yang keluarganya matipun ditolong dalam biaya dan pelaksanaan pemakaman, maka operasi simpati ini tampak dari luar sebagai operasi kemanusiaan, sehingga orang Islam banyak yang tertarik masuk Kristen tanpa dipaksa.

Hasilnya sangat mengagumkan, dalam waktu singkat dapat memurtadkan hampir 1000 orang. Namun saya belum puas dengan hasil ini, saya meragukan kemurtadan mereka, apakah karena ekonomi atau benar-benar iklash masuk Kristen. Maka saya bikin formula baru yaitu saya kembangkan pergaulan bebas muda-mudi ala barat, saya kenalkan valentine day, pakaian dan kesenian barat, kebudayaan hingga olahraga dan kegiatan-kegiatan lainnya yang mencuri waktu sholat hingga banyak anak-anak tidak sholat dan mengaji, padahal, hal tersebut sebelumnya telah menjadi budaya umat Islam.

5. Usaha saya melemahkan pondok pesantren
Penyusunan sistem, metode, personil untuk pelayanan pekerjaan Tuhan juga telah saya persiapkan sangat matang, bahkan gerejapun sudah saya dirikan lengkap dengan sekedul kegiatannya. Dalam perjalan-an pengkabaran Injil ke daerah Jember saya rencanakan hendak melemahkan pondok-pondok pesantren, terutama pondok pesantren Kyai Haji Ahmad Shiddiq”. Di sinilah saya bertemu dengan gadis berkerudung putih, pertemuan yang kemudian membuahkan pernikahan antara pendeta dan gadis muslimah. Saya dapat menikahinya karena berpura-pura telah masuk Islam dengan surat palsu yang saya bikin di penghulu Jatiroto.

Rumah tangga berjalan aman hanya beberapa hari saja. Sebab masing-masing punya akidah yang tidak bisa dipertemukan, kebencian saya terhadap Islam makin lama semakin tidak bisa ditutup-tutupi, terjadilah pertengkaran demi pertengkaran dan setiap kali saya marah, istri saya tidak pernah melawan, yang dilakukannya yaitu langsung shalat dan baca Al-Qur’an. Dari sinilah timbul keinginan saya yang makin lama makin keras untuk mengetahui kandungan Al-Qur’an, maka saya pinjam AL-Qur’an yang ada terjemahannya terbitan dari DEPAG.

5. Hatiku mulai mendapat petunjuk

Terus terang saya belum pernah membaca Al-Qur’an, kalau membuang hampir tiap hari, pada suatu malam terjadilah sesuatu yang aneh, saat semua orang tidur nyenyak, sepi dan hening, Al-Qur’an saya buka dan seluruh tubuh saya seolah gemetar semua, ketika saya buka persis pada halaman yang ditandai benang pembatas yaitu surat Ar-Rahman, saya terpana dengan keindahan bahasa Al-Qur’an yang di ulang-ulang walau kalimatnya sederhana ‘Nikmat Tuhan manakah yang kamu dustakan”.

Lembar demi lembar saya buka, dan sampailah pada ‘surat Maryam’, Maryam ibunya Yesus dikisah-kan dalam Al-Qur’an lebih terhormat, suci, luhur dan mulya dari pada kisah Maryam dalam Alkitab.

Begitu juga dengan sifat Tuhan dalam Al-Qur’an, Tuhan itu Esa adanya, ini berarti tidak boleh ada alternatif lain selain Allah SWT. Berbeda dengan Alkitab yang menyatakan Tuhan itu tiga yang amat tidak logis, apalagi doktrin Tuhan trinitas tersebut baru ada 325 tahun setelah Yesus diangkat kelangit. Al-Qur’an mengisahkan Allah itu kekal, yang membedakan antara mahluk dengan Tuhan, tetapi dalam Alkitab dikisahkan Tuhan telah mati di salib dan Tuhan dikisahkan kalah berkelahi dengan Ya’kub. Masih banyak hal-hal logis yang tidak saya jumpai dalam Alkitab yang membuat imanku mulai goyang.

Hari masih pagi ketika itu, langit tampak cerah dan matahari begitu hangatnya, semalaman saya tidak dapat tidur dengan pikiran yang kalut. Kemarin saya bertengkar dengan istriku, seperti biasa karena keyakinan yang berbeda. Pagi itu istriku minta dipulangkan ke rumah orang tuanya, karena tidak kuat menahan perasaan karena suami selalu memojokkan bahkan menghina keyakinan.

“Maaf mas, saya mau nikah sama mas karena kehendak orang tua. Di Islam hukumnya anak harus nurut sama orang tua. Saya sudah taat, tetapi rupanya saya mau di-Kristenkan, maaf mas, bagi saya lebih baik kehilangan Mas dari pada harus kehilangan Iman-Islam, Besok setelah sholat subuh antarkan saya kembali ke orang tua.”

