Jumat, 13 Maret 2015

M A L A M



Seperti yang telah dijelaskan sebelumya, malam-malam orang shaleh adalah malam ibadah. 

Mereka memohon anugerah Allah, meminta ampunan dan petunjuk agar dituntun ke jalan yang diridhai-Nya. Mereka merasakan kenikmatan yang tiada tara. Air mata mereka bercucuran antara harapan surga dan ketakutan terhadap neraka. 

Mereka begitu merindukan pertemuan dengan Kekasih yang memberinya kehidupan, yaitu Allah Yang Maha Tinggi. Hidup mereka adalah untuk Allah. Tak ada harapan selain berjumpa dengan-Nya di akhirat kelak.

Cahaya keagungan menyelimuti mereka dan tanda pengkhidmatan ada dihadapan mereka.

“Dan orang-orang yang menghabiskan waktu malam untuk beribadah kepada Tuhan mereka dengan bersujud dan berdiri.” (Al-Furqan [25]: 64)

Bagaimana dengan kita....???

Kita yang berlumur dosa dan kelaliman menyia-nyiakan waktu malam dan menelantarkan diri sendiri disebabkan karena kita menyelimuti malam-malam dengan tidur yang lelap. Kita tak tergerak untuk mengajukan diri sebagai hamba-Nya yang ingin bersyukur.

Mengapa kita tidak bangkit?
Bukankah seluruh anggota badan kita sempurna?
Apa yang terjadi pada kita?
Apa yang membuat kita membatu di atas ranjang?
Apa yang menahan gerakan anggota tubuh kita?

Maka hari demi hari pun berlalu hingga kematian sudah mengetuk pintu rumah kita, kita tetap tidak beranjak untuk melakukan ibadah malam yang sangat berharga ini.

Ambillah pelajaran dari perkataan orang-orang shaleh berikut ini.

Ali bin Abi Thalib: ”Perjalanan akhirat sangat panjang. Untuk menempuhnya diperlukan kendaraan malam.”

Yahya bin Mu’adz: “Malam sangatlah panjang, oleh karena itu janganlah kamu pendekkan dengan tidur.

Ahmad bin Harb: ”Sungguh mengherankan orang yang mengetahui bahwa surga dihias di atasnya dan neraka dinyalakan di bawahnya, tetapi dia tidur diantara keduanya.”

’Umairah: ”Bangunlah suamiku! Malam segera berlalu. Sungguh kafilah orang-orang shaleh telah berjalan mendahului kita.”

Luqman Al-Hakim: ”Anakku, jangan sampai ayam jantan lebih cerdas daripadamu. Ia berkokok pada akhir malam, sementara engkau tertidur pulas.”

Aku Sayang Ibu



ibu….kau adalah semangat hidupku,kau yang selalu menasehatiku disaat aku bersalah,
ibu…
maafkan aku,aku sering mengganggu tidur malammu yang nyenyak itu,aku selalu membangunkanmu disaat aku butuh pertolongan di waktu malam hari…
kau memang sering memarahi aku,tapi,kau tetap ibu ku…
ibu yang telah melahirkanku..
ibu yang telah bertaruh nyawa,demi untuk melahirkanku..
ibu…
maafkan aku
jika aku pernah menyakitimu ,
menggores hatimu...
dan membuat engkau menangis karena kelakuan dan sikapku...

aku sayang ibu…

2 PILIHAN



Dia lelaki yang tidak punya hati
Dia merayuku dengan ucapan yang manis
Memainkan emosi dan perasaanku
Sampai aku ikut bersamanya di jalan yang kotor

Aku telah menyia-nyiakan kehormatan
Dengan orang yang tidak mempunyai kehormatan

Aku menderita berwaktu-waktu
Dia meninggalkanku dalam ujian besar
Ketika aku berusaha mencarinya
Dia malah melarikan diri

Aku tinggal di neraka siksa selama 4 bulan
Tidak ada yang mengetahui derita kehamilan yang menderaku
Memberatkanku dan membuatku letih

Bagaimana aku menghadapi keluargaku
Dengan musibah yang bergerak-gerak di rahimku

Aku telah memupus harapan orang tuaku
Memperlakukan mereka dengan sangat buruk
Keburukan yang tidak bisa diampuni

Aku tidak berputus asa menghubungi lelaki itu
Barangkali hatinya luluh karena keadaanku
Benar, dia menjawab...

Dia tidak berpikir menikahiku
Untuk memperbaiki apa yang telah dirusaknya
Namun, dia justru memosisikanku pada dua pilihan...

Meninggalkanku dalam ujian ini
Atau menggugurkan kandungan agar selamat dari aib dan noda

Inilah aku ...
Menangis siang malam
Airmata saja tidak cukup menghapus derita yang ku alami
Aku meneguk berbagai lara dan kehinaan karena cinta ilusi

Semoga Allah memberiku ampunan
Atas kesalahanku di hari pembalasan
*********************************************

Sahabat tercinta, apakah Anda sanggup menghadapi penyesalan yang begitu besar seperti wanita ini? Dia meneguknya sepanjang hidup hanya karena sekali pertemuan dengan lelaki pengkhianat, lelaki pendusta dan gombal. Setelah manis didapat, ia mencampakkan korbannya seperti sepatu yang sudah usang ...

Pantaskah kesalahan ini ditimpakan sepenuhnya kepada sang lelaki?? Saya yakin Anda (wanita) tahu jawabannya

Mewaspadai Sikap Sombong karena Ilmu



Wahb bin Munabbih rahimahullahu berkata, “Sesungguhnya ilmu dapat membuat sombong sebagaimana harta.”
Masruq rahimahullahu berkata, “Cukuplah seseorang dikatakan berilmu jika ilmu tersebut membuahkan rasa takut kepada Allah ‘Azza wa Jalla. Sebaliknya, cukuplah seseorang dianggap bodoh tatkala membanggakan diri dengan ilmunya.”
Abu Wahb al-Marwazi rahimahullahu berkata, “Aku bertanya kepada Ibnul Mubarak tentang kesombongan. Beliau menjawab, ‘(Kesombongan) adalah engkau meremehkan dan merendahkan manusia.’ Kemudian aku bertanya kepadanya mengenai ujub (bangga diri). Beliau pun menjawab, ‘(Ujub) adalah engkau memandang bahwa dirimu memiliki sesuatu yang tidak ada pada selainmu’.”
Ibnu Abdil Barr rahimahullahu berkata, “Di antara adab seorang alim yang paling utama adalah bersikap rendah hati (tawadhu’) dan tidak ujub, yakni merasa sombong, bangga, dan terkagum-kagum terhadap ilmu yang dimilikinya. Adab berikutnya, ia berusaha menjauhi kecintaan akan kepemimpinan dengan sebab ilmunya.”
Al-Baihaqi rahimahullahu berkata, “Ketahuilah, fondasi dari suatu kedudukan adalah senang tersebarnya reputasi, cinta ketenaran, dan kemasyhuran, padahal itu merupakan bahaya yang sangat besar. Adapun keselamatan itu terdapat pada lawannya, yakni menjauhi ketenaran.”
Para ulama tidak bertujuan mencari kemasyhuran. Tidak pula mereka menampakkan dan menawarkan diri untuk tujuan tersebut. Mereka juga tidak menempuh sebab-sebab yang menyampaikan ke arah sana. Apabila ternyata kemasyhuran tersebut datang dari sisi Allah Subhanallahu wa Ta’ala, mereka berusaha melarikan diri darinya. Mereka lebih mengutamakan ketidaktenaran.
(an-Nubadz fi Adabi Thalabil Ilmi, hlm. 185-186)

Tempayan Yang Bocor

seorang tukang air memiliki dua tempayan besar.keduany bergantung dibahuny sepanjang hari selama dua tahun ini...tempayan yg satu retak sedang yang satunya msh utuh..sepanjang tahun dua tempayan ini menemani dan membantunya menampung air sebagai mata pencahariannya.namun tempayan yg retak itu hanya bisa menampung separo air dari kapasitas sbnrnya.karena retak.nmn itu tak pernah ditambalnya...

tentu saja bagi si tempayan utuh merasa bangga dgn.prestasiny yg dpt membantu menampung air penuh satu tempayan untuk situkang air.tapi lain lg yg dirasakan sitempayan retak.ia merasa malu dan berdosa. karena hanya bisa menampung separo dr kapasitasnya.

setiap orang memiliki kekurangan.ibarat sitempayan rusak ini.setelah selama 2 thn ia dalam kegalauannya merasa berdosa dan merugikan situkang air.ia berkata,
" saya sungguh malu dan merasa berdosa dgn diri saya sendiri saya mhn mf yg sebesar besarnya.."
situkang air berkata" mengapa?..."
" saya hanya bisa membantumu menampung separo air,karena keretakanku ini.sehingga engkau jd rugi karena itu.mfkan aku....."

karena kasihan dengan keluhan sitempayan situkang air kemudian menjawab
," aku ingin besok km memperhatikan bunga bunga disekitar jln yg kita lewati besok menuju rumah majikan kita itu".Alloh mampu memakai kelemahan kita untuk maksd yg lbg indah...

benar saja sepanjang perjalanan dibukit itu tampak bunga bunga cantik tertanam disamping jalNan sempit yg dilewati tukang air itu.setelah melihat bunga bunga itu sitempayan sdkit terhibur dgn kelemahannya.
namun setelah sampai ditempat majikannya rasa bersalah itu kembali menghinggapinya dan.membuatnya bersedih karena hanya mampu menampung separo air.

kemudian situkNg air berkata" apakah kamu tidak melihat bunga bunga yg tumbuh disisi km berjalan td ,sedangkan tidak ada bunga bunga disisi sepanjang jalan yg dilalui sitempayan utuh?..."

setelah menyadarinya sitempayan retak merasa lega dgn.kelemahannya yg retak itu mampu menciptakan keindahan bagi orang yg melihatnya tanpa ia sadari...

demikian jg dibalik kelemahan kita Alloh telah menciptakan satu kebaikan lain baik bagi diri kita maupun orang lain.

kelimpahan itu dimulai dari bersyukur...

aNd aasf.

