Filled Under:
, ,

## CAMKAN WAHAI ORANGTUA ##



Banyak orang tua kurang peka dengan kemaksiatan yang bernama ”PACARAN”. Padahal aktifitas asusila seperti cumbu rayu, meraba, berciuman, hingga berzina sudah dianggap hal yang biasa dalam pacaran.

Orang tua tidak merasa berdosa membiarkan anaknya berpacaran dan masyarakat juga tidak menganggapnya sebagai permasalahan. Akhirnya para remaja tidak malu lagi mempertontonkan tindakan asusila dimuka umum.

Keadaan ini semakin diperparah dengan bergentayangnya pornografi dan pornoaksi ke tengah masyarakat melalui berbagai jalur (dengan dalih kebebasan berekspresi). Celakanya, konten-konten vulgar tersebut kapan mau bisa diakses dengan mudah dan nyaman melalui ponsel.

Disisi lain, kondisi perekonomian dan gaya hidup konsumtif juga membelit remaja. Santer terdengar ada segolongan remaja yang melacurkan diri demi ambisi memiliki gadget baru, parfum mahal, baju keren, dan barang mahal lainnya. Na’udzubillah...

Sesungguhnya islam tidak hanya mengharamkan zina, akan tetapi juga mengharamkan pendahuluannya (hal-hal yang dapat membawa kepada perzinahan), seperti mengharamkan berdua-duaan antara laki-laki dan perempuan, memerintahkan menundukkan pandangan, menjauhi khamar (minuman keras/narkoba).

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman, 

“Dan janganlah kalian mendekati zina, sesungguhnya zina adalah perbuatan yang keji dan seburuk-buruk jalan” (QS. Al Isra’: 32).

Mendekatinya saja dikecam, apalagi sampai melakukannya.

Sesungguhnya pezina telah melakukan kemaksiatan kepada Allah.
Sesungguhnya pezina telah menginjak-nginjak kemuliaan wanita dan keluarganya.
Sesungguhnya zina adalah penyebab munculnya berbagai penyakit ganas dan mematikan.
Sesungguhnya zina menjadi penyebab wanita bunuh diri.
Sesungguhnya zina menjadi penyebab wanita melakukan aborsi.
Sesungguhnya zina menjadi penyebab anak-anak tanpa dosa dibuang di tempat sampah seperti kucing.
Sesungguhnya zina menjadi penyebab anak-anak tanpa dosa dibunuh.
Sesungguhnya zina .... 
(terlalu panjang bila diteruskan)

Selain wajib menjamin kebutuhan hidup anak-anak mereka, seorang ayah dan ibu juga wajib mendidik anak-anak mereka agar memiliki kepribadian islam. Membentuk pribadi yang paham dan taat kepada hukum-hukum Allah.

Ya allah, kami memohon kekuatan dan keselamatan dari perbuatan keji. Sesungguhnya orang yang dapat terjaga dari dosa ini hanyalah mereka yang Engkau jaga.

0 komentar:

Post a Comment

Labels

loading...

Copyright @ 2017 Titian Tasbih.

Designed by Aufa | Probiotik