Besok harinya, tiba-tiba istri saya sudah siap untuk minta dipulangkan ke orang tuanya. “Kamu harus tetap tinggal di rumah ini bersama saya” kata-kataku memulai dan dia menatapku dengan tajam. “sampai perasaanku hancur…sampai imanku hancur..??” tanyanya. “..Tidak..!!, aku tidak akan berbuat sekasar itu lagi terhadapmu, aku berjanji didepan Tuhan, kau bebas dengan agamamu, bahkan kau bebas membaca kitab sucimu. Tadi malam kitab itu telah aku baca, isinya luar biasa dan benar mutlak. Tapi maaf…aku masih belum yakin, bahwa Islam agama yang benar, aku akan menyelidiki” jawabku menjelaskan pada istriku. “Kalau Islam yang benar mas ?” tanya istriku. “Kalau Islam yang benar maka aku akan masuk Islam, tetapi kalau ternyata Islam yang salah atau keliru, maka kamu haarus masuk gereja” jawab saya menantang.

7. Iman saya mulai goyang dan tertarik dengan agama Islam
Saya mulai membeli buku-buku Islam, minta bantuan ke kedutaan-kedutaan Islam, bagian penerangan Kerajaan Islam Saudi Arabia. Saya datang ke pondok-pondok pesntren mulai dari Banyuwangi sampai ke Kediri. Tidak ada waktu yang berlalu kecuali saya isi dengan belajar perbandingan agama, saya bertekad mencari kebenaran. Saya tidak ingin membohongi hati nurani.

Banyak sekali kebenaran hakiki yang saya jumpai dalam Al-Qur’an, semakin lama semakin nampak kejanggalan-kejanggalan dalam Alkitab, dalam Alkitab banyak sekali pertentangan antara ayat yang satu dengan ayat yang lainnya, banyak juga berkisah tentang pornografi dan mensifati Tuhan dengan sifat yang mustahil, belum lagi Alkitab tidak ditulis dalam bahasa Yesus. Kejanggalan-kejanggalan ini membuat saya semakin bernafsu mencari sampai dimana kekeliruan-kekeliruan Alkitab.

8. Aku resmi keluar dari Gereja Protestan

Pada suatu malam saya bermimpi melihat menara gereja saya yang dikerubuti burung-burung. Langit mendadak terbuka, Para malaikat dan bidadari turun, dan seorang bidadari cantik menyanyikan lagu yang amat merdu, sampai saya terjaga dari tidur, dan masih kedengaran suara bidadari itu. Setelah saya amati, ternyata suara itu adalah suara istri saya yang sedang membaca Al Qur’an. Sejenak kemudian istri saya membangunkan saya ”Mas… katanya ingin ketemu Tuhan, mari silakan”. Malam itu saya bangun, di luar hujan deras diselingi petir menyambar-nyambar. Saya bangun dan cuci muka lalu duduk di atas sajadah yang biasa digunakan istri saya sholat. Saya memang sering bangun tengah malam. Kalau istri saya sholat, saya cuma berdoa saja. Sementara hujan belum reda saya khusu’ berdoa sampai tidak terasa air mata saya berlinang, saya memohon kepada Tuhan, ”..Ya Tuhan tolonglah saya, berilah petunjuk kepada saya, kalau memang benar Yesus itu Tuhan, tetapkan hati saya, akan tetapi kalau bukan, tolong beri saya petunjuk kepada siapa saya harus menyembah”. Tiba-tiba badan saya menggigil, keringat dingin mengucur amat derasnya, kembali terngiang suara kiai-kiai, ulama-ulama, yang pernah berdialog dengan saya bahkan suara dari buku-buku Islam yang saya pelajari, seolah semua berkata ”Islam adalah agama yang benar”.

Lalu secepatnya saya menulis surat kepada Dewan Gereja Jatirto-Lumajang dengan tembusan ke Jakarta, saya menyatakan keluar dari gereja protestan, dan ketika membaca surat saya, istri saya terkejut dan berkata, “Terlalu cepat pernyataan ini, sudahkah Mas pikirkan benar?”. Saya jawab, ”Bagiku bahkan terlalu lamban, sekian lamanya aku terombangambing antara kebenaran dan ketidak benaran, aku sudah tak sanggup lagi membohongi diri sendiri”. “Sudah mantap benar Mas?”, tanya istri saya, ”Yah, aku mantap bahwa Islam adalah agama yang benar!”. Jawab saya, ”Kalau begitu mari saya bimbing membaca syahadat”. Lalu istri saya berwudhu dan sholat dua rakaat. Sementara itu saya melihat lonceng di dinding menunjuk pukul 02.10 WIB dini hari. Usai ia sholat, tangan saya dijabat, katanya, “Mari saya bimbing masuk Islam, disaksikan oleh Allah, seluruh malaikat, Nabi dan Rasul, termasuk junjungan kita Nabi Muhammad saw, coba tirukan: Asyhadu Alla Ilahaillallah, Wa Asyhadu Anna Muhammadar Rasulullah”. Istri saya tak kuat menahan air matanya jatuh bercucuran. Dan sejak itu tersiarlah berita dari mulut ke mulut, ”..Jonathan masuk Islam..!”. Majalah dan surat-kabar juga turut meramaikan. Ayahpun akhirnya mengetahui kalau saya masuk Islam dan memanggil saya pulang, ayah menyodorkan majalah ke hadapan saya dan saya menganggukkan berita tentang saya. Ayah marah sekali dan wajahnya nampak merah padam.