Gambaran Fisik Nabi Dari Rambut Hingga Ujung Kaki Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم

bismillaahirrohmaanirrohiim....

Gambaran Fisik Nabi Dari Rambut Hingga Ujung Kaki Nabi Muhammad صلى الله عليه وسلم >>

1. Rambutnya hitam legam, lebat, ikal (tidak keriting dan tidak lurus), dan panjangnya hingga daun telinga nabi
2. Wajahnya tidak oval atau lonjong, tapi bulat bercahaya laksana purnama, tampan dan manis laksana mentari yang sedang terbit
3. Wajahnya bercahaya, ketika aisyah menjahit baju nabi dengan sebuah jarum, tiba-tiba jarum itu jatuh, di cari-cari oleh aisyah tidak ketemu juga, hingga tatkala nabi masuk rumah, maka bercahayalah rumah itu sehingga aisyah bisa menemukan kembali jarum yang hilang itu. Subhaanalloh.
4. Kulitnya putih bersih, bila saat tersorot matahari maka akan berubah menjadi putih kemerah-merahan
5. Kepalanya besar dan agung
6. Dahi dan pelipisnya lebar bercahaya
7. Matanya lebar dan bola matanya hitam banget, seakan-akan beliau memakai celak mata, padahal tidak memakai celak
8. Bulu matanya lentik dan indah
9. Alisnya panjang, tapi tidak menyambung, di antara kedua alis itu ada satu urat yang akan muncul saat beliau sedang marah
10. Hidungnya tidak mancung rata dan lancip, tapi pada batangnya itu ada lekukan
11. Telinganya indah dan sempurna
12. Mulutnya lebar dan bibirnya indah menawan
13. Giginya rapi, putih bercahaya, dan agak sedikit renggang-renggang
14. Pipinya putih bersih, tidak tembem
15. Jenggotnya hitam, dan sangat-sangat lebat sekali
16. 'anfaqohnya (bulu di bawah bibir bawah) ada beberapa helai uban
17. Lehernya jenjang laksana ceret (teko) dari perak
18. Lengan atasnya berbulu dan sangat kekar
19. Lengan bawahnya juga kekar dan kokoh
20. Belikatnya besar, dan di antara kedua belikatnya itu ada khotamun nubuwwah (stempel kenabian)
21. Khotamun nubuwwah nya sepeti telur burung merpati, berbentuk serabut rambut halus dan sangat lebat (menurut sebagian riwayat jumlah helai serabut rambut khotamun nubuwwah itu sejumlah dengan jumlah para nabi, yaitu 124.000 helai, di mana beliau di stempel sebagai penutup para nabi)
22. Ketiaknya putih bersih tanpa ada bulu
23. Punggung dan kedua pinggangnya putih bersih
24. Telapak tangan nabi sangat luas dan lebar, lembut melebihi sutra, sejuk seperti es, dan wangi melebihi misik (pengakuan para sahabat yang pernah di sentuh nabi)
25. Jari jemarinya panjang, dan kuku-kukunya lebar (dalam sebagian riwayat di sebutkan bahwa jari telunjuk nabi lebih panjang daripada jari tengah nabi. Allohumma sholli 'alaa Muhammad)
26. Pundaknya lebar, dan jarak antara kedua pundaknya sangat lebar (artinya dada nabi itu luas dan bidang)
27. Dadanya berbulu
28. Dari bawah leher hingga ke pusar nabi ada bulu yang lurus bagus bagai tongkat, dalam riwayat lain seperti benang hitam
29. Antara dada dan perut nabi sama datar (artinya perut beliau tidak buncit)
30. Betis nabi terlihat kokoh, bahkan ketika memakai sarung pun masih terlihat kekokohan betis beliau
31. Telapak kaki nabi sangat lebar, dan tidak ada cekungan pada telapak kakinya seperti kita, sehingga bila nabi menjejak tanah maka kakinya menjejak dengan mantap dan sempurna.
32. Tubuhnya sedang, tidak terlalu pendek dan tidak terlalu jangkung
33. Badannya tidak kurus dan tidak gemuk, tapi ideal dan proporsional
34. Kulitnya putih, tapi bukan putih pucat, melainkan putih bersih dan bercahaya
35. Bila sedang senang maka akan bercahaya wajahnya laksana cermin, dan bila sedang marah maka akan terlihat memerah
36. Uban di rambut dan jenggot nabi tidak lebih dari 20 helai saja
37. Keringatnya lebih harum dari minyak misik (bahkan ketika nabi sedang tidur siang dan tubuhnya berkeringat, maka keringat nabi itu di kumpulkan oleh ummu sulaim di dalam botol sebagai minyak wangi)
38. Ludah nabi mewangikan sumur yang asalnya bau
39. Tangan nabi telah menyembuhkan berbagai penyakit para sahabat
40. Jika gunung-gunung bertasbih bersama nabi dawud, maka kerikil kecil pun bertasbih di telapak tangan nabi
41. Jika batu bisa mengeluarkan air dengan tongkatnya nabi musa, maka jari jemari nabi pun bisa memancarkan air yang deras untuk para sahabat
42. Nabi jika berjalan, maka seolah-olah bumi melipat kakinya, dan seperti berjalan dari turunan
43. Nabi jika berjalan, maka beliau tidak culang-cileung (menoleh kesana kemari)
44. Nabi lebih banyak melihat ke bumi daripada melihat ke langit (artinya lebih banyak menunduk)
45. Nabi jika berjalan bersama para sahabatnya maka akan tampaklah yang paling agung dan menonjol
46. Nabi jika berjalan bersama orang yang tinggi, maka beliau akan terlihat lebih tinggi, tapi jika sedang sendiri, maka akan terlihat sedang-sedang saja. Tidak pernah ada yang bisa melebihi tubuhnya meski sedang berjalan dengan orang yang tinggi sekalipun
47. Nabi jika menoleh, maka beliau akan menoleh dengan seluruh tubuhnya
48. Nabi jika berjalan, maka akan berjalan dengan mantap dan tidak malas-malasan
49. Nabi jika sedang berbicara, maka beliau berbicara sambil tersenyum, hingga Nampak seperti ada cahaya yang memancar
50. Nabi jasadnya tetap wangi meski telah wafat. Abu bakar ash-shiddiq ra berkata sambil mencium jenazah nabi: "Engkau tetap wangi, baik ketika masih hidup dan juga ketika sudah wafat".

Secara singkat gambaran nabi itu ada dalam kalimat pengakuan sahabat dan menantunya, yakni sayidina Ali bin abi tholib ra, ketika beliau menyifati Rosululloh sholla Allohu 'alaihi wa sallam: "Saya tidak pernah melihat manusia yang sempurna bentuk fisiknya seperti nabi, baik sebelumnya maupun sesudahnya". (Allohumma sholli 'alaa muhammadin an-Nabiyyil 'ummiy).

Siapa yang rindu kepada nabi… bacalah sholawat dan salam kepadanya
Siapa yang ingin berjumpa nabi dalam mimpi… bacalah sholawat dan salam kepadanya
Siapa yang ingin beroleh syafa'at nabi… bacalah sholawat dan salam kepadanya

Walhamdulillahi Robbil 'Aalamiin.

Ini adalah rangkuman Syamail Rosul yang di himpun dari berbagai riwayat. Semoga Allah merahmati para ulama yang telah bersusah payah mengumpulkannya. Aamiin...

semoga ada manfaat buat sahabat fillahku..

Puncak ibadah haji ditandai dengan pelaksanaan wukuf di padang Arafah. Pada musim haji 2014 ini, wukuf jatuh pada 9 Dzulhijjah jatuh pada Jum'at (3/10) sehingga sering disebut sebagai “haji akbar”.



Puasa Arafah (9 Dzulhijjah)

نويت صوم عرفة سنة لله تعالى
NAWAITU SAUMA ARAFAH SUNNATAN LILLAHI TA’ALAH
“ Saya niat puasa Arafah , sunnah karena Allah ta’ala.”

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,

صِيَامُ يَوْمِ عَرَفَةَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِي قَبْلَهُ وَالسَّنَةَ الَّتِي بَعْدَهُ وَصِيَامُ يَوْمِ عَاشُورَاءَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِي قَبْلَهُ

“Puasa satu hari Arafah (tanggal 9 Dzulhijjah), aku berharap kepada Allah, Dia akan menghapuskan (dosa) satu tahun sebelumnya dan satu tahun setelahnya. Puasa hari 'Asyura' (tanggal 10 Muharram), aku berharap kepada Allah, Dia akan menghapuskan (dosa) satu tahun sebelumnya.” (HR. Muslim, no 1162, dari Abu Qatadah).