Ayah saya marah sekali, “Terlalu gila kamu..Biaya ayah habis banyak karena kamu. Ini berarti kamu telah mengkhianati cita-cita orang tua. Sekarang aku perintahkan kamu pulang kembali ke Malang dan kembali ke Gereja!”. Saya hanya dapat menundukkan kepala dan ti-dak berani menatap wajah ayah yang merah padam itu. Saya jawab, ”Tidak ayah, saya sudah menyatakan masuk Islam dan saya sudah berjanji mati bersama Islam”. Ayah saya semakin berang dan tiba-tiba menggedor meja, “Terlalu gila..jadi kau sudah benar-benar hendak meninggalkan gereja?”. Saya hanya bisa menganggukkan kepala, langsung ayah saya menyahut tidak senang, ”Baiklah kalau kamu sudah tidak bisa diatur lagi, kamu tidak usah mengaku orang tua di sini, keluar! Dan jangan menginjakkan kakimu lagi di rumah ini!”.

9. Saya diusir dan kerja di pabrik gula
Sejak itu saya diusir dan sayapun meninggalkan rumah . Di Jatiroto, saya ajak istri saya untuk segera meninggalkan rumah dinas Gereja. Tidak ada yang saya bawa dari rumah itu, sebab saya memang merasa semua kekayaan di rumah itu milik gereja. Selanjutnya, saya ditolong oleh orang-orang Islam, ditempatkan di rumah dinas PG. Jatiroto yang kebetulan tidak ada yang menempati.

Alhamdulillah, berkat perjuangan tokoh-tokoh Islam akhirnya saya masuk dan menjadi karyawan PG.Jatiroto. Saya mulai belajar sholat dan membaca Al-Qur’an, dibawah tuntunan istri saya sendiri.

Satu ketika, disaat lagi asyik-asyiknya belajar sholat, datanglah adik saya yang anggota marinir dua jip lengkap dengan anggota-anggotanya. Agaknya keluarga saya di Malang tetap akan memaksa saya kembali ke Malang dan kembali mengelola gereja. Saat itu dengan tegas saya jawab,”Maaf, saya sudah memilih Islam dan berjanji mati dengan Islam!”. Agaknya sudah diatur sebelumnya, begitu mendengar jawaban saya, ia langsung membuka sabuk kopelreim dan dipukul-pukulkan di kepala saya dan saya terjatuh ke lantai dengan berlumuran darah. Saya baru sadar kembali setelah di RS Jatiroto.

Kala itu, ulama-ulama dan tokoh-tokoh agama Islam sama berdatangan menjenguk saya di RS. Jatiroto. Setelah peristiwa itu, beberapa ulama dan kyai mulai menampilkan saya di masjid-masjid untuk memberikan kesaksian tentang kebenaran ajaran Islam. Atas bimbingan dan dorongan dari mereka itulah saya akhirnya lebih giat lagi mempelajari, memperdalam Al-Qur’an dan Hadits.

Saya mulai dikenal masyarakat Islam secara luas, waktu-waktu saya terisi dengan acara-acara pengajian, dari kampung ke kampung, dari pesantren ke pesantren, dari kota ke kota, Jawa Timur, Bali, Lombok, Sumatera Selatan, Kalimantan dan Alhamdulillah sampai ke Malaysia.

Bapak M. Nasir dengan Dewan Dakwah Islamiyah (DDII) nya mendengar cerita tentang saya dan pada tanggal 29 Agustus sampai dengan 8-9-1991 saya mendapat kehormatan diundang pada kesempatan Silaaturrahmi Jamaah Muhtadien di Cisalopa, Bogor Jawa Barat, dimana pada kesempatan itu dihadiri pula oleh para Pengurus Rabithah Al Alam Islamy dari Saudi Arabia.

10. Bergabung ke jamaah Muhtadien
Forum silaturrahmi Jamaah Muhtadien ini adalah suatu acara yang diselenggarakan oleh orang-orang yang telah mendapat hidayah dari Allah SWT yang kemudian masuk Islam, mereka terdiri dari bekas orang-orang Kristen, Pendeta maupun Pastur.

Sejak itu, setiap kali diundang pengajian, saya selalu dipanggil dengan “Haji Muhammad Abdillah” sebenarnya saya merasa sangat malu, karena saya belumlah menunaikan ibadah haji ke tanah suci.

Pada suatu malam, sepulang dari acara pengajian, sebelum berangkat tidur saya menyempatkan diri untuk melaksanakan sholat tahajjud. Pada saat sholat itulah, sengaja saya menangis dihadapan Allah SWT, saya bermunajat, memohon kemurahan Allah SWT agar saya dapat menunaikan ibadah haji.