Keistimewaan Hari Arafah

Hari Arafah memang salah satu hari istimewa, karena pada hari itu Allah membanggakan para hamba-Nya yang sedang berkumpul di Arafah di hadapan para malaikat-Nya. Nabi Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,

مَا مِنْ يَوْمٍ أَكْثَرَ مِنْ أَنْ يُعْتِقَ اللَّهُ فِيهِ عَبْدًا مِنَ النَّارِ مِنْ يَوْمِ عَرَفَةَ وَإِنَّهُ لَيَدْنُو ثُمَّ يُبَاهِي بِهِمُ الْمَلَائِكَةَ فَيَقُولُ مَا أَرَادَ هَؤُلَاءِ

“Tidak ada satu hari yang lebih banyak Allah memerdekakan hamba dari neraka pada hari itu daripada hari Arafah. Dan sesungguhnya Allah mendekat, kemudian Dia membanggakan mereka (para hamba-Nya yang sedang berkumpul di Arafah) kepada para malaikat. Dia berfirman, 'Apa yang dikehendaki oleh mereka ini?'” (HR. Muslim, no. 1348; dan lainnya dari 'Aisyah).

Olah karena itulah, tidak aneh jika kaum muslimin yang tidak wukuf di Arafah disyariatkan berpuasa satu hari Arafah ini dengan janji keutamaan yang sangat besar.

Marilah kita renungkan hadits di bawah ini, yang menjelaskan keutamaan puasa Arafah, yang disyariatkan oleh Ar-Rahman Yang Memiliki sifat rahmat yang luas dan disampaikan oleh Nabi pembawa rahmat kepada seluruh alam.

Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,

صِيَامُ يَوْمِ عَرَفَةَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِي قَبْلَهُ وَالسَّنَةَ الَّتِي بَعْدَهُ وَصِيَامُ يَوْمِ عَاشُورَاءَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِي قَبْلَهُ

“Puasa satu hari Arafah (tanggal 9 Dzulhijjah), aku berharap kepada Allah, Dia akan menghapuskan (dosa) satu tahun sebelumnya dan satu tahun setelahnya. Puasa hari 'Asyura' (tanggal 10 Muharram), aku berharap kepada Allah, Dia akan menghapuskan (dosa) satu tahun sebelumnya.” (HR. Muslim, no 1162, dari Abu Qatadah).

Selamat menjalankan ibadah puasa sunnah arafah,semuga amal ibadah kita di terima Alloh Azza wa Jalla ,aamiin.

WASPADA...!!! Jangan LALAi


Sholat adalah amalan yang paling utama dan hal yang paling PENTING daripada segala urusan yang PENTING...

Sholat adalah amalan yang paling utama dan hal yang paling PENTING daripada segala urusan yang PENTING... karena SHOLAT adalah amalan yang pertama kali di HISAB... senyum santun sambut sujud malammu saudara fillahku semuga kita selalu di beri kekuatan dan di mudahkan dalam menjalankan amalan2 akherat...

Subhanalloh...Masihkah kita Sombong Setelah Melihat Gambar ini?

Sungguh Maha Besar, Melihat Ciptaan-Nya saja Kita tidak mampu apalagi Melihat Allah Azza wa Jalla.
Renungkanlah.....!!!
Sesungguhnya kita Sangat Kecil di Mata Azza wa Jalla.
Masihkah kita Sombong Setelah Melihat Gambar ini?

Keajaiban Mendengar Tumbuhan Bertasbih, Ilmuwan Barat Langsung Masuk Islam


Pada sebuah penelitian ilmiah yang diberitakan oleh sebuah majalah sains terkenal, Journal of Plant Molecular Biologies, menyebutkan bahwa sekelompok ilmuwan yang mengadakan penelitian mendapatkan suara halus yang keluar dari sebagian tumbuhan yang tidak bisa didengar oleh telinga biasa. Suara tersebut berhasil disimpan dan direkam dengan sebuah alat perekam tercanggih yang pernah ada.

Para ilmuwan selama hampir 3 tahun meneliti fenomena yang mencengangkan ini berhasil menganalisis denyutan atau detak suara tersebut sehingga menjadi isyarat-isyarat yang bersifat cahaya elektrik (kahrudhoiyah ) dengan sebuah alat canggih yang bernama Oscilloscope. Akhirnya para ilmuwan tersebut bisa menyaksikan denyutan cahaya elektrik itu berulang lebih dari 1000 kali dalam satu detik!!!

Prof. William Brown yang memimpin para pakar sains untuk mengkaji fenomena tersebut mengisyaratkan setelah dicapainya hasil bahwasanya tidak ada penafsiran ilmiah atas fenomena tersebut. Padahal seperti diakui oleh sang profesor bahwa pihaknya telah menyerahkan hasil penelitian mereka kepada universitas-universitas serta pusat-pusat kajian di Amerika juga Eropa, akan tetapi semuanya tidak sanggup menafsirkan fenomena bahkan semuanya tercengng tidak tahu harus berkomentar apa.

Pada kesempatan terakhir, fenomena tersebut dihadapkan dan dikaji oleh para pakar dari Britania, dan di antara mereka ada seorang ilmuwan muslim yang berasal dari India. Setelah 5 hari mengadakan kajian dan penelitian ternyata para ilmuwan dari Inggris tersebut angkat tangan. Sang ilmuwan muslim tersebut mengatakan: “Kami umat Islam tahu tafsir dan makna dari fenomena ini, bahkan semenjak 1.400 tahun yang lalu!”

Maka para ilmuwan yang hadir pun tersentak dengan pernyataan tersebut, dan meminta dengan sangat untuk menunjukkan tafsir dan makna dari kejadian itu.



Sang ilmuwan muslim segera menyitir firman Allah Subhanahu wa Ta’ala :

وَإِنْ مِنْ شَيْءٍ إِلا يُسَبِّحُ بِحَمْدِهِ وَلَكِنْ لا تَفْقَهُونَ تَسْبِيحَهُمْ إِنَّهُ كَانَ حَلِيمًا غَفُورًا (٤٤)

“…Dan tak ada suatupun melainkan bertasbih dengan memuji-Nya, tetapi kamu sekalian tidak mengerti tasbih mereka. Sesungguhnya dia adalah Maha Penyantun lagi Maha Pengampun.” (QS. Al-Isra`: 44)



Tidaklah suara denyutan halus tersebut melainkan lafazh jalalah (nama Allah) sebagaimana tampak dalam layar.

Maka keheningan dan keheranan yang luar biasa menghiasi aula di mana ilmuwan muslim tersebut berbicara.

Subhanallah, Maha suci Allah! Ini adalah salah satu mukjizat dari sekian banyak mukjizat agama yang haq ini! Segala sesuatu bertasbih mengagungkan nama Allah. Akhirnya orang yang bertanggung jawab terhadap penelitian ini, yaitu profesor William Brown menemui sang ilmuwan muslim untuk mendiskusikan tentang agama yang di bawa oleh seorang Nabi yang ummi (tidak bisa baca tulis) sebelum 1.400 tahun lalu tentang fenomena ini. Maka ilmuwan tersebut pun menerangkan kepadanya tentang Islam, setelah itu ia memberikan hadiah al-Qur`an dan terjemahnya kepada sang profesor.

Selang beberapa hari setelah itu, profesor William mengadakan ceramah di Universitas Carnich – Miloun, ia mengatakan: “Dalam hidupku, aku belum pernah menemukan fenomena semacam ini selama 30 tahun menekuni pekerjaan ini, dan tidak ada seorang ilmuwan pun dari mereka yang melakukan pengkajian yang sanggup menafsirkan apa makna dari fenomena ini. Begitu pula tidak pernah ditemukan kejadian alam yang bisa menafsirinya. Akan tetapi satu-satunya tafsir yang bisa kita temukan adalah dalam al-Qur`an. Hal ini tidak memberikan pilihan lain buatku selain mengucapkan syahadatain: “Aku bersaksi bahwa tidak ada ilah yang haq melainkan Allah, dan bahwa Muhammad adalah hamba dan utusannya!”

Seorang profesor ini telah mengumumkan Islamnya di hadapan para hadirin yang sedang terperangah.

Allahu akbar! Kemuliaan hanyalah bagi Islam, ketika seorang ilmuwan sadar dari kelalaiannya, dan mengetahui bahwa agama yang haq ini adalah Islam!
(keajaibanislam.wordpress.com)

Akhir Zaman di Dumay


Adab Makan & Minum


Di sembunyikan atau Buat Sensasi


HIJAB itu Perintah ALLOH



Memakai jilbab/hijab adalah perintah Alloh...
Bukankah perintah Alloh wajib di jalankan........
Lalu apa itu sangat memberatkan bagi saudariku muslimah yang enggan berhijab..?
Apa engkau lupa semua nikmat yang di nikmati ....
Engkau membaca tulisan ini juga suatu kenikmatan dariNya,apakah mau lepas diri dari perintahNya sedang kita menerima dan menikmati karuniaNya.....
Sungguh nikmat Alloh tiada terkira banyaknya ...
kita di beri kemudahan melihat ,membaca...
dan masih banyak nikmat yang di berikan kepada kita yang tak pernah bisa kita hitung...
sungguh nistanya kita...
kita menikmati karuniaNya tapi kita juga menentang perintahNya...

semoga hati kita selalu dalam bimbinganNya dan kita terjauh dari sifat kesombongan dan semoga di jauhkan dari golongan orang2 yang menentang perintahNya...
dan semoga saudari2 kita yang masih lupa akan segera ingat...
semoga saudari kita yang terlena segera tersadar....
semoga kita terselamatkan di dunia dan akherat...aamiin

TAHAJUD



Shalat Tahajud adalah shalat sunat yang dikerjakan pada waktu malam, dimulai selepas isya sampai menjelang subuh.