Setelah sekian puluh kali hal ini saya lakukan, Allah Yang Maha Rahman dan Rahim mendengar munajat saya dan Alhamdulillah pada musim haji tahun 1992, di suatu pagi sekitar tiga hari setelah hari raya Idul Fitri, datang kepada saya sepucuk surat undangan dari Raja Fadh Arab Saudi yang isinya mengundang saya untuk menunaikan ibadah haji.

Allah sungguh Maha Besar, saya seolah dalam mimpi ketika tiba-tiba saya sudah bersujud di Masjidil Haram persis di muka Ka’bah. Kala itu air mata saya tak terbendung lagi, mengalir deras membasahi pipi dan seolah-olah menjeritkan suara hati saya, ”.. Yaa Allah, pada akhirnya telah sampailah perjalanan saya yang sangat meletihkan dari Yerusalem ke Tanah Suci Mekkah, ampuni dan terima taubat hambamu ini dan jadikan hambamu ini termasuk golongan haji yang mabrur…amien Ya Robbal Alamin..”. (al-islahonline)

source: www.swaramuslim.net

~ 6 Ramadhan 1433 H ~

سبحانك الله وبحمدك أشهد أن لا إله إلا أنت، أستغفرك وأتوب إليك
READ MORE →
Bagikan Ke :

♥ Hemat dan bakhil.... ataukah boros dan dermawan?....♥

Assalamu'alaikum warahmatullohi wabarokatuh.


Kecenderungan manusia berperilaku boros terhadap harta memang sudah ada di dalam dirinya.

Ditambah lagi perilaku boros adalah salah satu tipu daya setan terkutuk yang membuat harta yang kita miliki tidak efektif mengangkat derajat kita. Harta yang dimiliki justru efektif menjerumuskan, membelenggu, dan menjebak kita dalam kubangan tipu daya harta karena kita salah dalam menyikapinya.


Hal ini dapat kita perhatikan dalam hidup keseharian kita. Orang yang punya harta, kecenderungan untuk menjadi pecinta harta cenderung lebih besar. Makin bagus, makin mahal, makin senang, maka makin cintalah ia kepada harta yang dimilikinya. Lebih dari itu, maka ingin pulalah ia untuk memamerkannya.

Terkadang apa saja ingin dipamer-pamerkan. Ada yang pamer kendaraan, pamer rumah, pamer mebel, pamer pakaian, dan lain-lain. Sifat ini muncul karena salah satunya kita ini ingin tampil lebih wah, lebih bermerek, atau lebih keren dari orang lain. Padahal, makin bermerek barang yang dimiliki justru akan menyiksa diri.


Suatu pengalaman ketika seseorang memberi sebuah ballpoint. Dari tampangnya ballpoint ini saya pikir sangat bagus, mengkilat, dan ketika dipakai untuk menulis pun enak. Tapi tiba-tiba ballpoint ini menjadi barang yang menyengsarakan ketika ada yang memberi tahu bahwa ballpoint yang mereknya "MP" itu adalah sebuah merek terkenal untuk ukuran sebuah benda bernama ballpoint. Mulanya tidak mengerti sama sekali. Tadinya saya kira harganya paling cuma ribuan rupiah saja. Nah, gara-gara tahu itu ballpoint mahal, sikap pun jadi berubah. Tiba-tiba jadi takut hilang, ketika dibawa takut jatuh, ketika dipinjam takut cepat habis tintanya karena tintanya pun mahal, mau disimpan takut jadi mubazir, mau dikasihkan ke orang lain sayang, ditambah lagi saat dipakai pun malu, mungkin nanti ada yang komentar "Wah, Aa ballpoint-nya ballpoint mahal!".

Begitulah, nasib punya barang bermerek, tersiksa!
Sebaliknya, kalau kita terbiasa dengan barang yang biasa-biasa, dapat dipastikan hidup pun akan lebih ringan. Karenanya, hati-hatilah saudaraku. Apalagi dalam kondisi ekonomi bangsa kita yang sedang terpuruk seperti saat ini. Kita harus benar-benar mengendalikan penuh keinginan-keinginan kita jikalau ingin membeli suatu barang. Ingat, yang paling penting adalah bertanya pada diri apa yang paling bermamfaat dari barang yang kita beli tersebut. Buat pula skala prioritas,

misalnya, haruskah membeli baju lebaran seharga 1 juta rupiah padahal keperluan kita hanya sebentuk baju lebaran?. Apalagi dihadapan tersedia aneka pilihan harga, mulai dari yang 700 ribu, 400 ribu, 200 ribu, sampai yang 50 ribu rupiah. Mereknya pun beragam, tinggal dipilih mana kira-kira yang paling sesuai. Nah, kalau kita ada dalam posisi seperti ini, maka carilah baju yang paling tidak membuat kita sombong ketika memakainya, yang paling tidak menyikasa diri dalam merawatnya, dan yang paling bisa bermamfaat sesuai tujuan utama dari pembelian baju lebaran tersebut. Hati-hatilah, sebab yang biasa kita beli adalah mereknya, bukan awetnya, karena kalau terlalu awet pun akan bosan pula memakainya. Jangan pula tergesa-gesa, dan ketahuilah bahwa pemboros-pemboros itu adalah saudaranya setan.


Dalam hal ini Allah Subhana wa ta'alla berfirman,

"Dan berikanlah kepada keluarga-keluarga yang dekat akan haknya, kepada orang miskin, dan orang yang dalam perjalanan, dan janganlah kamu menghamburkan hartamu secara boros. Sesungguhnya pemboros-pemboros itu saudaranya setan dan setan itu sangat ingkar kepada Tuhan-Nya" (QS. Al Israa [17] : 26-27).

Dalam ayat lain Allah subhana wa ta'alla berfirman,

"Dan orang-orang yang apabila membelanjakan harta mereka tidak berlebih-lebihan dan tidak pula mereka kikir. Dan adalah pembelanjaan itu ditengah-tengahyang demikian itu". (QS. Al Furqan [25] : 67)

Jelaslah kiranya bahwa sikap boros lebih dekat kepada perilaku setan, naudzubillaah.

Karenanya, budaya bersahajalah salah satu budaya yang harus kita tanamkan kuat-kuat dalam diri. Memilih hidup dengan budaya bersahaja bukan berarti tidak boleh membeli barang-barang yang bagus, mahal, dan bermerek. Silahkan saja! Tapi ternyata kalau kita berlaku boros, sama sekali tidak akan menjadi amal kebaikan bagi kita.


Kondisi ekonomi jaman sekaranh benar-benar mengendalikan keinginan kita. Tidak setiap keinginan harus dipenuhi. Karena jikalau kita ingin membeli sesuatu karena ingin dan senang, ketahuilah bahwa keinginan itu cepat berubah.

".... Kalau kita membeli sesuatu karena suka, maka ketika melihat yang lebih bagus, akan hilanglah selera kita pada barang yang awalnya lebih bagus tadi.
...... Belilah sesuatu hanya karena perlu dan mampu saja. Sekali lagi, hanya karena perlu! ...

♥ Perlukah saya beli barang ini?
♥ Matikah saya kalau tidak ada barang ini?
♥ Kalau tidak ada barang ini saya hancur tidak?

Itulah yang harus selalu kita tanyakan ketika akan membeli suatu barang. Kalau saja kita masih bisa bertahan dengan barang lain yang lebih bersahaja, maka lebih bijak jika kita tidak melakukan pembelian.

Misalnya, ketika tersirat ingin membeli motor baru, tanyakan;

♥ perlukah kita membeli motor baru?
♥ Sudah wajibkah kita membelinya?

Nah, ketika alasan pertanyaan tadi sudah logis dan dapat diterima akal sehat, maka kalau pun jadi membeli pilihlah yang skalanya paling irit, paling hemat, dan paling mudah perawatannya. Jangan berpikir dulu tentang keren atau mereknya.


Cobalah renungkan; mending keren tapi menderita atau irit tapi lancar?
Tahanlah keinginan untuk berlaku boros dengan sekuat tenaga, yakinlah makin kita bisa mengendalikan keinginan kita, Insya Allah kita akan makin terpelihara dari sikap boros. Sebaliknya, jika tidak dapat kita kendalikan, maka pastilah kita akan disiksa oleh barang-barang kita sendiri. Kita akan disiksa oleh kendaraan kita dan disiksa oleh harta kita yang kita miliki. Rugi, sangat rugi orang yang memperturutkan hidupnya karena sesuatu yang dianggap keren atau bermerek. Apalagi, keren menurut kita belum tentu keren menurut orang lain, bahkan sebaliknya bisa jadi malah dicurigai. Karena ada pula orang yang ketika memakai sesuatu yang bermerek, justru disangka barang temuan.


Seperti kisah santri di sebuah pesantren. Saat ada santri yang memakai sepatu yang sangat bagus dengan merek terkenal, justru disangka sepatu jamaah yang ketika berkunjung ke pesantren tersebut tertinggal di mesjid. Lain waktu, ada juga yang memakai arloji sangat bagus dengan merek terkenal buatan dari negeri Swiss sana, tapi orang lain justru malah berprasangka kalau arloji itu barang temuan dari tempat wudhu.
Begitulah, bagi orang yang maqam-nya murah meriah, ketika memakai barang mahal justru malah dicurigai.


Karenanya, biasakanlah untuk senantiasa bersahaja dalam setiap yang kita lakukan. Dan mudah-mudahan dalam kondisi ekonomi sulit seperti ini Allah mengaruniakan kepada kita kemampuan untuk menjadi orang yang terpelihara dari perbuatan sia-sia dan pemborosan.


insyaAlloh.
Semoga lebaran tahun ini utamAnya ibu ibu yang sibuk untuk anggaran lebaran bisa bersikap bijaksana dalam mengelola kebutuhan keluargA untuk lebaran.bisa berfikir mana yang lebih penting dan utama dan menjadikan harta kita lebih bermanfaat bagi umat di idul fitri ini dan tidak sia sia karena menjadi sahabat setya syetan laknatulloh.


aamiin.