Jumlah rakaat pada shalat ini tidak terbatas, mulai dari 2 rakaat, 4, dan seterusnya.

A. Pembagian Keutamaan Waktu Shalat Tahajud

1. Sepertiga malam, kira-kira mulai dari jam 19.00 sampai jam 22.00
2. Sepertiga kedua, kira-kira mulai dari jam 22.00 sampai dengan jam 01.00
3. Sepertiga ketiga, kira-kira dari jam 01.00 sampai dengan masuknya waktu subuh.

B. Niat shalat tahajud:

Ushallii sunnatat-tahajjudi rak’ataini lillaahi ta’aalaa.

Artinya: “Aku niat shalat sunat tahajud dua rakaat karena Allah”

C. Doa yang dibaca setelah shalat tahajud:

Rabbanaa aatina fid-dun-yaa hasanataw wa fil aakhirati hasanataw wa qinaa adzaaban-naar.

Artinya: “Ya Allah Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan hindarkanlah kami dari siksa api neraka.”

Dalam hadits Bukhari dinyatakan, bahwa rasulullah jika bangun dari tidurnya di tengah malam lalu bertahajud membaca doa:

اَللّهُمَّ لَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ نُوْرُ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ قَيِّمُ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ رَبُّ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ لَكَ مُلْكُ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ، وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ مَلِكُ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ، وَلَكَ الْحَمْدُ، أَنْتَ الْحَقُّ، وَوَعْدُكَ الْحَقُّ، وَقَوْلُكَ الْحَقُّ، وَلِقَاؤُكَ الْحَقُّ، وَالْجَنَّةُ حَقٌّ، وَالنَّارُ حَقٌّ، وَالنَّبِيُّوْنَ حَقٌّ، وَمُحَمَّدٌ حَقٌّ، وَالسَّاعَةُ حَقٌّ، اَللّهُمَّ لَكَ أَسْلَمْتُ، وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ، وَبِكَ آمَنْتُ، وَإِلَيْكَ أَنَبْتُ، وَبِكَ خَاصَمْتُ، وَإِلَيْكَ حَاكَمْتُ. فَاغْفِرْ لِيْ مَا قَدَّمْتُ وَمَا أَخَّرْتُ، وَمَا أَسْرَرْتُ وَمَا أَعْلَنْتُ، أَنْتَ الْمُقَدِّمُ وَأَنْتَ الْمُؤَخِّرُ، لاَ إِلٰهَ إِلاَّ أَنْتَ، أَنْتَ إِلٰهِيْ لاَ إِلٰهَ إِلاَّ أَنْتَ

Artinya: “Ya, Allah! Bagi-Mu segala puji, Engkau cahaya langit dan bumi serta seisinya. Bagi-Mu segala puji, Engkau yang mengurusi langit dan bumi serta seisinya. Bagi-Mu segala puji, Engkau Tuhan yang menguasai langit dan bumi serta seisinya. Bagi-Mu segala puji dan bagi-Mu kerajaan langit dan bumi serta seisi-nya. Bagi-Mu segala puji, Engkau benar, janji-Mu benar, firman-Mu benar, bertemu dengan-Mu benar, Surga adalah benar (ada), Neraka adalah benar (ada), (terutusnya) para nabi adalah benar, (terutusnya) Muhammad adalah benar (dari- Mu), peristiwa hari kiamat adalah benar. Ya Allah, kepada-Mu aku pasrah, kepada-Mu aku bertawakal, kepada-Mu aku beriman, kepada-Mu aku kembali (bertaubat), dengan pertolongan-Mu aku berdebat (kepada orang-orang kafir), kepada-Mu (dan dengan ajaran-Mu) aku menjatuhkan hukum. Oleh karena itu, ampunilah dosaku yang telah lalu dan yang akan datang. Engkaulah yang mendahulukan dan mengakhirkan, tiada Tuhan yang hak disembahkecuali Engkau, Engkau adalah Tuhanku, tidak ada Tuhan yang hak disembah kecuali Engkau”.

Do’a Sholat Tahajjud dibawah ini diambil dari Hadits Shahih Muslim

اَللّهُمَّ لَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ نُوْرُ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ. وَلَكَ الْحَمْدُ. أَنْتَ قَيَّامُ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ. وَلَكَ الْحَمْدُ. أَنْتَ رَبُّ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ. وَمَنْ فِيْهِنَّ. أَنْتَ الْحَقُّ. وَوَعْدُكَ الْحَقُّ. وَقَوْلُكَ الْحَقُّ. وَلِقَاؤُكَ حَقٌّ. وَالْجَنَّةُ حَقٌّ. وَالنَّارُ حَقٌّ. وَالسَّاعَةُ حَقٌّ. اَللّهُمَّ لَكَ أَسْلَمْتُ. وَبِكَ آمَنْتُ. وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ. وَإِلَيْكَ أٰنَبْتُ. وَبِكَ خَاصَمْتُ. وَإِلَيْكَ حَاكَمْتُ. فَاغْفِرْ لِي. مَا قَدَّمْتُ وَأَخَّرْتُ. وَأَسْرَرْتُ وَأَعْلَنْتُ. أَنْتَ اِلٰهِي لاَ اِلٰهَ إِلاَّ أَنْتَ

Ya Allah, segala puji bagi-Mu. Engkau adalah cahaya langit dan bumi. Segala puji bagi-Mu. Engkau adalah pemelihara langit dan bumi. Segala puji bagi-Mu. Engkau adalah Tuhan langit dan bumi serta semua yang ada padanya. Engkau adalah yang hak, janji-Mu adalah hak, firman-Mu adalah hak, perjumpaan dengan-Mu adalah hak, surga adalah hak, neraka adalah hak, hari kiamat adalah hak. Ya Allah, kepada-Mu aku berserah diri. Kepada-Mu aku beriman. Kepada-Mu aku bertawakal. Ke pangkuan-Mu aku pulang. Kepada-Mu aku mengadu. Dengan (nama) Mu aku memutuskan. Maka ampunilah aku, ampunilah dosa-dosaku, baik yang telah lewat maupun yang akan datang, yang aku lakukan secara diam-diam maupun yang terang-terangan. Engkau adalah Tuhanku. Tidak ada Tuhan selain Engkau.

D. Setelah itu, perbanyaklah membaca istigfar sebagai berikut:

Astagfirullaahal azhim wa atuubu ilaiih

Artinya: “Kami memohon ampunan kepada Allah Yang Maha Agung dan kami pun bertaubat kepada-Nya”

E. Keutamaan Shalat Tahajud

Sahabat Abdullah bin Salam mengatakan, bahwa Nabi Muhammad saw bersabda:

“Hai sekalian manusia, sebarluaskanlah salam dan berikanlah makanan serta sholat malamlah diwaktu manusia sedang tidur, supaya kamu masuk Surga dengan selamat.” (HR Tirmidzi)

Bersabda Nabi Muhammad saw:

“Seutama-utama shalat sesudah shalat fardhu ialah shalat sunnat di waktu malam.” (HR Muslim)

Selain itu, Allah sendiri juga berfirman:

Pada malam hari, hendaklah engkau shalat Tahajud sebagai tambahan bagi engkau. Mudah-mudahan Tuhan mengangkat engkau ketempat yang terpuji. (QS Al-Isra: 79)

Dari Jabir r.a., ia barkata, “Aku mendengar Rasulullah saw. Bersabda: Sesungguhnya pada malam hari itu benar-benar ada saat yang seorang muslim dapat menepatinya untuk memohon kepada Allah suatu kebaikan dunia dan akhirat, pasti Allah akan memberikannya (mengabulkannya); dan itu setiap malam.” (HR Muslim dan Ahmad)

“Lazimkan dirimu untuk shalat malam karena hal itu tradisi orang-orang saleh sebelummu, mendekatkan diri kepada Allah, menghapus dosa, menolak penyakit, dan pencegah dari dosa.” (HR Ahmad)

F. Kiat Mudah Shalat Malam/Qiyamullail

Agar kita diberi kemudahan bangun malam untuk melakukan shalat malam, cobalah tips-tips berikut ini:

1. Aturlah aktivitas di siang hari agar malamnya Anda tidak kelelahan. Sehingga tidak membuat Anda tidur terlalu lelap.
2. Makan malam jangan kekenyangan, berdoa untuk bisa bangun malam, dan jangan lupa pasang alarm sebelum tidur.
3. Hindari maksiat, sebab menurut pengalaman Sufyan Ats-Tsauri, “Aku sulit sekali melakukan qiyamullail selama 5 bulan disebabkan satu dosa yang aku lakukan.”
4. Ketahuilah fadhilah (keutamaan) dan keistimewaan qiyamulail. Dengan begitu kita termotivasi untuk melaksanakannya.
5. Tumbuhkan perasaan sangat ingin bermunajat dengan Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.
6. Baik juga jika janjian dengan beberapa teman untuk saling membangunkan dengan miscall melalui telepon atau handphone.
7. Buat kesepakatan dengan istri dan anak-anak bahwa keluarga punya program tahajud bersama sekali atau dua malam dalam sepekan.
8. Berdoalah kepada Allah swt. untuk dipermudah dalam beribadah kepadaNya.