Mari persiapkan menu buka puasa kita semoga barakah.

READ MORE →
Bagikan Ke :

Maaf jika pada pandangan kami, tiada bedanya kamu dan dia

assalamualaikum warohmatullohi wabarokaatuhu

Sahabatku...
Maafkanlah mereka yang tidak mengenalimu secara dekat jika mereka menegur tentang agamamu.
Mereka tidak tahu bahwa kamu berpakaian begitu kerna kamu tau, bukan kerna tidak tahu.
Manusia sememangnya terbatas apabila hendak buat keputusan.....

Maafkan mereka yang menilaimu hanya dari luarnya saja...
kerana mereka hanya ada mata dan telinga untuk membuat penilaian yang pertama.

Ketahuilah kenapa mereka seperti itu...?
kamu dilihatnya berpakaian seperti seorang yang bukan Islam,
apa yang terlintas di kepala mereka ?
mungkin pikiran mereka ,kamu tidak tahu hukum menutup aurat.
g usahlah marah ke mereka !!

Mereka tidak tahu kamu ini mempunyai pengetahuan tentang hal ini dan itu dalam agama.
bisa jadi kamu lebih tau dan lebih faham akan hukum agama dan aturan yang harus dijalankan daripada mereka.
tetapi perlu kamu tau bahwa luaranmu tidak melambangkan apa yang engkau tahu.
Ilmu tanpa amal. Inilah kesannya.

Niat murni mereka untuk menyelematkanmu dari jahiliyah yang menguasai mindamu.
Kerna mereka sayang kamu...

Ayook selamatkanlah dirimu, keluarlah dari lingkungan jahiliyah.
Alloh sudah menggariskan cara berpakaian untuk kita muslimah.
Berbagai hikmahnya jika berpakaian mengikut perintah dan aturan Alloh.
Subhanakallohumma wabihamdika asyhadualla ilahaa illa anta astaghfiruka wa atuubu ilaika.


READ MORE →
Bagikan Ke :

Faidah Berdzikir

Bismillahirrohmaanirrohim......

Faidah Berdzikir: Syaikhul islam berkata, "Dzikir bagi hati seprti air bagi ikan, bagaimana keadaan ikan jika di pisahkan dri air???"...
¤ Menimbulkan Kecintaan kepada Allah,muroqobatullah (merasa sllu dlm pngawasan Allah)& takut kepada_Nya, taubat & kembali kep_Nya serta membantu keppada ketaatan_Nya
¤menhilangkan kesedihan & gundah gulana dlm hati,mendatangkan keceriaan serta membuat hati hidup,kuat &jernih.
¤Dlm hati ada kebutuhan & kekurangan yg tdk dpt terpnuhi kecuali dngn dzikir ,dan ada sifat keras yg tdk dpt di luluhkan dan di lembutka kecuali dngn berdzikir kep Allah.
¤Dzikir adalah pnyembuh dan obat hati,makanan dan kelezatanya yg tiada tara,sedangkan pnyakitnya adalah lalai.
¤Sdikit berdzikir adalah tanda kemunafikan,dan bnyak berdzikir adalah tanda kuatnya iman dan kecintaan kepada Allah;karna orang yg mncintai sesuatuakan sllu mengingatnya.
¤Seorang hamba jika mengingat Allah dngan mnybut_Nya di saat snang,maka Allah akan mngingatnya di saat susah,terutama ketika ajal menjelang dan dlm keadaan sakaratul maut.
¤Dzikir merupakan sebab keselamatan dri adzab Allah,turunya ketenangan datangnya rahmat,dan permohonan ampunan dri para malaikat.
¤Dengan sibuknya lidah berdzikir terlupakan perkataan yg sia-sia, ghibah,namimah(mengadu domba),dusta dan perkara2 yg makruh dan haram lainya.
¤Dzikir merupakan ibadah yg paling mudah,paling mulia,dan paling utama, dzikir adalah tanaman syurga.
¤Dzikir meliputu pelakunya dngn kewibawaan ,kenikmatan dan keceriaan wajah. Dzikir adalah cahaya di dunia,di alam kubur dan di akhirat.
¤Dzikir merupakan turunya shalawat Allah dan para malaikat_Nya kep orang yg berdzikir,dan allah membnggakan orang2 yg berdzikir kepada malaikat_Nya.
¤Sebaik2 orang yg beramal yg bnyak berdzikir kep Allah di antara mereka.maka sebaik2 orang yg berpuasa adalah mereka yg bnyak berdzikir kep Allah saat berpuasa.
¤Dzikir memudahkan urusan yg sulit,mnggampangkan urusan yg sukar meringankan beban,mendatangkan rezeki serta menguatkan badan.
¤Mengusir syetan, menundukan, merendahkan dan menghinakanya.....

Semoga bermanfaat tuk kita smua sahabat muslim wa muslimat,,,,,,,,,
READ MORE →
Bagikan Ke :

amal kebajikan yang paling utama

Diantara amal kebajikan yang paling utama adalah; berderma di saat susah, bertindak benar ketika sedang marah, dan memberi maaf ketika mampu untuk menghukum.
Ali Bin Abi Thalib.


READ MORE →
Bagikan Ke :

DOA DAN NASIHAT UNTUK SAHABAT

Demi masa, sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam keadaan merugi (celaka), kecuali orang-orang yang beriman, beramal shalih, saling menasehati dalam kebenaran, dan saling menasehati dalam kesabaran. (Al ‘Ashr: 1-3)

Sahabat, berikut adalah beberapa doa dan nasihat yang sering di ucapkan pada moment tertentu:

Assalamu’alaikum

Artinya “Semoga diberikan keselamatan atasmu”
Diucapkan ketika bertemu dengan seorang sahabat atau memulai suatu pembicaraan
.
Dari Imran Ibn Hushain radhiyallahu ‘anhu berkata, “Seorang laki-laki datang kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, lalu mengucapkan “Assalamu ‘alaikum”. Nabi menjawab salam itu, lalu orang itu duduk. Nabi berkata, “sepuluh (kebaikan)”. Kemudian datang orang lain dan mengucapkan, “Assalamu ‘alaikum wa rahmatullah”. Nabi menjawabnya, lalu orang itu duduk dan Nabi berkata, “Dua puluh (kebaikan)”. Kemudian datang orang lain lagi dan mengucapkan “Assalamu ‘alaikum wa rahmatullahi wabarakatuh”. Nabi membalas salamnya lalu dia duduk dan Nabi berkata, “Tiga puluh (kebaikan).” (HR. Abu Daud)


...Laa tahzan, innallaaha ma’anaa

Artinya jangan bersedih, sesungguhnya Allah bersama kita.

Nasehat untuk sahabat muslim yang sedang bersedih hati, semoga Allah memberikan jalan keluar untuk masalahnya.

...Laa taghdhob fa lakal jannah

Artinya “janganlah marah, maka surga bagimu.

Nasehat untuk sahabat muslim yang sedang marah, semoga Allah menenangkan hatinya.

....Allaahumma shayyiban naafi’an

Artinya “ ya Allah, semoga hujan ini membawa manfaat”

Di ucapkan ketika turun hujan

... Syafakillah/syafakallah syifaan ajilan, syifaan la yughadiru ba’dahu saqaman

Artinya “semoga Allah menyembuhkanmu secepatnya, dengan kesembuhan yang tiada sakit selepasnya”.

Diucapkan ketika mendengar atau menjenguk sahabat yang sedang sakit.

Syafakallah (ditujukan untuk lelaki)
Syafakillah (ditujukan untuk perempuan)

...Syukran

Artinya terima kasih

Di ucapkan ketika mendapat kebaikan dari sahabat.

Asy Syaikh Ahmad bin Yahya An Najmi ditanya: Apa hukumnya mengucapkan, “Syukran (terimakasih)” bagi seseorang yang telah berbuat baik kepada kita?, Beliau menjawab: Yang melakukan hal tersebut sudah meninggalkan perkara yang lebih utama, yaitu mengatakan, “Jazaakallahu khairan (semoga ALLAH membalas kebaikanmu.” Dan pada Allah-lah terdapat kemenangan.

.....Jazaakumullah Khairan Katsiran

Artinya Semoga allah membalas kalian dengan kebaikan yang banyak.

....Jazaakumullah Ahsanal Jaza

Artinya Semoga Allah membalas kalian dengan balasan yang terbaik.

Diucapkan ketika mendapatkan kebaikan dari sahabat atau orang lain sebagai ucapan terima kasih.

Ada beberapa ketentuan dalam mengucapkan jazakallah:
- Jazaakallahu khairan (engkau, lelaki)
- Jazaakillahu khairan (engkau, perempuan)
- Jazaakumullahu khairan (kamu sekalian)

Barangsiapa yang diberikan satu perbuatan kebaikan kepadanya lalu dia membalasnya dengan mengatakan : jazaakallahu khair (semoga Allah membalasmu dengan kebaikan), maka sungguh hal itu telah mencukupi dalam menyatakan rasa syukurnya.” (HR.At-Tirmidzi (2035), An-Nasaai dalam Al-kubra (6/53), Al-Maqdisi dalam Al-mukhtarah: 4/1321, Ibnu Hibban: 3413, Al-Bazzar dalam musnadnya:7/54. Hadits ini dishahihkan Al-Albani dalam shahih Tirmidzi).

Ketika ada sahabat kita yang mengucapkan jazaakallahu khair biasanya di jawab dengan waiyyak (dan kepadamu juga)” atau “waiyyakum (dan kepada kalian juga), dan bisa juga di jawab dengan ucapan yang serupa yaitu Jazaakallahu khairan (semoga ALLAH membalas kebaikanmu) ini lebih utama.