SUMBER:kasihmawar.wordpress

*. Manfaat PerNikahan. *



Assalamu'alaikum warahmatullohi wabarokatuh.

Pernikahan dan pembentukan keluarga menurut perspektif Islam adalah hal yang bernilai dan mengandung banyak manfaat yang diantaranya :

Media Keakraban dan Kecintaan

Manusia yang dalam kehidupannya yang penuh dengan huru-hara ini perlu kepada ketenangan ketentraman dan kecintaan butuh kepada seseorang yang dapat menyimpan rahasia berkeinginan baik penyayang dan pelindungnya. Sehingga akrab bersamanya dan memperoleh cinta pertolongan dan perlindungannyayang tulus.

Butuh kepada seseorang yang menjadi pasangan hidupnya. Dalam keadaan sehat atau sakit mulia atau hina enak atau tidak enak faqir atau kaya mapan atau sengsara dia tetap setia penuh kasih sayang dan simpati padanya. Dalam menjamin kebutuhan ini siapa yang lebih baik dari pasangan (suami istri) dan tempat apa yang lebih sesuai dari kelompok keluarga.

Allah Swt. di dalam Al-Quran berfirman "Dan diantara tanda-tanda kekuasaan- Nya adalah Dia menciptakan istri-istri dari jenismu sendiri supaya kamu cenderung dan merasa tentram kepadanya dan dijadikan-Nya diantara kamu rasa kasih sayang. Sesungguhnya yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir."

Media Untuk Kesucian dan Menjaga dari Kemaksiatan

Manusia tentu butuh pada hubungan seksual dan pemenuhan kebutuhan seksualnya.

Apabila tidak dipenuhi keinginannya melalui jalan yang benar maka sangat sulit mengontrolnya dan menarik manusia kepada penyimpangan dan kemaksiatan.

Oleh karena itu pernikahan adalah media paling baik dan paling sehat untuk memenuhi kebutuhan seksualnya dan menjaga dari perbuatan dosa.

Rasulullah Saw. Bersabda "Barang siapa yang ingin berjumpa dengan Allah dalam keadaan suci maka hendaknya dia menikah."

Salah satu hadist meriwayatkan dari Rasulullah Saw. yang bersabda " Barang siapa yang menikah maka dia telah menjaga seperuh agamanya."

Imam Musa bin Jakfar as meriwayatkan dari ayah-ayahnya dari Rasulullah Saw. yang bersabda "Barang siapa menikah pada usia senja maka syaitan berteriak "Celaka celaka celaka pemuda itu telah menjaga dua pertiga agamanya dariku." Maka dia harus menjaga takwa dalam sepertiga yang lain."

Media Untuk Kesehatan Fisik dan Jiwa

Hubungan seksual dan memenuhi keinginan adalah kebutuhan alami yang menyebabkan kesehatan fisik dan saraf. Mengontrol dan menahannya akan membuat saraf lelah dan membuatnya tidak seimbang.

Sumber banyaknya penyakit-penyakit kejiwaan seperti depresi putus asa kebingungan takut berpandangan jelak beranganangan tidak percaya diri selalu marah-marah bisa disebabkan karena menahan keinginan seksual. Oleh karena itu menikah pada saatnya dan memenuhi keinginan seksual melalui jalan yang benar bisa merupakan salah satu faktor kesehatan fisik dan sarafnya.

Rasulullah Saw bersabda "Nikahkanlah para laki-laki dan perempuan yang tidak mempunyai pasangan satu sama lain maka sesungguhnya Allah akan memperbaiki akhlaq mereka dan meluaskan rizqi mereka dan menambahkan kemurahan hati mereka."

Membantu Keselamatan Lingkungan Sosial

Apabila individu-individu menikah di usia senja maka mereka akan bergantung kepada kehidupan keluarga dan penuh harapan dan akan terjaga dari keluyuran serta berbagai kerusakan-kerusakan moral. Akibatnya sejumlah pelanggaran-pelanggaran dengan kekerasan memperdaya remaja-remaja putri dan perempuan perbuatan zina homoseksual onani hingga narkoba pembunuhan kriminal dan pencurian menjadi berkurang. Menikah pada waktunya mempunyai efek yang banyak dalam keselamatan dan keamanan lingkungan. Dari situ Islam memerintahkan kepada para wali dan pendidik untuk menyediakan media pernikahan bagi mereka yang belum menikah. Al-Quran mengatakan "Dan kawinkanlah orang-orang yang sendirian diantara kamu dan orang-orang yang layak (berkawin) dari hamba-hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin Allah akan memampukan dengan karunia-Nya dan Allah Maha Luas (Pemberian-Nya)lagi Maha Mengetahui."

Rasulullah Saw. Bersabda " Diantara hak seorang anak atas orang tuanya adalah memberi nama yang baik untuknya mengajarkannya menulis dan menikahkannya apabila dia sudah mencapai baligh."

Memperbanyak Keturunan

Islam memberikan perhatian untuk membuat dan memperbanyak keturunan dan menganggapnya sebagai salah satu tujuan penting perkawinan.
Imam Muhammad Al-Bâqir meriwayatkan dari Rasulullah Saw. yang bersabda "Apa yang menghalangi seorang Mukmin untuk menikah mungkin Allah akan menganugerahkananak (keturunan) yang membuat bumi menjadi berat dengan ucapan "Lâ Ilâha Illâ Allah '(Tiada Tuhan Selain Allah)"

Rasulullah Saw. Bersabda " Menikahlah kalian sehingga kalian menjadi banyak karena pada hari kiamat aku akan membanggakan kalian kepada seluruh ummat walaupun dengan janin yang keguguran.

Silahkan untuk saudara-saudarifillahku yang mau share/copaz dipersilakan dengan ikhlas hati,sekiranya ada manfaat dan semuga bermanfaat.
Semoga Alloh Azza wa Jalla berikan pahala kepada yang membaca,yang menulis,yang menyebarkan, yang mengajarkan dan yang mengamalkan…

Aamiin yaa Alloh, Aamiin yaa Robbi, Aamiin yaa Alloh yaa Robbal’alamin

Wanita yang berpakaian tapi telanjang


Wanita yang berpakaian tapi telanjang adalah kaum yang terbelakang alias masih primitif. 
Coba deh lihat aja perempuan-perempuan suku pedalaman, mereka masih pada telanjang kan?
Perempuan yang berpakaian tapi telanjang tak beda dengan donat yang tak berbungkus. 
Donat yang tak berbungkus memang banyak diminati karena tampilan fisiknya bisa langsung dipandang dan menggugah selera, tapi sayang yang mendatangi donat semacam itu ternyata hanyalah lalat-lalat yang membawa virus dan penyakit….
sehingga donat tersebut menjadi donat yang beracun….
dan meracuni orang yang mengonsumsinya….
Donat yang begitu jelas harganya murah meriah….!
Renungkanlah wahai para wanita….

Seorang wartawan bertanya kpd wanita berniqob, mengapa anda mengenakan cadar, lalu wanita tersebut berkata, hanya jaman jahiliyah/masa lampau yang mengenakan busana telanjang/terbuka. bersyukurlah kita yng mengenakan hijab krn pakaian tersebut adalah pakaian yng modern dimasa ini, kasian yng masi buka-bukaan, masi berada dijaman pubakala

JANGANlah buruk sangka

JANGANlah buruk sangka pada sesama.... karna blm tentu kita lebih baik dari dirinya,
JANGANlah lihat dari sisi kejelekan atau kekurangan nya, tp lihatlah dari sisi kelebihannya agar persahabatan tetap terjaga,
JANGANlah saling menikam tp saling lah mengingatkan... 

Semoga persahabatan ini karnaNYA dan dalam keredhaanNYA...

Renungan...



Wahai ukhty....
kalian boleh tidak sayang diri sendiri...
kalian boleh menganiaya diri sendiri....
kalian boleh gembira setiap langkahmu menuju neraka...

tapi ukhty,INGATLAH orang2 terdekatmu...
INGATLAH ayahmu yang sudah membesarkanmu,bekerja tanpa lelah dan inginkan kalian jadi wanita yang tumbuh sehat dan berkembang bagaikan bunga awar yang harum tapi berduri....
agar duri2 itu bisa menjaga kalian, dan besar harapan ayah bundamu kalian jadi wanita muslimah yang shalihah,yang akan mendoakan mereka,ketika mereka terbaring sendiri di alam kubur,.....

Sayangilah mereka ukhty....
ukhty,apakah kalian juga akan membawa serta abangmu ?adek lelakimu ?bahkan suamimu juga anak2 lelakimu menuju ke dalam NERAKA ?

sungguh ukhty,mereka sangat sayang ukhty,apakah pantas kasih sayang mereka ukhty balas dengan perbuatan seperti itu...?

INGATLAH ukhty,
Auratmu itu bukan pajangan
Auratmu bukan hidangan,
Auratmu bukan dagangan...

Berhijablah walau belum SEMPURNA sesuai syari atau
ANIAYALAH DIRI SENDIRI TAPI JANGAN ANIAYA ORANG2 TERDEKATMU...

Kehidupan Sehari-Hari Yang Islami (Orang Islam)




Saudaraku....
Dengan penuh pengharapan bahawa kebahagian dunia dan akhirat yang akan kita dapatkan, maka kami sampaikan risalah yang berisikan pertanyaan-pertanyaan ini kehadapan anda untuk direnungkan dan di jawab dengan perbuatan.

Pertanyaan-pertanyaan ini sengaja kami angkat kehadapan anda dengan harapan yang tulus dan cinta kerana Allah سبحانه و تعالى, supaya kita dapat mengambil manfaat dan faedah yang banyak darinya, disamping itu sebagai bahan kajian untuk melihat diri kita, sudah sejauh mana dan ada dimana posisinya selama ini.

Apakah anda selalu shalat Fajar berjama'ah di masjid setiap hari .?
Apakah anda selalu menjaga Shalat yang lima waktu di masjid .?
Apakah anda hari ini membaca Al-Qur'an .?
Apakah anda rutin membaca Dzikir setelah selesai melaksanakan Shalat wajib .?
Apakah anda selalu menjaga Shalat sunnah Rawatib sebelum/sesudah Shalat wajib .?
Apakah anda (hari ini) Khusyu dalam Shalat, menghayati apa yang anda baca .?
Apakah anda (hari ini) mengingat Mati dan Kubur .?
Apakah anda (hari ini) mengingat hari Kiamat, segala peristiwa dan kedahsyatannya .?
Apakah anda telah memohon kepada Allah سبحانه و تعالى sebanyak tiga kali, agar memasukkan anda ke dalam Syurga .? Maka sesungguhnya barang siapa yang memohon demikian, Syurga berkata :"Wahai Allah سبحانه و تعالى masukkanlah ia ke dalam Syurga".
Apakah anda telah meminta perlindungan kepada Allah سبحانه و تعالى agar diselamatkan dari api neraka sebanyak tiga kali .? Maka sesungguhnya barangsiapa yang berbuat demikian, neraka berkata :"Wahai Allah peliharalah dia dari api neraka". Berdasarkan hadits Rasulullah صلی الله عليه وسلم yang ertinya :"Barangsiapa yang memohon Syurga kepada Allah sebanyak tiga kali, Syurga berkata :"Wahai Allah masukkanlah ia ke dalam Syurga. Dan barangsiapa yang meminta perlindungan kepada Allah agar diselamatkan dari api neraka sebanyak tiga kali, neraka berkata :"Wahai Allah selamatkanlah ia dari neraka". [Hadits Riwayat Tirmidzi dan di shahihkan oleh Syaikh Al-Albani dalam Shahih Al-Jami No. 911. Jilid 6]
Apakah anda (hari ini) membaca hadits Rasulullah صلی الله عليه وسلم .?
Apakah anda pernah berfikir untuk menjauhi teman-teman yang tidak baik .?
Apakah anda telah berusaha untuk menghindari banyak tertawa dan bergurau .?
Apakah anda (hari ini) menangis kerana takut kepada Allah سبحانه و تعالى .?
Apakah anda selalu membaca Dzikir pagi dan petang hari .?
Apakah anda (hari ini) telah memohon ampunan kepada Allah سبحانه و تعالى atas dosa-dosa (yang engkau perbuat) .?
Apakah anda telah memohon kepada Allah سبحانه و تعالى dengan benar untuk mati Syahid .? Kerana sesungguhnya Rasulullah صلی الله عليه وسلم telah bersabda yang ertinya :"Barangsiapa yang memohon kepada Allah سبحانه و تعالى dengan benar untuk mati syahid, maka Allah سبحانه و تعالى akan memberikan kedudukan sebagai syuhada meskipun ia meninggal di atas tempat tidur". [Hadits Riwayat Tirmidzi, Nasa'i, Ibnu Majah, Ibnu Hibban dalam shahihnya, Al-Hakim dan ia menshahihkannya]
Apakah anda telah berdo'a kepada Allah سبحانه و تعالى agar ia menetapkan hati anda atas agama-Nya. ?
Apakah anda telah mengambil kesempatan untuk berdo'a kepada Allah سبحانه و تعالى di waktu-waktu yang mustajab .?
Apakah anda telah membeli buku-buku agama Islam untuk memahami agama .? [Tentu dengan memilih buku-buku yang sesuai dengan pemahaman yang difahami oleh para Sahabat Nabi صلی الله عليه وسلم, kerana banyak juga buku-buku Islam yang tersebar di pasaran justeru merosak pemahaman Islam yang benar, pent]
Apakah anda telah memintakan ampunan kepada Allah سبحانه و تعالى untuk saudara-saudara mukminin dan mukminah .? Kerana setiap mendo'akan mereka anda akan mendapat kebajikan pula.
Apakah anda telah memuji Allah سبحانه و تعالى (dan bersyukur kepada-Nya, pent) atas nikmat Islam .?
Apakah anda telah memuji Allah سبحانه و تعالى atas nikmat mata, telinga, hati dan segala nikmat lainnya .?
Apakah anda hari-hari ini telah bersedekah kepada fakir miskin dan orang-orang yang memerlukannya .?
Apakah anda dapat menahan marah yang disebabkan urusan peribadi, dan berusaha untuk marah kerana Allah سبحانه و تعالى saja .?
Apakah anda telah menjauhi sikap sombong dan membanggakan diri sendiri .?
Apakah anda telah mengunjungi saudara seagama, ikhlas kerana Allah سبحانه و تعالى .?
Apakah anda telah menda'wahi keluarga, saudara-saudara, tetangga, dan siapa saja yang ada hubungannya dengan diri anda .?
Apakah anda termasuk orang yang berbakti kepada orang tua .?
Apakah anda mengucapkan "Innaa Lillahi wa innaa ilaihi raji'uun" jika mendapatkan musibah .?
Apakah anda hari ini mengucapkan do'a ini : " Allahumma inii a'uudubika an usyrika bika wa anaa a'lamu wastagfiruka limaa la'alamu = Ya Allah sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari menyekutukan Engkau sedangkan aku mengetahui, dan aku memohon ampun kepada-Mu terhadap apa-apa yang tidak aku ketahui". Barangsiapa yang mengucapkan yang demikian, Allah سبحانه و تعالى akan menghilangkan darinya syirik besar dan syirik kecil. [Lihat Shahih Al-Jami' No. 3625]
Apakah anda berbuat baik kepada tetangga .?
Apakah anda telah membersihkan hati dari sombong, riya, hasad, dan dengki .?
Apakah anda telah membersihkan lisan dari dusta, mengumpat, mengadu domba, berdebat yang sia-sia dan berbuat serta berkata-kata yang tidak ada manfaatnya .?
Apakah anda takut kepada Allah سبحانه و تعالى dalam hal penghasilan, makanan dan minuman, serta pakaian .?
Apakah anda selalu bertaubat kepada Allah سبحانه و تعالى dengan taubat yang sebenar-benarnya di segala waktu atas segala dosa dan kesalahan .?

Saudaraku ..
Jawablah pertanyaan-pertanyaan di atas dengan perbuatan, agar kita menjadi orang yang beruntung di dunia dan akhirat, in shaa Allah.

[Risalah ini dinukilkan dari buku saku Zaad Al-Muslim Al-Yaumi (Bekalan Muslim Sehari-hari) hal. 51 - 55, bab Hayatu Yaumi Islami yang diambil dari kitab Al-Wabil Ash-Shoyyib oleh Imam Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah rahimahullah, Penterjemah Fariq Gasim Anuz]
 

Musik Menyebabkan Runtuhnya Islam di Andalusia




Berbicara tentang penyebab musibah yang menimpa umat Islam, sering kita dapati para pakar dan para ahli hanya berbicara dalam tataran teknis atau lingkup yang ditangkap panca indera saja, padahal ada faktor non teknis yang bisa jadi tidak tertangkap oleh indera manusia tapi itulah penyebab utamanya, yaitu dosa. Allah Ta’ala berfirman,

وَمَا أَصَابَكُمْ مِنْ مُصِيبَةٍ فَبِمَا كَسَبَتْ أَيْدِيكُمْ

“Dan apa saja musibah yang menimpa kamu maka adalah disebabkan oleh perbuatan tanganmu sendiri, dan Allah memaafkan sebagian besar (dari kesalahan-kesalahanmu).” (QS. Asy-Syuraa: 30)

Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu mengatakan,

مَا نُزِّلَ بَلاَءٌ إِلاَّ بِذَنْبٍ وَلاَ رُفِعَ بَلاَءٌ إِلاَّ بِتَوْبَةٍ

“Tidaklah musibah turun melainkan karena dosa. Dan musibah tersebut tidak hilang melainkan dengan taubat.” (al-Jawabul Kafi, Hal. 87).

Sama halnya dengan kehancuran sebuah negeri, para pengamat dan sejarawan hanya berbicara pada permasalah pemimpin yang lemah, ekonomi yang morat-marit, bencana alam, dll. padahal ada penyebab yang utama yang menimbulkan penyebab-penyebab di atas, yaitu dosa-dosa yang dilakukan oleh penduduk negeri tersebut. Masyarakatnya adalah orang-orang yang berbuat kemaksiatan, bukan berdakwah dan melakukan perbaikan, mereka malah melupakan agama Allah. Allah Ta’ala berfirman,

وَمَا كَانَ رَبُّكَ لِيُهْلِكَ الْقُرَىٰ بِظُلْمٍ وَأَهْلُهَا مُصْلِحُونَ

“Dan Tuhanmu sekali-kali tidak akan membinasakan negeri-negeri secara zalim, sedang penduduknya orang-orang yang berbuat kebaikan.” (QS. Hud: 117)

Hal itu pula yang terjadi di Andalusia, peradaban Islam yang berusia kurang lebih 800 tahun itu akhirnya hancur dengan runtuhnya Kerajaan Granada. Penduduk Andalusia kala itu melupakan Allah, jauh dari ketaatan kepada-Nya, dan sibuk dengan memperebutkan singgasana.