....Barakallahu fiik

Artinya, Semoga Allah memberikan keberkahan kepadamu.

Diucapkan ketika sahabat sedang berbahagia.

Apabila ada seseorang yang telah mengucapkan do’a “Barakallahu fiikum atau Barakallahu fiika” kepada kita, maka kita menjawabnya: “Wafiika barakallah” (Semoga Allah juga melimpahkan berkah kepadamu) (lihat Ibnu Sunni hal. 138, no. 278, lihat Al-Waabilush Shayyib Ibnil Qayyim, hal. 304. Tahqiq Muhammad Uyun)

.... Barakallah fii umrik

Artinya semoga Allah memberikan keberkahan atas umurmu.

Diucapkan kepada sahabat yang milad

.....Barakallaahu laka wabaraka ‘alaika wa jama’a bainakumaa fii khair

Artinya: Mudah-mudahan Allah memberkahi untukmu, dan memberkahi atasmu, dan mengumpulkan kalian berdua dalam kebaikan

Doa yang di ucapkan kepada kedua mempelai yang baru saja melangsungkan pernikahan.

..... Allahummaghfirlahu, warhamhu..

Artinya: “yaa Allah, ampunilah dia, dan kasihinilah/ rahmatilah dia..”

.....Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un, Artinya

Artinya: Sesungguhnya semua yang berasal dari Allah akan kembali kepada Allah

“Tidaklah seorang hamba tertimpa musibah lalu mengucapkan ‘Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un, ya Allah berilah aku pahala dari musibahku ini dan berilah untu...kku ganti yang lebih baik darinya, melainkan Allah Subhanahu Wa Ta’ala akan memberikannya pahala pada musibahnya tersebut dan memberikan ganti untuknya dengan sesuatu yang lebih baik darinya.” (HR. Muslim).

Di ucapkan ketika ada sahabat yang mendapat musibah

Semoga kita bisa mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.
READ MORE →
Bagikan Ke :

~ Jadikan Rutinitas Sebagai Ibadah~

Rutinitas seseorang sangat beragam, berbeda-beda antara satu orang dengan yang lain tergantung kebiasan dan kebutuhan masing-masing. setiap aktifitas yang dilakukan, entah itu aktifitas ringan ataupun berat nilainya dapat bertambah jika kita niatkan untuk ibadah. makan contohnya, tidak ada orang yang tidak makan atau minum..

jika kita niatkan makan atau minum kita untuk ibadah, makan minum untuk menambah kekuatan kita dalam shalat misalnya..

maka makan dan minum tersebut memiliki nilai tersendiri disamping sholat yang kita lakukan..

Bagi seorang pelajar, niatkan jalan menuju sekolah sebagai bentuk usaha untuk menuntut ilmu, ini akan memiliki nilai ibadah tersendiri disamping kewajiban menuntut ilmu itu sendiri..

bagi para pekerja, niatkan pekerjaan sebagai usaha untuk menafkahi keluarga..

maka Allah akan memberikan nilai ibadah tambahan karena niat tersebut..

Tidur adalah rutinitas yang paling sering dilakukan selain makan dan minum..

kita niatkan tidur kita untuk istirahat agar badan kita segar kembali dan semangat untuk melakukan ibadah yang lain..

maka tidak akan menganggapnya sebagai amalan biasa, akan tetapi akan menghitungnya sebagai ibadah juga..

Masuk kamar mandi, membaca doa sebelumnya. dan ketika akan mandi, diniatkan agar badan kita segar dan untuk menghilangkan bau badan, sehingga ketika sholat berjama'ah dimasjid tidak akan mengganggu saudara kita yang sholat disamping kita. itu juga dihitung ibadah..

Rasulullah -shalallahu 'alaihi wasallam- Bersabda: Artinya : "Sesungguhnya setiap amalan tergantung niatnya. dan setiap orang akan mendapatkan apa yang diniatkan..

(HR Muslim dan Abu Daud)

Akan tetapi tidak halal bagi seorang muslim meniatkan suatu amalan yang asalnya haram menjadi sebuah ibadah. karena Allah tidak akan menerima kecuali amalan yang baik..

jika meniatkan amalan yang haram sebagai ibadah, maka dia tidak akan mendapatkan apa-apa kecuali dosa dari amalan tersebut..

dan jika meniatkan amalan yang mubah sebagai sebuah kemaksiatan, maka dia tidak akan mendapatkan apa-apa kecuali dosa dari niatnya tersebut..

Dan sebaliknya, ketika sebuah amalan mubah yang biasa saja..

kemudian kita niatnya untuk ibadah, Allah tidak akan ragu untuk memberikan pahala tersendiri dan menghitungnya sebagai ibadah..

maka dari itu, selalu niatkan rutinitas kita untuk ibadah..

READ MORE →
Bagikan Ke :

Obat Herbal Probiotik di Pelopori oleh Prof.Ainul Fatah