Lalu, apa yang menyebabkan mereka melupakan aturan Allah? Mungkin tidak ada yang menyangka penyebab lalainya penduduk Andalusia ini, karena penyebab ini begitu akrab dalam kehidupan kita sehari-hari, penyebabnya ialah musik. Ya, penduduk Andalusia disibukkan dengan mendengar musik. Musik telah mengalahkan bacaan Alquran mereka, mengalahkan bacaan hadis-hadis mereka, dan melupakan dari menadabburi ayat-ayat Allah Ta’ala.

Orang yang membawa musik ke tanah Andalusia adalah Abu al-Hasan Ali bin Nafi’ (789-857) atau yang lebih dikenal dengan Ziryab.

Siapakah Ziryab?

Ziryab adalah seorang Persia atau Kurdi yang pada awalnya tinggal dan bekerja di Irak lalu tinggal di Andalusia selama 30 tahun. Ia seorang musisi, penggubah lagu, ahli kosmetik, kuliner, fesyen, dan juga menguasai beberapa cabang ilmu pasti. Orang-orang Eropa mengenal Ziryab sebagai bapak kebudayaan.

Kalau hari ini kita gambarkan Ziryab, maka ia layaknya seorang selebriti. Orang-orang memperhatikannya dalam hal mode pakaian, gaya rambut, dan tren kuliner. Ia membuat tren warna dan model pakaian harus mengikuti musim-musim tertentu. Hari ini kita lihat orang-orang meniru tren Ziryab dengan istilah pakaian musim dingin, musim panas, atau musim semi. Ziryab juga mengubah kebiasaan bagaimana sebuah makanan itu dihidangkan atau disantap. Tidak ada seorang pun di Eropa atau di Andalusia secara khusus yang peduli tentang penyajian makanan, dahulu orang-orang menyajikan semua makanan dalam waktu yang sama. Ziryab membaginya menjadi tiga bagian dengan menu-menu yang menyesuaikan. Hari ini kita kenal dengan istilah hidangan pembuka (appetizer), hidangan utama (main course), dan makanan penutup (dessert). Demikian juga dengan gaya rambut, ia membuat tren laki-laki tatanan rambutnya pendek dan rapi, sementara perempuan berambut lebih panjang dan berponi.

Sebagian dari kita mungkin menyangka tatanan modern dalam berpakaian, kuliner, dan gaya rambut masyarakat Eropa saat ini adalah budaya yang terlahir dari kebiasaan mereka sendiri. Kalau Anda menyangka demikian, maka itu adalah kekeliruan. Kebiasaan tersebut terlahir dari seorang muslim yang berasal dari Baghdad, yaitu Ziryab. Bahkan Ziryab mengajarkan masyarakat Eropa menggunakan deodoran, pasta gigi, dan shampo.

Mengajarkan Musik

Setelah menyebutkan nilai-nilai peradaban yang Ziryab ajarkan kepada masyarakat Eropa, ada hal lain yang ia sebarkan di tengah peradaban muslim Eropa dan masyarakat benua biru itu secara umum, yaitu musik. Ketika datang ke Spanyol, Ziryab mendapatkan sambutan hangat dari pemerintah Daulah Bani Umayyah II di sana. Lalu ia pun mendirikan sekolah musik di wilayah kerajaan tersebut. Ia sangat pandai memainkan alat-alat musik, baik alat musik tradisional Arab maupun tradisional daerah setempat.

Melihat sosok Ziryab yang mampu menghibur dengan musiknya, memiliki penampilan yang trendi, mengajarkan cara menikmati makanan yang lebih menyenangkan dll. membuat masyarakat saat itu kagum dan memiliki kecenderungan hati kepadanya. Jangankan orang-orang yang hidup saat itu, tatkala mendengar apa yang diajarkan Ziryab kepada masyarakat Eropa sehingga peradaban Eropa seperti sekarang ini, mungkin di antara kita mulai mengaguminya, padahal apa yang diajarkan Ziryab bukanlah sesuatu yang sifatnya darurat, artinya peradaban manusia tidak punah jika tidak mengetahui apa yang Ziryab ajarkan. Tidak sehebat apa yang ilmuan-ilmuan Islam lainnya ajarkan. Kekaguman tersebut membuat masyarakat mulai meninggalkan membaca Alquran atau berkurang dari biasanya, demikian juga membaca hadis, dan kisah-kisah para ulama yang shaleh. Mereka mulai sibuk dengan music tersebut.

Kebiasaan ini kemudian turun-temurun terwarisi hingga lemahlah umat Islam dan semakin tidak mengetahui ajaran agama mereka. Peristiwa demi peristiwa terjadi dalam sejarah Islam di Andaluisa; berpecah-pecahnya Daulah Umayyah II yang dahulu menjadi satu-satunya kerajaan Islam di Spanyol menjadi Negara-negara kecil atau tha-ifah. Beberapa di antaranya kemudian dikuasai oleh Kerajaan Kristen Eropa. Puncaknya, musibah itu disempurnakan dengan runtuhnya Kerajaan Granada.

Apakah Mendengarkan Musik Berdosa?

Allah Ta’ala berfirman,

وَمِنَ النَّاسِ مَنْ يَشْتَرِي لَهْوَ الْحَدِيثِ لِيُضِلَّ عَنْ سَبِيلِ اللَّهِ بِغَيْرِ عِلْمٍ وَيَتَّخِذَهَا هُزُوًا أُولَئِكَ لَهُمْ عَذَابٌ مُهِينٌ وَإِذَا تُتْلَى عَلَيْهِ آيَاتُنَا وَلَّى مُسْتَكْبِرًا كَأَنْ لَمْ يَسْمَعْهَا كَأَنَّ فِي أُذُنَيْهِ وَقْرًا فَبَشِّرْهُ بِعَذَابٍ أَلِيمٍ

“Dan di antara manusia (ada) orang yang mempergunakan perkataan yang tidak berguna untuk menyesatkan (manusia) dari jalan Allah tanpa pengetahuan dan menjadikan jalan Allah itu olok-olokan. Mereka itu akan memperoleh azab yang menghinakan. Dan apabila dibacakan kepadanya ayat-ayat Kami dia berpaling dengan menyombongkan diri seolah-olah dia belum mendengarnya, seakan-akan ada sumbat di kedua telinganya; maka beri kabar gembiralah padanya dengan azab yang pedih.” (QS. Luqman: 6-7)

Ibnu Mas’ud ditanya mengenai tafsir ayat tersebut, lantas beliau –radhiyallahu ‘anhu- berkata,

الغِنَاءُ، وَالَّذِي لاَ إِلَهَ إِلاَّ هُوَ، يُرَدِّدُهَا ثَلاَث َمَرَّاتٍ.

“Yang dimaksud adalah nyanyian, demi Dzat yang tidak ada ilah (sesembahan) yang berhak diibadahi selain Dia.” Beliau menyebutkan makna tersebut sebanyak tiga kali. (Jami’ul Bayan fii Ta’wilil Qur’an, 20: 127)

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لَيَكُونَنَّ مِنْ أُمَّتِى أَقْوَامٌ يَسْتَحِلُّونَ الْحِرَ وَالْحَرِيرَ وَالْخَمْرَ وَالْمَعَازِفَ

“Sungguh, benar-benar akan ada di kalangan umatku sekelompok orang yang menghalalkan zina, sutera, khamr, dan alat musik…” (HR. Bukhari)

Umar bin Abdul Aziz pernah menulis surat kepada guru yang mengajarkan anaknya, isinya adalah, ”Hendaklah yang pertama kali diyakini oleh anak-anakku dari budi pekertimu adalah kebencianmu pada nyanyian. Karena nyanyian itu berasal dari setan dan ujung akhirnya adalah murka Allah. Aku mengetahui dari para ulama yang terpercaya bahwa mendengarkan nyanyian dan alat musik serta gandrung padanya hanya akan menumbuhkan kemunafikan dalam hati sebagaimana air menumbuhkan rerumputan. Demi Allah, menjaga diri dengan meninggalkan nyanyian sebenarnya lebih mudah bagi orang yang memiliki kecerdasan daripada bercokolnya kemunafikan dalam hati.”

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah mengatakan,

اللَّهُمَّ إلَّا أَنْ يَكُونَ فِي سَمَاعِهِ ضَرَرٌ دِينِيٌّ لَا يَنْدَفِعُ إلَّا بِالسَّدِّ

“Demi Allah, bahkan mendengarkan nyanyian (atau alat musik) adalah bahaya yang mengerikan pada agama seseorang, tidak ada cara lain selain dengan menutup jalan agar tidak mendengarnya.” (Majmu’ Al Fatawa, 11:567)

Penutup

Tentu ada dosa-dosa lainnya yang menyebabkan runtuhnya Islam di Spanyol, namun musik memiliki peranan penting yang menjauhkan umat dari agamanya. Umat Islam tidak tahu mana tauhid dan mana syirik karena mereka tidak mempelajari agamanya. Tidak tahu tata cara ibadah yang benar, dll.

Apakah benar musik melalaikan dari mengingat Allah, Alquran, hadis, dan mempelajari agama? Silahkan kita jawab dengan amalan kita sehari-hari, manakah yang lebih banyak kita dengar atau hafal? Nyanyian, Alquran ataukah hadis?

Banyak orang tertawa, merinding, terenyuh, bahkan menangis ketika mendengar musik, tapi sedikit yang merasakan hal yang sama ketika mendengarkan Alquran.

Sumber:
- Muqaddimah Ibnu Khaldun
www.saudiaramcoworld.com/issue/200407/flight.of.the.blackbird-.compilation.htm
muslim.or.id/fiqh-dan-muamalah/saatnya-meninggalkan-musik.html
 

Nasihat sepanjang zaman



Barangsiapa merasa cukup dengan apa yang telah diberikan Allah, maka dia kaya.

Barangsiapa suka memandang harta orang lain, dia akan mati miskin.

Barangsiapa tidak redha (tidak rela) dengan apa yang telah diberikan Allah kepadanya, maka dia telah menentang keputusanNya (qadha’Nya)

Barangsiapa memandang remeh kesalahannya, maka dia akan memandang besar kesalahan orang lain.

Barangsiapa memandang besar kesalahannya, maka dia akan memandang remeh kesalahan orang lain.

Barangsiapa membuka aib orang lain, maka aib keturunannya akan tersingkap.

Barangsiapa menggali lubang untuk mencelakakan saudaranya, maka dia sendiri akan terjerumus ke dalamnya.

Barangsiapa bergaul dengan ulama, maka dia akan dimuliakan.

Barangsiapa memasuki tempat-tempat biasa dikunjungi orang-orang bodoh, maka dia akan direndahkan.

Dan barangsiapa memasuki tempat-tempat kemaksiatan, maka dia akan dituduh berbuat maksiat.

Aku dan sebuah realita dari wanita yang dihalangi untuk menikah



Terlalu banyak realita yang telah ku lihat, berita yang telah ku dengar, sebuah kesedihan yang mendalam, sebuah kesengsaraan dalam hidup yang justru dilakukan oleh orang-orang yang mencintainnya. Dilatarbelakangi karena jauhnya dari ilmu syar’i, dibungkus dengan hawa nafsu dan dipoles dengan pola pikir yang keliru akhirnya berujung pada menyengsarakan orang-orang yang dicintainya bahkan buah hatinya sendiri tanpa disadari. Sepenggal cerita dibawah ini, semoga mewakili dari sekian banyak orang yang mengalaminya.



Sebuah kisah tentang seorang anak perempuan yang melaknat ayah kandungnya sendiri, dikarenakan ayahnya melarangnya untuk menikah, memiliki keturunan yang baik – baik dan menjaga kemaluannya dengan menikah. Berbagai alasan dikemukakan sang ayah, mulai dari alasan fisik sang laki-laki yang ingin menikahi, alasan status sosial dan alasan lainnya. Sampai akhirnya anak perempuannya tersebut semakin tua dan tidak menikah.

Menjelang ajalnya, sang ayah meminta anak perempuannya untuk memaafkannya, namun sang anak mengatakan “Aku tidak mau memaafkan ayah yang telah membuatku menderita dan menyesal. Ayah yang telah menghalangiku dari hakku dalam hidup ini. Untuk apa aku menggantungkan segudang ijazah dan sertifikat di dinding rumah yang tidak akan pernah dilalui seorang bocah pun? Untuk apa ijazah dan gelar menemani tidurku dipembaringan, sementara aku tidak menyusui seorang bayipun dan tidak mendekapnya dipelukkanku. Aku tidak bisa berbagi cerita kepada laki-laki yang aku cintai dan sayangi, yang mencintai dan menyayangiku dan cintanya tidak seperti cinta ayah. Pergilah dan sampai bertemu pada hari kiamat nanti. Dihadapan Dzat Yang Maha Adil dan tidak pernah mendzalimi. Dzat yang memutus segala perkara. Dan Dzat yang tidak merampas hak seorangpun! Aku tidak akan pernah rela kepada ayah hingga tiba masa pertemuaan dihadapan Yang Maha Bijaksana dan Maha Mengetahui.”

Atau Sebuah akhir yang memilukan.

Seorang anak perempuan yang dihalangi ayahnya untuk menikah karena ayahnya menolak ta’addud (poligami), setiap kali datang kepadanya laki-laki yang ingin meminang putrinya, ia menolaknya, sampai putrinya berumur 40 tahun. Kemudian, putrinya ditimpa penyakit kejiwaan akibat sikapnya itu dan penyakitnya kian bertambah parah sehingga dirawat dirumah sakit. Ketika menjelang wafat, ayahnya mengunjunginya. Dia berkata kepada ayahnya, “ Mendekatlah kepadaku, mendekatlah,” ia berkata lagi, “kemarilah lebih mendekat.” Ayahnya mendekat. Kemudian, ia berkata kepada ayahnya, “katakan amin”, ayahnya berkata “amin”, Kemudian untuk kedua kalinya ia berkata, “katakan amin”, ayahnya berkata “amin”, Lalu ia berkata kepada ayahnya, “semoga Allah menghalangimu dari surga sebagaimana kamu telah menghalangiku dari menikah dan mendapatkan anak.” Setalah itu ia wafat

Tak bisa ku bayangkan kesedihan dan penderitaan mereka, yang membuat hati ini pilu jika mendengar, melihat kisah dan kehidupan mereka.

Tak tahu apa yang harus ku ketik pada kertas ini kecuali sebuah ayat yang semoga meyadarkan kita semua terutama para wali dari para wanita yang berada dibawah kewaliannya.

وَإِذَا طَلَّقْتُمُ النِّسَاءَ فَبَلَغْنَ أَجَلَهُنَّ فَلا تَعْضُلُوهُنَّ أَنْ يَنكِحْنَ أَزْوَاجَهُنَّ إِذَا تَرَاضَوْا بَيْنَهُمْ بِالمَعْرُوفِ ذَلِكَ يُوعَظُ بِهِ مَنْ كَانَ مِنْكُمْ يُؤْمِنُ بِاللهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ ذَلِكُمْ أَزْكَى لَكُمْ وَأَطْهَرُ وَاللهُ يَعْلَمُ وَأَنْتُمْ لا تَعْلَمُونَ

“ Apabila kamu mentalak (mencerai) isteri-isterimu, lalu habis masa iddahnya, maka janganlah kamu (para wali) menghalangi mereka menikah lagi dengan bakal suaminya, apabila telah terdapat kerelaan diantara mereka dengan cara yang ma’ruf. Itulah yang dinasihatkan kepada orang-orang yang beriman diantara kamu kepada Allah dan hari kemudian. Itu lebih baik bagimu dan lebih suci. Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.” (Qs. Al Baqarah : 232)

Sebuah ayat yang menjelaskan kepada kita semua, tentang tidak bolehnya seorang wali menghalang – halangi untuk menikahkan orang yang berada dibawah kewaliannya, jika mereka telah saling ridho tanpa alasan yang dibenarkan oleh syariat islam. Dari mulai alasan calon suaminya belum mapan, atau alasan agar putrinya menyelesaikan studinya dulu atau meniti karirnya dulu, atau karena alasan adat dan uang atau karena alasan mahar sampai pada alasan tidak mau putrinya dipoligami.

Berkata Asy Syaikh Abdurrahman As Sa’di Rahimahullah : “ Pembicaraan ayat ini kepada para waIi dari perempuan yang dicerai dengan perceraian yang bukan perceraian yang ketiga apabila telah habis masa iddah. Dan mantan suaminya menginginkan untuk menikahinya kembali dan perempuannya ridho dengan hal itu. Maka tidak boleh walinya melarang untuk menikahkannya karena marah atas laki-laki tersebut, atau tidak suka dengan perbuatannya karena perceraian yang pertama” (Taisirul Karimir Rahman, pada ayat ini)



Berkata Ibnu Katsier Rahimahullah: ( ذَلِكَ يُوعَظُ بِهِ مَنْ كَانَ مِنْكُمْ يُؤْمِنُ بِاللهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ : Itulah yang dinasihatkan kepada orang-orang yang beriman diantara kamu kepada Allah dan hari kemudian ) Maksudnya inilah yang Kami (Allah) larang, yaitu tindakan para wali yang menghalangi pernikahan wanita dengan calon suaminya, jika masing-masing dari keduanya sudah saling meridhai dengan cara yang ma’ruf, hendaknya ditaati, diperhatikan dan diikuti” (Tafsir Ibnu Katsier pada ayat ini)



Ku hanya ingin mengatakan kepada para wali bertakwalah kepada Allah, takutlah kalian kepada Allah atas perbuatan kalian dari menghalangi untuk menikahkan wanita – wanita yang berada dibawah kewalian kalian tanpa alasan yang dibenarkan dalam agama ini. Karena hal itu adalah sebuah tindakan kedzaliman atas mereka.

Apakah kalian rela mempertaruhkan kebahagian putri-putri kalian hanya karena uang, studi disekolah – sekolah ikhtilat, karir, adat atau perkara lainnya sehingga menghalangi putri-putri kalian menikah dengan laki-laki sholeh pilihannya.

Oleh : Abu Ibrahim Abdullah

Labels

Copyright @ 2017 Titian Tasbih.

Designed by Aufa | Probiotik